Analisis Nilai Utama, Implementasi, Tantangan, dan Solusi Filsafat Pendidikan Progresivisme dalam Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar: Sebuah Systematic Literature Review
Penelitian
DOI:
https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i4.7117Keywords:
Progresivisme, Kurikulum Merdeka, Pendidikan Dasar, Pembelajaran Berpusat Pada SiswaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai inti, implementasi, tantangan, dan solusi filosofi progresivisme dalam Kurikulum Mandiri di tingkat sekolah dasar. Penelitian ini dilakukan karena banyak sekolah dasar masih mengalami kesulitan dalam mengimplementasikan pembelajaran yang berpusat pada siswa dan kontekstual meskipun terdapat hubungan filosofis yang kuat antara progresivisme dan Kurikulum Mandiri. Penelitian ini menggunakan metode Tinjauan Pustaka Sistematis (SLR) dengan prosedur PRISMA. Data dikumpulkan dari 120 artikel jurnal nasional dan internasional yang diterbitkan antara tahun 2016–2026 dari basis data Google Scholar, Scopus, ERIC, Crossref, Garuda, dan ScienceDirect. Setelah proses identifikasi, penyaringan, kelayakan, dan inklusi berdasarkan kriteria yang telah ditentukan, 30 artikel dipilih dan dimasukkan dalam tinjauan akhir. Analisis data menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola yang berkaitan dengan nilai-nilai pendidikan progresif, praktik implementasi, tantangan, dan solusi pedagogis. Hasil menunjukkan bahwa 91,6% dari studi yang ditinjau menekankan pembelajaran yang berpusat pada siswa sebagai nilai dominan progresivisme dalam Kurikulum Mandiri. Penerapan pembelajaran berbasis proyek, pembelajaran kontekstual, eksplorasi lingkungan, dan media pembelajaran digital memberikan kontribusi positif terhadap kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan motivasi belajar siswa. Namun, tantangan utama meliputi kompetensi pedagogis guru yang terbatas (85%), fasilitas pendidikan yang tidak memadai, kesulitan dalam penilaian autentik, dan budaya belajar konvensional di sekolah dasar. Studi ini menyarankan bahwa penguatan pelatihan guru, komunitas belajar kolaboratif, integrasi budaya lokal, dan pemanfaatan teknologi pendidikan merupakan strategi penting untuk mengoptimalkan pembelajaran progresif di sekolah dasar. Keterbatasan studi ini terletak pada penggunaan data sekunder dari artikel jurnal tanpa observasi lapangan atau wawancara langsung.
References
Al-Akmam, M., & Pahmi, S. (2024). Konsep merdeka belajar pada Kurikulum Merdeka dalam kacamata filsafat progresivisme. Jurnal Sekolah, 8(2), 233–242. https://doi.org/10.24114/js.v8i2.56805
Alhayat, A., Rusman, & Pulhehe, N. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar penggerak. Jurnal Basicedu, 7(4), 2210–2221. https://doi.org/10.31004/basicedu.v7i4.5700
Alimuddin, J. (2022). Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah KONTEKSTUAL, 4(2), 67–75. https://doi.org/10.46772/kontekstual.v4i02.995
Aman. (2019). Aktualisasi nilai-nilai kesadaran sejarah dan nasionalisme dalam pembelajaran sejarah di sekolah dasar. ISTORIA: Jurnal Pendidikan dan Sejarah, 15(2), 145–156. https://doi.org/10.21831/istoria.v15i2.24512
Fitriyah, C. Z., & Wardani, R. P. (2022). Paradigma Kurikulum Merdeka bagi Guru Sekolah Dasar. Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 12(3), 236–243. https://doi.org/10.24246/j.js.2022.v12.i3.p236-243
Haryono. (2020). Problematika pembelajaran sejarah kritis pada pendidikan dasar di Indonesia. AVATARA: e-Journal Pendidikan Sejarah, 9(1), 55–66.
Hasan, H., Lesmawan, I. W., & Suastra, I. W. (2024). Implementasi Kurikulum Merdeka pada Sekolah Dasar: Systematic Literature Review. Equilibrium: Jurnal Pendidikan, 12(3), 455–467. https://doi.org/10.26618/equilibrium.v12i3.15652
Kitchenham, B., & Charters, S. (2007). Guidelines for Performing Systematic Literature Reviews in Software Engineering. EBSE Technical Report. https://doi.org/10.1145/1134285.1134500
Latif, A., Darwanti, A., Wahyuni, S., Sumardjoko, B., & Fauziati, E. (2024). Relevansi aliran filsafat progresivisme dengan implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(3), 210–225. https://doi.org/10.23969/jp.v9i3.14719
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.
