Perbandingan Efektivitas Penggunaan Warmer Blanket dan Selimut Biasa pada Pasien Post Operasi Sectio Caesarea yang Mengalami Hipotermi di Ruang Recovery Room RSU Anutapura Palu 2020
Penelitian
DOI:
https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i4.5569Keywords:
Post SC, Warmer Blanket, HipotermiAbstract
Sectio caesarea adalah tindakan persalinan melalui operasi dengan membuat sayatan pada dinding perut ibu. Prosedur ini dapat menyebabkan perubahan fisiologis, seperti penurunan suhu tubuh yang memicu menggigil sebagai respons terhadap hipotermia. Penelitian ini bertujuan untuk menilai perbandingan efektivitas penggunaan warmer blanket dan selimut biasa pada pasien post operasi sectio caesarea yang mengalami hipotermi di ruang recovery room rsu anutapura palu 2020. Penelitian ini merupakan quasi-eksperimen dengan desain post-test only control group untuk membandingkan efektivitas warmer blanket dan selimut biasa terhadap kejadian hipotermia pada pasien pasca Sectio caesarea di Ruang Recovery Room Rumah Sakit Umum Anutapura. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 10 responden, kelompok yang menggunakan warmer blanket di ruang Recovery Room RSU Anutapura mencapai suhu normal rata-rata dalam 17,20 menit (SD 1,398; 95% CI: 16,20–18,20). Sementara itu, kelompok selimut biasa memerlukan waktu rata-rata 27,90 menit (SD 3,247; 95% CI: 25,58–30,22), dengan waktu tercepat 23 menit dan terlama 33 menit. Penggunaan warmer blanket terbukti lebih efektif dibandingkan selimut biasa dalam meningkatkan suhu tubuh pasien pascaoperasi, ditunjukkan oleh hasil uji statistik dengan nilai signifikansi p < 0,05 (p = 0,000).
References
Afriska.Perbedaan Irigasi Intra abdomen Dengan NACL Suhu Ruang Dan NACL Hangat Terhadap Kejadian Hipotermia Pasien Sectio Caesaria; 2018
Ayu N.Eefektifitas Pemberian Body Warmer Blanket Dan Selimut Hangat Terhadap Peningkatan Suhu Tubuh Pasien Hipotermi Dengan Post Operasi Mayor Di RSUD dr.Moewardi. Surakarta; 2018
Hanifa A. Hubungan Hipotermi Dengan Waktu Pulih Sadar Pasca General Anestesi Di Ruang Pemulihan Rsud Wates.Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan. Yogyakarta; 2017
Harahap A. Angka kejadian hipotermia dan lama perawatan di IBS pada pasien geriatri pasca operasi. Anastesi perioperatif fakultas kedokteran Universitas Padjajaran.2014. V(2). PP.36-44.
Listiyanawati M.D, Noriyanto. Efektifitas Selimut Elektrik dalam Meningkatkan Suhu Tubuh Pasien Post Seksio Sesarea yang Mengalami Hipotermi. Yogyakarta; 2017
Made. Efektifitas Penggunaan Selimut Hangat Terhadap Perubahan Suhu Pada Pasien Hipotermia Post Operasi Di Ruang ICURSUD Buleleng. Universitas Udayana. Bali;2017
Marta. A comparison of warning interventions on the temperatures of inpatiens undergoing colorectal surgery. Association of operating room nurses. 2013.AORN Jurnal 97.3
Nazma. Perbandingan Tramadol 0,5 dan 1 mg/kgbb iv dalamMencegahMenggigildenganEfekSamping yang Minimal pada Anestesi Spinal. Medan;2008
Nursalam. Konsep dan Penerapan Metode Penelitian Ilmu Keperawatan. Salemba Medika. Jakarta; 2011
Rositasari S, Mulyanto, Dyah V. Efektifitas Pemberian Blanket Warmer Pada Pasien Pasca Sectio Caesaria Yang Mengalami Hipotermi Di Rs PKU Muhammadiyah.Jurnal Ilmu Keperawatan. Indoensia. Surakarta; 2017
Sihombing N, Saptarinia I, Putri D. Determinan Persalinan Sectio Caesarea Di Indonesia. Pusat Penelitian dan Pengembangan Upaya Kesehatan Masyarakat, Badan Litbang Kesehatan. Jakarta; 2017
Suswitha D. Efektifitas Penggunaan Electricblanketpada Pasien Yang Mengalami Hipotermi Post Operasi Di Instalasi Bedah Sentral (IBS) Rumah Sakit Umum Daerah Palembang Bari. Jurnal Ilmiah Kesehatan. Palembang; 2018
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rudi Hartono, Tigor H Situmorang, Surianto Surianto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












