Integrasi Pembelajaran Matematika Melalui Alat Peraga Payet Untuk Meningkatkan Pemahaman Pecahan Siswa Sekolah Dasar

Penelitian

Authors

  • Nurlia Fauzi Universitas HKBP Nomensen
  • Hardi Tambunan Universitas HKBP Nomensen
  • Firman Pangaribuan Universitas HKBP Nomensen

DOI:

https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i4.5590

Keywords:

Etnomatematika, Alat Peraga Payet, Pemahaman Konsep, Pecahan, Sekolah Dasar

Abstract

Pembelajaran pecahan di sekolah dasar masih menghadapi berbagai kendala, terutama rendahnya pemahaman konsep siswa akibat pembelajaran yang bersifat abstrak dan kurang kontekstual. Salah satu solusi yang Dditawarkan adalah integrasi pembelajaran matematika dengan bantuan alat peraga berbasis budaya lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh integrasi etnomatematika melalui alat peraga payet (manik-manik) terhadap pemahaman konsep pecahan siswa sekolah dasar. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen tipe pretest–posttest control group. Subjek penelitian terdiri dari siswa kelas IV sekolah dasar yang dibagi menjadi kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen menerima pembelajaran pecahan berbasis etnomatematika menggunakan alat peraga payet, sedangkan kelas kontrol menerima pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian berupa tes pemahaman konsep pecahan yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis menggunakan uji statistik inferensial, termasuk uji normalitas, uji homogenitas, dan uji perbedaan rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan dalam pemahaman konsep pecahan antara siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan alat peraga payet berbasis etnomatematika dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Dengan demikian, integrasi etnomatematika melalui alat peraga payet terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep pecahan siswa sekolah dasar.

References

Bishop, A. J. (1991). Mathematical enculturation: A cultural perspective on mathematics education. Dordrecht: Kluwer Academic Publishers.

D’Ambrosio, U. (2001). Etnomatemática: entre as tradições e a modernidade. Belo

Horizonte: Autêntica.

D’Ambrosio, U. (2016). Ethnomathematics: Past and future. Revista Latinoamericana de Etnomatemática, 9(2).

Fauzan, A., Plomp, T., & Gravemeijer, K. (2013). The development of an RME-based

geometry course for Indonesian primary schools. Educational Design Research, 1(1).

Hudojo, H. (2005). Pengembangan kurikulum dan pembelajaran matematika. Malang:

Universitas Negeri Malang.

Isnaini, M., & Suryadi, D. (2018). Etnomatematika dalam pembelajaran matematika sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Matematika, 1–10.

Kilpatrick, J., Swafford, J., & Findell, B. (2001). Adding it up: Helping children learn

mathematics. Washington, DC: National Academy Press.

Mulyani, S., & Sutarto. (2019). Pengaruh penggunaan alat peraga konkret terhadap

pemahaman konsep matematika siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 85–94.

NCTM. (2000). Principles and standards for school mathematics. Reston, VA: National

Council of Teachers of Mathematics.

Nurhasanah, S., & Suyanto. (2020). Pembelajaran pecahan berbasis konteks budaya lokal di sekolah dasar. Jurnal Didaktik Matematika, 7(2).

Piaget, J. (1970). Science of education and the psychology of the child. New York: Orion

Press.

Prabawanto, S. (2018). Etnomatematika sebagai pendekatan pembelajaran matematika yang kontekstual. Infinity Journal, 7(1).

Putra, R. W. Y., & Anggraini, R. (2016). Penggunaan media manipulatif dalam pembelajaran pecahan di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Matematika, 10(2).

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suryadi, D. (2012). Membangun budaya baru dalam berpikir matematika. Bandung: Rizqi Press.

Widodo, S. A., & Kartikasari. (2017). Pembelajaran matematika berbasis budaya lokal untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa. Jurnal Riset Pendidikan Matematika,191–202.

Downloads

Published

04-03-2026

How to Cite

Nurlia Fauzi, Hardi Tambunan, & Firman Pangaribuan. (2026). Integrasi Pembelajaran Matematika Melalui Alat Peraga Payet Untuk Meningkatkan Pemahaman Pecahan Siswa Sekolah Dasar: Penelitian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(4), 21950–21954. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i4.5590