Pengaruh Model Latihan Shuttle Run terhadap Peningkatan Kelincahan Atlet Bulu Tangkis pada Usia 9-11 Tahun di Club Talenta Kebumen

Penelitian

Authors

  • Heru Prasetya Saputra Universitas Ma'arif Nahdlatul Ulama Kebumen
  • Jaka Sayidina Ali Prodi Pendidikan Olahraga Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama Kebumen

DOI:

https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i4.6041

Keywords:

Kelincahan, Club Talenta, Usia 9-11 Tahun

Abstract

Kelincahan adalah salah satu kemampuan paling penting dalam bulu tangkis karena permainan ini berlangsung sangat cepat dan dinamis. Tujuan dari penelitian ini Adalah untuk mengetahui Pengaruh Model Latihan Shuttle Run terhadap Peningkatan Kelincahan Atlet Bulu Tangkis di Klub Talenta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yaitu menggunakan metode penelitian pre-experimen menggunakan design penelitian one-group pretest-posttest dengan diberikan perlakuan latihan shuttle run. Populasi dalam penelitian ini adalah pemain Klub Talenta yang aktif sejumlah 60 pemain, sedangkan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sejumlah 16 pemain yang memenuhi kriteria usia 9-11 tahun. Instrumen pengumpulan data menggunakan tes kelincahan shuttle run digunakan untuk mengukur kelincahan. Hasil tes menunjukan terjadi peningkatan kelincahan pemain Usia 9-11 tahun Club Talenta Kebumen. Pemain yang masuk kategori baik atau memperoleh nilai B terjadi peningkatan dari 6% menjadi 25%. Pemain yang masuk kategori sedang atau memperoleh nilai C terjadi peningkatan dari 19% menjadi 63%. Masuk kategori kurang atau memperoleh nilai D sebesar 13%. Tidak ada sama sekali siswa yang masuk kategori kurang sekali atau mendapat nilai E. Beberapa faktor yang mempengaruhi kelincahan pemain bulu tangkis secara teknis dipengaruhi oleh kombinasi faktor fisik, teknik, dan mental.

References

Agipratiwi, K. I., Nurjannah, M., & Wibowo, T. A. (2025). Pengaruh Simulasi Penanganan Keseleo Terhadap Peningkatan Pengetahuan Dan Keterampilan Pada Siswa Sekolah Dasar. 7(2).

Apriani, S. (t.t.). Meningkatkan Kelincahan Footwork dengan Penerapan Latihan Shuttle Run terhadap Atlet Bulu tangkis.

Apriani, S. (2022). Meningkatkan Kelincahan Footwork dengan Penerapan Latihan Shuttle Run terhadap Atlet Bulu tangkis.

Aprilia, K. N. (2018). Analisis penerapan prinsip-prinsip latihan terhadap peningkatan kondisi fisik atlet bulu tangkis PPLOP Jawa Tengah tahun 2017/2018. Journal Power Of Sports, 1(1), 55. https://doi.org/10.25273/jpos.v1i1.2210

Aprillia, S. (t.t.). Diajukan Untuk Memenuhi Sebagai Syarat Guna Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd) Pada Prodi PENJASKESREK.

Ardyanto, S. (2018). Peningkatan Teknik Servis Pendek Pada Bulu tangkis Melalui Media Audio Visual. 4(3).

Darisman, E. K., Utomo, G. M., & Rosmi, Y. F. (2025). Improving Badminton Technical and Tactical Skills through Structured and Targeted Training. 3(1).

Fajar, M. (2020). Survei Kemampuan Teknik Dasar Bulu tangkis Siswa Peserta Ekstrakurikuler Sma Patra Mandiri 1 Plaju. Halaman Olahraga Nusantara (Jurnal Ilmu Keolahragaan)

Fauzi, M. J., Imanudin, I., & Ugelta, S. (2025). Hubungan antara Kekuatan Maksimal terhadap Tinggi Lompatan dan Kelincahan Atlet Bulu tangkis. 8(1).

Giandra, S. N., & Setyawan, I. (2018). Hubungan Antara Efektivitas Komunikasi Interpersonal Pelatih Dengan Ketangguhan Mental Atlet. Jurnal EMPATI, 3(4), 558–569. https://doi.org/10.14710/empati.2014.7617

Hamid, Abd., & Aminuddin, M. (2019). Pengaruh Latihan Footwork Terhadap Agility Pada Pemain Bulu tangkis Pbsi Tanah Laut Usia 12-15. Multilateral Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga, 18(1). https://doi.org/10.20527/multilateral.v18i1.6568

Kardani, G., & Rustiawan, H. (2020). Perbandingan Hasil Latihan Lari Shuttle Run Dengan Latihan Shadow Terhadap Kelincahan Footwork Pada Cabang Olahraga Bulu tangkis. Jurnal Keolahragaan, 6(2), 105. https://doi.org/10.25157/jkor.v6i2.4935

Musawwir, M., Program Studi Pendidikan Jasmani, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Palopo, & Riswanto, A. H. (2023). Penerapan latihan shuttle run dalam meningkatkan kelincahan footwork atlit bulu tangkis. Jurnal Porkes, 6(2), 813–825. https://doi.org/10.29408/porkes.v6i2.21228

Nuralif, A. Z., & Syafi’i, I. (t.t.). Pengaruh Dribbling Ball Mastery Terhadap Keterampilan Teknik Dribbling Pemain Akademi Bhayangkara Semeru Usia 11-12 Tahun.

Rahmawati, S., & Adityatama, F. (2025a). Pengaruh Latihan Shuttle Run Dan Shadow Terhadap Kelincahan Footwork Dalam Cabang Olahraga Bulu tangkis. 12.

Rahmawati, S., & Adityatama, F. (2025b). Pengaruh Latihan Shuttle Run Dan Shadow Terhadap Kelincahan Footwork Dalam Cabang Olahraga Bulu tangkis. 12.

Rahmawati, S., & Adityatama, F. (2025c). Pengaruh Latihan Shuttle Run Dan Shadow Terhadap Kelincahan Footwork Dalam Cabang Olahraga Bulu tangkis. 12.

Reza, D. F., & Pujianto, A. (2025). Hubungan Kebugaran Jasmani Terhadap Hasil Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga Dan Kesehatan Di Smp Negeri 3 Ungaran. 10.

Sandhi, D. T., & Budiwanto, S. (t.t.). Perbedaan Pengaruh Latihan Menggiring Bola Menggunakan Model Variasi Dan Pengaruh Latihan Reguler Terhadap Teknik Menggiring Bola Pada Anak Latih Sekolah Sepak Bola Pabrik Gula Ngadirejo Kediri Usia 14 Tahun.

Supriyoko, A., & Mahardika, W. (2018). Kondisi Fisik Atlet Anggar Kota Surakarta. Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran, 4(2), 280. https://doi.org/10.29407/js_unpgri.v4i2.12540

Suwardi, R. D. A., Yunus, M., & Abdullah, A. (2024). Pengaruh Latihan Skipping dan Shuttle Run terhadap Kelincahan pada Atlet UKM Badminton Universitas Negeri Malang. Journal Sport Science Indonesia, 3(1), 233–242. https://doi.org/10.31258/jassi.3.1.233-242

Downloads

Published

11-04-2026

How to Cite

Heru Prasetya Saputra, & Jaka Sayidina Ali. (2026). Pengaruh Model Latihan Shuttle Run terhadap Peningkatan Kelincahan Atlet Bulu Tangkis pada Usia 9-11 Tahun di Club Talenta Kebumen: Penelitian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(4), 23914–23924. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i4.6041