Legitimasi Negara dan Implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Wilayah Pedalaman Papua Selatan
Penelitian
DOI:
https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i4.6016Keywords:
Program Makan Bergizi Gratis (MBG); Implementasi Kebijakan; Keadilan Distributif; Kapasitas Kelembagaan; Wilayah PedalamanAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Mappi, Papua Selatan, melalui perspektif sosial-politik dengan menyoroti dinamika distribusi, kapasitas kelembagaan, serta persepsi keadilan di wilayah pedalaman. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus intrinsik guna memahami secara komprehensif proses translasi kebijakan nasional ke dalam praktik lokal. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif terbatas, dan analisis dokumen terhadap 25 informan yang melibatkan berbagai aktor lokal. Hasil penelitian menunjukkan lima temuan utama, yaitu: (1) keterbatasan akses dan kendala logistik sebagai faktor struktural utama; (2) kapasitas kelembagaan dan koordinasi antarlevel pemerintahan yang belum optimal; (3) pentingnya adaptasi budaya dalam implementasi program; (4) persepsi ketimpangan distribusi; serta (5) dimensi simbolik kebijakan dalam membentuk legitimasi negara. Penelitian ini menegaskan bahwa implementasi MBG tidak semata ditentukan oleh desain kebijakan, melainkan sangat dipengaruhi oleh kondisi struktural, kapasitas lokal, serta sensitivitas terhadap konteks sosial-budaya. Secara teoretis, studi ini memperkaya kajian kebijakan publik dengan mengintegrasikan perspektif keadilan distributif dan multilevel governance. Secara praktis, penelitian ini menekankan pentingnya fleksibilitas kebijakan dan pendekatan afirmatif dalam distribusi program sosial di wilayah pedalaman.
References
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2021). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Hickey, S., & King, S. (2021). Understanding social accountability: Politics, power and building new social contracts. The Journal of Development Studies, 57(6), 933–950.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Laporan nasional program makan bergizi gratis. Kementerian Kesehatan RI.
McGibbon, R. (2020). State legitimacy and governance in peripheral regions. Asian Journal of Political Science, 28(3), 245–262.
Merriam, S. B., & Tisdell, E. J. (2021). Qualitative research: A guide to design and implementation (4th ed.). Jossey-Bass.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2019). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). SAGE Publications.
Palinkas, L. A., Horwitz, S. M., Green, C. A., Wisdom, J. P., Duan, N., & Hoagwood, K. (2020). Purposeful sampling for qualitative data collection and analysis in mixed method implementation research. Administration and Policy in Mental Health and Mental Health Services Research, 47(4), 533–544.
Pierre, J., & Peters, B. G. (2020). Governance, politics and the state (2nd ed.). Red Globe Press.
Satriawan, E., & Hadi, S. (2022). Decentralization and inequality in Indonesia: A regional perspective. Journal of Southeast Asian Economies, 39(2), 123–140.
Wuisan, D. (2025). Evaluasi implementasi kebijakan makan bergizi gratis di daerah tertinggal. Jurnal Kebijakan Publik Indonesia, 10(1), 45–60.
World Bank. (2023). Addressing inequality in Indonesia: Policy directions for inclusive development. World Bank.
Yin, R. K. (2022). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). SAGE Publications.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 ANUGERAH MULIA UTAMI

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












