Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelestarian Kampung Budaya di Desa Kemuning: Studi Kasus Program KKN Universitas Cendekia Abditama

Penelitian

Authors

  • Hanifatul Riskiya Universitas Cendekia Abditama
  • Taufik Hidayat Universitas Cendekia Abditama

DOI:

https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i3.5517

Keywords:

Conservation, Community Empowerment, Cultural Village

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana pemberdayaan komunitas ditingkatkan melalui pelestarian seni batik tradisional Tangerang, yang berpusat di Kampung Budaya Kemuning, Desa Kemuning, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang. Pengembangan batik Tangerang bermula pada tahun 2007, dengan motif Rambutan Parakan sebagai awalnya, yang kemudian diformalkan dan dipasarkan dengan merek Nyipohaci. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara, dan sesi berbagi pengetahuan dengan H. Ali Taba, pendiri Kampung Budaya, yang memberikan wawasan tentang proses kreatif serta hambatan yang dihadapi dalam memberdayakan komunitas lokal. Dukungan juga datang dari Program Pengabdian Masyarakat (KKN) Universitas Cendekia Abditama, yang memperkenalkan kegiatan pelatihan seperti pembuatan batik, tenun tampah, dan produksi makanan lokal seperti opak—inisiatif yang tidak hanya memperkuat identitas budaya tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi desa. Temuan menunjukkan bahwa strategi pelestarian budaya berkontribusi signifikan dalam meningkatkan kesadaran komunitas tentang nilai ekonomi dan filosofis yang terkandung dalam produk kreatif, meskipun tantangan tetap ada akibat pola pikir sebagian warga yang lebih mengutamakan keuntungan finansial cepat daripada upaya berkelanjutan.

References

Creswell, J. W. (2018). Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches. International Journal of Social Research Methodology.

Prasetyo, A. (2021). Pengembangan ekonomi kreatif berbasis masyarakat. Jurnal Pembangunan Dan Kebijakan, 20(2).

Rahmawati, N., & Hidayat, M. (2022). Batik sebagai instrumen pemberdayaan perempuan desa. Jurnal Pemberdayaan Sosial, 19(2).

Suryani, N. (2021). Cultural empowerment dan pelestarian budaya lokal di era globalisasi. Humaniora, 25(1).

UNESCO. (2020). Safeguarding Intangible Cultural Heritage in the 21st Century. UNESCO.

Zimmerman, M. (2018). Empowerment theory in action: Community development and social change. Health Education & Behavior, 22(4).

Downloads

Published

10-02-2026

How to Cite

Riskiya, H., & Hidayat, T. (2026). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelestarian Kampung Budaya di Desa Kemuning: Studi Kasus Program KKN Universitas Cendekia Abditama : Penelitian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(3), 19947–19951. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i3.5517

Most read articles by the same author(s)