Hubungan Pengetahuan Perawat Dengan Respon Time Penanganan Cedera Kepala Pada Pasien Di Instalasi Gawat Darurat UPTD RSUD Madani Provinsi Sulawesi Tengah
Penelitian
DOI:
https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i3.5157Keywords:
Knowledge, Response Time, NursesAbstract
Latar Belakang: Cedera kepala merupakan faktor penyumbang signifikan terhadap angka morbiditas dan mortalitas di tingkat global, yang terjadi akibat trauma mekanik dan berpotensi menimbulkan kerusakan pada struktur anatomis mulai dari kulit kepala hingga jaringan otak. Efektivitas penanganan awal di instalasi gawat darurat sangat bergantung pada tingkat pengetahuan perawat.. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan perawat dengan respon time penanganan cedera kepala pada pasien di Instalasi Gawat Darurat UPT RSUD Madani Provinsi Sulawesi Tengah. Metode: Penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 35 perawat. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Chi-Square serta Fisher’s Exact Test. Hasil: Perawat dengan pengetahuan baik sebagian besar memiliki respon time baik (56,3%), sedangkan perawat dengan pengetahuan cukup cenderung memiliki respon time cukup (25%). Nilai p = 0,002 (<0,05). Simpulan: Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan perawat dan respon time penanganan cedera kepala. Saran: Hasil penelitian diharapkan menjadi dasar peningkatan kompetensi perawat di IGD
References
Amidos, J., Sari, U., & Indonesia, M. (2020). Pengetahuan dan sikap perawat dengan tindakan keperawatan pada pasien gawat darurat. Jurnal Keperawatan, 3(2), 45–52. https://doi.org/10.34012/jukep.v3i2.953
Cheristina. (2021). Hubungan response time tindakan keperawatan dengan penanganan cedera kepala kategori 1, 2, dan 3 di IGD RSU Sawerigading Kota Palopo. Jurnal Keperawatan, 1(1), 1–8.
Citra Dewi, C., Julia, H., & Zuraidah. (2024). Hubungan karakteristik perawat terhadap waktu tanggap dalam penanganan kegawatan pasien di Instalasi Gawat Darurat. Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 1(5), 434–448.
Maizarni, M. (2020). Hubungan tingkat pengetahuan dan karakteristik perawat dengan penanganan awal pasien cedera kepala di Instalasi Gawat Darurat RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi. Skripsi.
Mannasiah. (2023). Hubungan pendidikan dan lama kerja dengan penanganan pasien gawat darurat di UPT RSUD Arifin Nu’ Mang Kabupaten Sidrap. Jurnal Kesehatan, 12(1), 246–255.
Notoatmodjo, S. (2020). Promosi kesehatan dan ilmu perilaku. Jakarta: Rineka Cipta.
Prahmawati, P. (2021). Hubungan response time perawat dengan pelayanan gawat darurat di Instalasi Gawat Darurat RS Demang Sepulau Raya. Jurnal Wacana Kesehatan, 6, 69–79.
Suswitha, D., Tafdhila, T., & Arindari, D. R. (2023). Response time tindakan keperawatan dengan penanganan cedera kepala di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Palembang. Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan, 10(4), 1782–1790. https://doi.org/10.33024/jikk.v10i4.9453
Yani, D., Agustiani, S., & Anggraini, R. B. (2024). Gambaran pasien cedera kepala di ruang gawat darurat RSUD Depati Bahrin Sungailiat. Jurnal Keperawatan, 5(3), 8226–8239.
Yanti. (2024). Faktor-faktor yang memengaruhi kemampuan perawat dalam menangani pasien cedera kepala di IGD. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 6, 57–65.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Andry Kristian, Afrina Januarista, Ni Nyoman Udiani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












