Literasi Keuangan Digital dan Pencegahan Fraud Perbankan: Evaluasi Peningkatan Kompetensi Masyarakat Melalui Program Edukasi Berbasis Praktik

Penelitian

Authors

  • Tina Rosa Universitas Respati Indonesia
  • Jhon Avrianto Lebu Universitas Respati Indonesia
  • Suhra Damayanti Universitas Respati Indonesia
  • Maya Sova Universitas Respati Indonesia
  • Ravel Anwar Universitas Nusa Cendana
  • Prihandono Universitas Respati Indonesia
  • Adhitia D. Pratama Universitas Respati Indonesia
  • Rini Kania Universitas Respati Indonesia
  • Demas Kynan Darian Universitas Respati Indonesia
  • Indra Noviyanti Universitas Respati Indonesia
  • Dian Kusumawardani Universitas Respati Indonesia
  • Muhammad Harhara Universitas Respati Indonesia
  • Muhammad Roihan Universitas Respati Indonesia
  • Suwarni Universitas Respati Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/jerkin.v5i1.7334

Keywords:

Literasi Keuangan Digital, Fraud Perbankan, Mule Account, QRIS, Edukasi Berbasis Praktik

Abstract

Pertumbuhan layanan perbankan digital di Indonesia berkembang sangat pesat, namun belum sepenuhnya diimbangi dengan peningkatan literasi keuangan digital masyarakat, khususnya terkait keamanan transaksi dan pencegahan fraud. Pelatihan ini bertujuan mengevaluasi efektivitas program edukasi berbasis praktik dalam meningkatkan kompetensi literasi keuangan digital dan kemampuan pencegahan fraud perbankan pada masyarakat urban. Metode yang digunakan adalah quasi-experimental dengan desain pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan kompetensi peserta setelah mengikuti pelatihan. Instrumen pelatihan menggunakan skala Likert 1–5 yang mencakup delapan indikator pemahaman pada pre-test dan tujuh indikator keterampilan praktis pada post-test. Responden terdiri dari 61 peserta pre-test dan 44 peserta post-test yang berasal dari pelaku UMKM dan mahasiswa di wilayah Jakarta. Materi edukasi meliputi tren fraud perbankan, mule account, ekosistem scam center, strategi pelaporan, mitigasi risiko, QRIS, serta penggunaan e-wallet. Hasil Pelatihan menunjukkan peningkatan skor rata-rata dari 4,23 menjadi 4,43, disertai kenaikan proporsi kategori skor tertinggi dari 52,7% menjadi 65,6%. Temuan ini menegaskan bahwa edukasi berbasis praktik efektif meningkatkan literasi keuangan digital dan kemampuan pencegahan fraud masyarakat.

References

Ali Maskur, & Santoso, I. H. (2025). Intergenerational Insight of Fraud Intention in Digital Banking: What Makes Customers Go Rogue? Jurnal Manajemen, 22(2), 107–133. https://doi.org/10.25170/jm.v22i2.6735

Aprilianti, N., Lestari, B., Rahayu, M., Alfarisi, M. R., & Kayana, K. (2026). Kesenjangan Literasi dan Inklusi Keuangan di Indonesia : Analisis Konseptual dalam Konteks Perkembangan Financial Technology. 5(2), 6171–6179.

Awang, R., Rosyid, M. S., Walidain, B., Mubarok, R., Dwi, M. W., & Wahjono, S. I. (2026). “ Analisis Pengaruh Implementasi Qris Terhadap Peningkatan Volume Transaksi Umkm Di Indonesia Tahun 2020 – 2025 ” Teori Adopsi Teknologi dan UMKM. 6(2), 26962–26970.

Bank Indonesia, Laporan Tahunan Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah 2023. Jakarta: Bank Indonesia, 2023.

E. Noviani, “Fraud Banking Trends Nowadays,” materi presentasi, Workshop Literasi Keuangan Digital, Head of Digital Services Management, Halo BCA – PT Bank Central Asia Tbk., Jakarta, 22 Mei 2026.

Hatidja, S., Rasyid, A., Ula Ananta Fauzi, R., Hudaeni, N., Oktora, R., Apra Santosa, T., & Yastanti, U. (2025). The Effectiveness of Financial Literacy Education on Children’s Economic Decision-Making: A Meta-Analysis Approach. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 9(1), 2025–2026. https://doi.org/10.31004/obsesi.v9i1.6738

Kolb, D. A. (1984). Experiential Learning: Experience as the Source of Learning and Development. Prentice-Hall. https://books.google.co.id/books?id=zXruAAAAMAAJ

Lusardi, A., & Mitchell, O. S. (2014). The Economic Importance of Financial Literacy: Theory and Evidence. Journal of Economic Literature, 52(1), 5–44. http://www.jstor.org/stable/24433857

Napitupulu, P., Siswandari, Hindrayani, A., Sangka, K. B., & Yansyah, F. (2026). Indonesian government educational initiatives to enhance financial literacy: Approaches, digital applications and future policy recommendations. Multidisciplinary Reviews, 9(7). https://doi.org/10.31893/multirev.2026390

Njatrijani, R. (2022). Upaya Menghadapi Kejahatan Terhadap Sistem Keamanan Perbankan Indonesia di Era Cyberspace. Law, Development & Justice Review, 3(2), 1–9.

Norazmee Mohamed & Nur Hafizah Yusoff. (2025). The Influence of Knowledge on Mule Account Risk Perceptions among Digital Bank Users.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan Indonesia 2022. Jakarta: OJK, 2022. [Online]. Tersedia: https://ojk.go.id/id/berita-dan-kegiatan/siaran-pers/

Sitorus, H. A. M. (2023). Perlindungan Hukum Terhadap Nasabah Atas Fraud Pada Transaksi Bank Digital. JISIP (Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan), 7(1), 554–569. https://doi.org/10.58258/jisip.v7i1.4428

Tan, W., Zhang, W., & Zhang, X. (2026). Review of Research on Digital Financial Literacy: Measurement, Causes, and Impact. Journal of Economic Surveys, 1–15. https://doi.org/10.1111/joes.70109

Ulfah Yuziya Hasanah, R. (2015). Pengaruh Literasi Keuangan Terhadap Pengelolaan Keuangan Umkm di Era Digital. Socius: Jurnal Pelatihan Ilmu-Ilmu Sosial, 3(1), 968–972.

Downloads

Published

08-07-2026

How to Cite

Tina Rosa, Jhon Avrianto Lebu, Suhra Damayanti, Maya Sova, Ravel Anwar, Prihandono, Adhitia D. Pratama, Rini Kania, Demas Kynan Darian, Indra Noviyanti, Dian Kusumawardani, Muhammad Harhara, Muhammad Roihan, & Suwarni. (2026). Literasi Keuangan Digital dan Pencegahan Fraud Perbankan: Evaluasi Peningkatan Kompetensi Masyarakat Melalui Program Edukasi Berbasis Praktik: Penelitian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 5(1), 683–692. https://doi.org/10.31004/jerkin.v5i1.7334

Most read articles by the same author(s)