Mufida, I., Dina, E. S., & Mutiara, I. (2024). Implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar. Islamic Elementary School, 5(1), 1–12. https://doi.org/10.55380/ies.v5i1.1039
Nugraha, A., Muhlisa, A., Fakhitah, N. H., & Budiarti, Q. S. (2025). Penerapan gagasan filsafat progresivisme pada Kurikulum Merdeka. IQRO: Journal of Islamic Education, 8(3), 144–158. https://doi.org/10.24256/iqro.v8i3.8167
Papada, A. T. A. N., & Ismail. (2024). Relevansi filsafat progresivisme dalam Kurikulum Merdeka: Membangun pembelajaran fleksibel dan berpusat pada siswa di abad 21. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(4), 788–799. https://doi.org/10.23969/jp.v9i04.20398
Pratiwi, I., & Hudaidah. (2021). Pembelajaran sejarah lokal dalam meningkatkan historical awareness peserta didik sekolah dasar. Journal of Educational Social Studies, 10(2), 201–210. https://doi.org/10.15294/jess.v10i2.48191
Putri, R. D. P., Martaningsih, S. T., Prabowo, M., & Rukiyati. (2023). Konsep merdeka belajar pada sekolah dasar ditinjau dari perspektif filsafat progresivisme. Jurnal Fundadikdas, 6(1), 15–27. https://doi.org/10.12928/fundadikdas.v6i1.7169
Rusmana, S. M., Yantoro, & Pamela, I. S. (2025). Implementasi Kurikulum Merdeka pada sekolah penggerak di sekolah dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(2), 125–139. https://doi.org/10.23969/jp.v10i02.23257
Salim, N. A. (2023). Revolusi pendidikan: Menavigasi era baru dengan Kurikulum Merdeka di sekolah dasar. Academy of Education Journal, 14(1), 55–68. https://doi.org/10.47200/aoej.v14i1.2231
Sanjaya, W., & Desyandri. (2023). Implementasi pendidikan karakter pada Kurikulum Merdeka menurut kajian filsafat progresivisme. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 8(1), 55–68. https://doi.org/10.23969/jp.v8i1.6909
Saraswati, S., Hidayat, S., Pribadi, R. A., & Dewi, R. S. (2025). Analisis implementasi Kurikulum Merdeka pada abad 21 di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 16(1), 44–58. https://doi.org/10.21009/jpd.v16i1.51423
Sari, D. P., & Setiawan, B. (2023). Pemanfaatan media digital interaktif dalam pembelajaran sejarah sekolah dasar pada era Kurikulum Merdeka. Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah, 7(1), 35–46. https://doi.org/10.20961/historia.v7i1.72841
Seixas, P., & Morton, T. (2017). The Big Six Historical Thinking Concepts. Nelson Education.
Snyder, H. (2019). Literature review as a research methodology: An overview and guidelines. Journal of Business Research, 104, 333–339. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2019.07.039
Susanto, H., Akmal, H., & Fathurrahman. (2022). Integrasi sejarah lokal dalam pembelajaran sekolah dasar untuk memperkuat identitas budaya peserta didik. Jurnal Pendidikan Humaniora, 10(3), 144–154. https://doi.org/10.17977/um030v10i32022p144
Syah, M. A., Kumalasari, D., Devi, N. A., & Lestari, N. I. (2026). Integrasi keterampilan berpikir sejarah dalam Kurikulum Merdeka. Scholaria, 16(1), 31–41. https://doi.org/10.24246/j.js.2026.v16.i1.p31-41
Syamsuridhawati, & Bahri. (2025). Pendekatan pembelajaran dalam mata pelajaran sejarah pada Kurikulum Merdeka. JUPENJI, 4(2), 112–121. https://doi.org/10.57218/jupenji.Vol4.Iss2.1388
Taufiq, A. M. H., & Ismail. (2025). Implementasi proyek pada Kurikulum Merdeka dalam perspektif progresivisme. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(4), 522–535. https://doi.org/10.23969/jp.v10i04.34303
Wineburg, S. (2018). Why Learn History (When It’s Already on Your Phone). University of Chicago Press.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Silvia Astri Alfraeda, Teguh Prasetya, Elsa Nur Afrisa, Juniar Gita Permata, Vea Aprilia, Taufik Muhtarom

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












