Pendekatan Valuasi Ekonomi dalam Mengukur Kerusakan Lingkungan
Penelitian
DOI:
https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i4.6485Keywords:
Penilaian Ekonomi, Kerusakan Lingkungan, Sumber Daya Alam, Valuasi Ekonomi, Pembangunan Yang BerkelanjutanAbstract
Degradasi lingkungan hidup yang dipicu oleh intensifikasi pemanfaatan sumber daya alam telah menjadi persoalan kritis dalam kerangka pembangunan ekonomi. Kondisi tersebut berdampak nyata pada penurunan fungsi ekologis sekaligus memperlemah tingkat kesejahteraan masyarakat. Bertolak dari permasalahan ini, penelitian bertujuan menjelaskan bagaimana pendekatan penilaian ekonomi dapat dimanfaatkan untuk mengukur kerugian lingkungan serta mendukung tata kelola sumber daya alam yang berkelanjutan. Dari sisi metodologi, penelitian ini menerapkan desain deskriptif kualitatif dengan strategi penelitian kepustakaan. Data dikumpulkan secara sekunder dari berbagai sumber, mencakup jurnal ilmiah, buku teks, artikel penelitian, dan dokumen terkait ekonomi lingkungan. Hasil kajian mengungkapkan bahwa kerusakan lingkungan dapat diukur melalui beragam komponen nilai ekonomi, yakni nilai guna langsung, nilai guna tidak langsung, nilai keberadaan, serta nilai warisan. Tiga metode utama yang digunakan dalam proses estimasi tersebut adalah Willingness to Pay (WTP), Willingness to Accept (WTA), dan Cost-Benefit Analysis (CBA). Kajian terhadap literatur sebelumnya menunjukkan adanya dualisme dampak dari eksploitasi sumber daya alam: di satu sisi menghasilkan surplus ekonomi yang signifikan, namun di sisi lain memicu kemerosotan fungsi ekosistem dan kualitas lingkungan. Atas dasar itu, valuasi ekonomi lingkungan Ditempatkan sebagai instrumen kebijakan yang esensial dalam mendorong pembangunan yang bertanggung jawab secara ekologis.
References
Agustina, E. S., Sos, S., Latte, J., Ab, S., & Ab, M. (2023). PENGARUH POTENSI SUMBER DAYA ALAM TERHADAP. 5(1), 12–23.
Hasibuan, B. (2014). VALUASI EKONOMI LINGKUNGAN NILAI GUNAAN LANGSUNG DAN TIDAK LANGSUNG KOMODITAS EKONOMI. 3(2), 113–126.
Hutabarat, A., Lumbanbatu, S., Sigiro, Y., Purba, B., Alam, S. D., & Berkelanjutan, P. (2025). Pentingnya valuasi ekonomi dalam pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan. 8, 44674473.
Kali, D. I., & Kabupaten, P. (2013). Valuasi ekonomi tingkat kerusakan bangunan permukiman akibat banjir lahar di kali putih kabupaten magelang. 13(2), 341–354.
Lingkungan, D. A. N. (2017). Batusangkar International Conference II, October 14-15 2017. 125134. Pengajar, S., Ekonomi, F., & Jambi, U. (n.d.). Peranan Sumberdaya Ekonomi Dalam Pembangunan Ekonomi Daerah. 27–33.
Province, R. (2019). PROVINSI RIAU ( Economic Valution on Enviromental Damage due to Peat Fire in Mak Teduh Village. 10(01), 58–62.
Purba, B., Pakpahan, G., Manihuruk, S. D., Sihombing, L. V. F., & Simamora, A. O. (2025). Pengaruh Valuasi Ekonomi SDA terhadap Kebijakan Lingkungan Berkelanjutan. 4(2), 81608164.
Samudro, B. R., Fakultas, D., Universitas, E., & Maret, S. (2006). Peran valuasi ekonomi sumber daya alam dalam pembangunan wilayah di indonesia. 1(1), 53–58.
Zainuri, A. (2020). No Title. 135–146. https://doi.org/10.32884/ideas.v
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 jelita purba

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












