Peningkatan Pengetahuan dan Kesadaran Pencegahan Penularan Tuberkulosis pada Pengunjung dan Keluarga Pasien di RSUD Ar Rozy Kota Probolinggo

Pengabdian

Authors

  • Novita Ana Anggraini Universitas Strada Indonesia
  • Intan Sudarmadi Universitas Strada Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i4.5958

Keywords:

Tuberkulosis, Penyuluhan Kesehatan, Pencegahan

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, terutama di fasilitas pelayanan kesehatan. Pengunjung dan keluarga pasien seringkali memiliki keterbatasan pengetahuan terkait pencegahan penularan TB. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pencegahan TB di RSUD AR ROZY Kota Probolinggo. Metode yang digunakan adalah penyuluhan kesehatan partisipatif melalui ceramah interaktif, diskusi, dan demonstrasi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kesadaran peserta, khususnya dalam penggunaan masker dan etika batuk. Penyuluhan kesehatan terbukti efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan dan perilaku preventif.

References

Bandura, A. (2004). Health promotion by social cognitive means. Health Education & Behavior, 31(2), 143–164. https://doi.org/10.1177/1090198104263660

Centers for Disease Control and Prevention. (2021). Guidelines for preventing the transmission of Mycobacterium tuberculosis in health-care settings. U.S. Department of Health and Human Services.

Datiko, D. G., Jerene, D., & Suarez, P. (2019). Community-based approaches for tuberculosis control: Engaging communities for sustainable TB prevention. BMC Public Health, 19(1), 1–9. https://doi.org/10.1186/s12889-019-6819-x

Glanz, K., Rimer, B. K., & Viswanath, K. (2015). Health behavior: Theory, research, and practice (5th ed.). Jossey-Bass.

Green, L. W., & Kreuter, M. W. (2005). Health program planning: An educational and ecological approach (4th ed.). McGraw-Hill.

Hoa, N. B., Tiemersma, E. W., Sy, D. N., & Cobelens, F. G. J. (2021). Household transmission of tuberculosis and implications for prevention strategies. International Journal of Tuberculosis and Lung Disease, 25(3), 205–212. https://doi.org/10.5588/ijtld.20.0655

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Strategi nasional penanggulangan tuberkulosis Indonesia 2020–2024. Kementerian Kesehatan RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Pedoman nasional penanggulangan tuberkulosis. Kementerian Kesehatan RI.

Maulana, H. D. J. (2019). Promosi kesehatan. EGC.

Notoatmodjo, S. (2018). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Rineka Cipta.

Rosenstock, I. M., Strecher, V. J., & Becker, M. H. (1988). Social learning theory and the Health Belief Model. Health Education Quarterly, 15(2), 175–183. https://doi.org/10.1177/109019818801500203

Sari, N., Widodo, T., & Lestari, P. (2021). Effect of health education on tuberculosis prevention knowledge among community members. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 16(1), 45–52. https://doi.org/10.14710/jpki.16.1.45-52

Siegel, J. D., Rhinehart, E., Jackson, M., & Chiarello, L. (2007). Guideline for isolation precautions: Preventing transmission of infectious agents in healthcare settings. American Journal of Infection Control, 35(10), S65–S164. https://doi.org/10.1016/j.ajic.2007.10.007

World Health Organization. (2019). WHO guidelines on tuberculosis infection prevention and control. World Health Organization.

World Health Organization. (2020). Community engagement for tuberculosis prevention and care. World Health Organization.

World Health Organization. (2023). Global tuberculosis report 2023. World Health Organization.

Downloads

Published

14-04-2026

How to Cite

Anggraini, N. A., & Sudarmadi, I. (2026). Peningkatan Pengetahuan dan Kesadaran Pencegahan Penularan Tuberkulosis pada Pengunjung dan Keluarga Pasien di RSUD Ar Rozy Kota Probolinggo: Pengabdian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(4), 23983–23987. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i4.5958