Dilema Kebijakan Sentralistik vs. Otonomi Khusus: Analisis Implementasi Proyek Strategis Nasional dan Dampaknya pada Mekanisme Pelayanan Publik di Papua Selatan

Penelitian

Authors

  • Nurul Uswatun Hasanah Universitas Musamus
  • Anugerah Mulia Utami Universitas Musamus Merauke
  • Eko Rachmat Saputro Universitas Musamus Merauke
  • Adela Anita Universitas Musamus

DOI:

https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i4.5927

Keywords:

Otonomi Khusus, Sentralisasi, Proyek Strategis Nasional, Pelayanan Publik, Papua Selatan

Abstract

Penelitian ini menganalisis dilema kebijakan antara pendekatan sentralistik melalui PSN dan desentralisasi kultural dalam Otsus di Papua Selatan. Metode yang digunakan adalah systematic literature review terhadap publikasi 2001–2024 dengan kriteria seleksi relevansi, kejelasan metodologi, dan ketersediaan teks lengkap, serta eksklusi sumber non-ilmiah, duplikasi, dan tanpa peer-review. Hasil menunjukkan bentrokan kebijakan antara efisiensi nasional dan pengakuan hak kultural lokal. Implementasi PSN yang top-down meminggirkan prinsip partisipatif Otsus, terutama FPIC yang hanya menjadi formalitas. Dampaknya meliputi fragmentasi layanan pendidikan dan kesehatan, distorsi akuntabilitas, serta munculnya hybrid governance yang tidak stabil. Revisi UU Otsus 2021 juga memperkuat ketergantungan fiskal dan politik pada pusat. Disimpulkan bahwa tanpa reorientasi kebijakan dan penguatan kapasitas kelembagaan lokal, dilema ini akan terus menghambat efektivitas pelayanan publik di Papua Selatan.

References

Aira, M., Pierisb, J., & Simanjuntak, N. (2021). Kajian Hukum terhadap Implementasi Peraturan Daerah khusus Provinsi Papua Barat (studi kasus uu no 21 Tahun 2001 Tentang Otonomi Khusus di Provinsi Papua Barat). Jurnal Hukum, 7(1), 70–80.

Amalia, D., Rochim, A. I., & Rahmadanik, D. (2024). Implementasi Kebijakan Alokasi Dana Desa (ADD) Guna Menunjang Pembangunan di Desa Dadapan Kecamatan Solokuro Kabupaten Lamongan. PRAJA, 4(02), 125–131.

Asnawi, E., & Simamora, B. (2021). Otonomi Khusus Terhadap Eksistensi Negara Kesatuan Republik Indonesia. Jurnal Analisis Hukum, 4(2), 242–263.

Barus, L. B. (2023). The Street-Level Bureacracy Implementation in Publication Service in Villages. Journal of Public Administration and Policy Issues, 1(2), 31–36.

BPSDM Papua. (2020). Tantangan dan Strategi Implementasi Otonomi Khusus Papua.

Chairullah, E. (2021). Indonesia’s Failure in Papua: The Role of Elites in Designing, Implementing and Undermining Special Autonomy. Routledge.

Cresswell, J. W. (2012). Research Design Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed. Pustaka Pelajar.

Fischer, F., Miller, G. J., & Baihaqi, I. (2021). Kebijakan Publik Perbandingan: Handbook Analisis Kebijakan Publik. Nusamedia.

Huda, N. (2021). Problematika Otonomi Khusus di Papua. Nusamedia.

ICG. (2021). Avoiding Another Dead End in Papua.

Jaya, N. A., Ispriyarso, B., & Natalis, A. (2020). Konstruksi Kebijakan Desentralisasi Fiskal Berbasis Paradigma Good Financial Governance Di Indonesia. Humani, 10(1), 24–44.

Kadir, A., Rahmanto, M. I., Idris, U., & Ali, A. (2020). The process of economic change of the Papuans in Jayapura. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 575(1), 12040.

Karubaba, A. F., Hutapea, R. O. M., & Kabes, R. (2025). Implementasi Peraturan Daerah Papua Barat No. 5 Tahun 2023 dan Peraturan Gubernur No. 16 Tahun 2024: Studi Kepustakaan tentang Dinamika Hukum Pertambangan Rakyat. INTAN, 8(5), 25–35.

Pekey, S. (2025). The Rights Of Indigenous Peoples Of Papua Over Customary Land In The Development Of National Strategic Infrastructure. Jurnal Hukum Cassowary, 2(1), 34–49.

Pratama, B. I., Anggraini, C., Pratama, M. R., Illahi, A. K., & Ari, D. P. S. (2021). Metode analisis isi (Metode penelitian populer ilmu-ilmu sosial). Unisma Press.

Ridhawati, R. (2025). Akuntabilitas dalam Desentralisasi Fiskal: Tantangan dan Strategi untuk Tata Kelola Pemerintah Daerah. JSM, 6(1), 80–87.

Sianipar, B., & Somantri, G. R. (2022). Development And Democratization In Papua. Journal of Positive School Psychology, 6(8).

Sudira, I. N., Pamungkas, C., Aidulsyah, F., Rumkabu, E., & Langowuyo, Y. (2020). Pembangunan, Marginalisasi, dan Disintegrasi Papua. Imparsial.

Sutiyo, Polyando, P., Aser, F., & Ilham, T. (2024). Relasi Adat Dan Pemerintahan Di Papua Selatan: Analisis Kelembagaan. Jurnal Ilmu Pemerintahan Widya Praja, 50(1), 91–99. https://doi.org/10.33701/jipwp.v50i1.4064

Teresia, A., & Nugraheni, B. L. Y. (2022). Analysis of Enterprise Resource Planning (ERP) Implementation: Institutional Work and Institutional Logics Perspectives. Jurnal Akuntansi Bisnis, 20(1), 29–50.

Yulanda, A., Frinaldi, A., & Putri, N. E. (2024). Optimalisasi Budgeting Po

Downloads

Published

07-04-2026

How to Cite

Nurul Uswatun Hasanah, Utami, A. M., Saputro, E. R., & Adela Anita. (2026). Dilema Kebijakan Sentralistik vs. Otonomi Khusus: Analisis Implementasi Proyek Strategis Nasional dan Dampaknya pada Mekanisme Pelayanan Publik di Papua Selatan : Penelitian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(4), 22931–22941. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i4.5927