Analisis Dampak Implementasi Strategi Deep Learning Dalam mengoptimalkan Konsep Materi Laju Reaksi

Penelitian

Authors

  • Ruth Dharmayana Sinaga Universitas HKBP Nommensen
  • Hardi Tambunan Universitas HKBP Nommensen
  • Firman Pangaribuan Universitas HKBP Nommensen

DOI:

https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i4.5589

Keywords:

Prestasi Akademik, Pendidikan Kimia, Deep Learning, Pembelajaran Bermakna, dan Laju Reaksi

Abstract

Memahami konsep laju reaksi merupakan kompetensi penting dalam pembelajaran kimia karena menjadi dasar pemahaman kinetika kimia dan aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari dan industri. Namun, berbagai penelitian menunjukkan bahwa siswa masih mengalami kesulitan dalam memahami konsep ini karena sifatnya yang abstrak, multi-representatif, dan membutuhkan keterampilan berpikir tingkat tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam dampak penerapan model pembelajaran Deep Learning terhadap pemahaman konseptual dan prestasi belajar siswa dalam materi laju reaksi melalui studi literatur sistematis. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis artikel jurnal nasional dan internasional yang relevan dari 10 tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Deep Learning secara konsisten meningkatkan pemahaman konseptual, keterampilan berpikir kritis, dan hasil belajar siswa dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Strategi pembelajaran seperti pembelajaran kontekstual, diskusi reflektif, penyelidikan terbimbing, dan pemecahan masalah autentik telah terbukti efektif dalam membantu siswa membangun pemahaman konseptual yang mendalam. Oleh karena itu, model pembelajaran Deep Learning direkomendasikan sebagai pendekatan inovatif dan relevan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran laju reaksi.

References

Ausubel, D. P. (1968). Educational psychology: A cognitive view. New York: Holt, Rinehart and Winston.

Fullan, M., & Langworthy, M. (2014). A rich seam: How new pedagogies find deep learning. London: Pearson.

Hattie, J. (2012). Visible learning for teachers. London: Routledge.Hmelo-Silver, C. E. (2004). Problem-based learning: What and how do students learn? Educational Psychology Review, 16(3), 235–266.

Johnstone, A. H. (2000). Teaching of chemistry—Logical or psychological? Chemistry Education Research and Practice, 1(1), 9–15.

Michael, J. (2006). Where’s the evidence that active learning works? Advances in Physiology Education, 30(4), 159–167.

Piaget, J. (1970). Science of education and the psychology of the child. New York: Viking.

Prince, M., & Felder, R. (2006). Inductive teaching and learning methods: Definitions, comparisons, and research bases. Journal of Engineering Education, 95(2), 123–138.

Hake, R. R. (1998). Interactive-engagement versus traditional methods: A six-thousand-student survey of mechanics test data for introductory physics courses. American journal of Physics, 66(1), 64-74.

Sirhan, G. (2007). Learning difficulties in chemistry: An overview. Journal of Turkish Science Education, 4(2), 2–20.

Taber, K. S. (2013). Chemical misconceptions—Prevention, diagnosis and cure. London: Royal Society of Chemistry.

Downloads

Published

04-03-2026

How to Cite

Ruth Dharmayana Sinaga, Hardi Tambunan, & Firman Pangaribuan. (2026). Analisis Dampak Implementasi Strategi Deep Learning Dalam mengoptimalkan Konsep Materi Laju Reaksi: Penelitian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(4), 21946–21949. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i4.5589