Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu dengan Status Gizi Balita Usia 1-5 Tahun di Posyandu Desa Asrikaton Kabupaten Malang

Penelitian

Authors

  • Yuana Rifiana Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS.DR. Soepraoen Kesdam V/BRW
  • Dion Kunto Adi Patria Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS.DR. Soepraoen Kesdam V/BRW

DOI:

https://doi.org/10.31004/jerkin.v5i1.7367

Keywords:

Pengetahuan Ibu, Status Gizi, Balita, Posyandu

Abstract

Status gizi balita merupakan indikator penting dalam menilai derajat kesehatan masyarakat, khususnya pada anak usia 1–5 tahun. Salah satu faktor yang diduga berpengaruh terhadap status gizi balita adalah tingkat pengetahuan ibu mengenai gizi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan ibu dengan status gizi balita usia 1–5 tahun di Posyandu Desa Asrikaton Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki balita sebanyak 138 orang dengan sampel penelitian 60 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner untuk mengukur tingkat pengetahuan ibu dan pengukuran antropometri berat badan menurut tinggi badan (BB/TB) untuk menentukan status gizi balita. Analisis data dilakukan menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu memiliki tingkat pengetahuan yang baik dan mayoritas balita memiliki status gizi normal. Hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan ibu dengan status gizi balita (p-value < 0,05) dengan koefisien korelasi sebesar 0,729 yang menunjukkan hubungan kuat dan bersifat positif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan ibu dengan status gizi balita. Semakin baik tingkat pengetahuan ibu, maka semakin baik pula status gizi balita. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan pengetahuan ibu melalui edukasi dan penyuluhan gizi secara berkelanjutan.

References

Aprilia, D. P., Faridah, U., & Hidayah, N. (2025). Hubungan pekerjaan ibu dan pendapatan keluarga dengan status gizi pada balita di wilayah kerja Puskesmas Jati Kabupaten Kudus. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(2), 21881–21888. https://doi.org/10.31004/jptam.v9i2.30049

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan. (2025, May 27). SSGI 2024: Prevalensi stunting nasional turun menjadi 19,8%. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. https://www.badankebijakan.kemkes.go.id/ssgi-2024-prevalensi-stunting-nasional-turun-menjadi-198/

Fayola, D., Zuraida, R., Jausal, A. N., & Darwis, I. (2025). Hubungan tingkat pendidikan akhir ibu terhadap status gizi balita (BB/TB). Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 7(2), 943–956.

Hardani, H., Andriani, H., Ustiawaty, J., Utami, E. F., Sukmana, D. J., Istiqomah, R. R., Fardani, R. A., Auliya, N. H., & Purnamasari, H. (2020). Metode penelitian kualitatif dan kuantitatif. CV Pustaka Ilmu Group.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2020 tentang standar antropometri anak.

Kusumaningrum, P. R., Khayati, F. N., & Arvita, D. (2022). Gambaran pengetahuan ibu tentang gizi pada balita. Jurnal Keperawatan Notokusumo, 10(1), 1–10.

Madiha, S. N. Z., Arief, R. Q., & Lusiana, N. (2025). Hubungan pengetahuan ibu, pendidikan ibu, dan pendapatan keluarga dengan status gizi balita. Jurnal Ilmiah Gizi Kesehatan, 7(2), 65–75.

Najwatory, K., & Priasmoro, D. P. (2025). Hubungan pengetahuan ibu tentang gizi dengan status gizi balita di Posyandu Desa Tempursari. Jurnal Penelitian Keperawatan Kontemporer, 6(1).https://doi.org/10.59894/jpkk.v6i1.1121

Notoatmodjo, S. (2014). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Rineka Cipta.

Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi penelitian kesehatan. Rineka Cipta.

Pemerintah Kabupaten Malang. (2025). Pemkab Malang prioritaskan percepatan penurunan stunting. Radio Republik Indonesia. https://rri.co.id/malang/kesehatan/1920368/about.html

Pratiwi, W. D. (2025). Hubungan pendidikan, pekerjaan, dan pola asuh ibu dengan status gizi pada balita: Literature review. Jurnal Ners, 9(2), 2607–2611. https://doi.org/10.31004/jn.v9i2.43563

Sugiyono. (2020). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Edisi ke-2). Alfabeta.

Sundari, S., & Khayati, Y. N. (2020). Analisis hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang gizi dengan status gizi balita. Indonesian Journal of Midwifery, 3(1). https://doi.org/10.35473/ijm.v3i1.343

UNICEF. (2020). UNICEF conceptual framework on maternal and child nutrition.

UNICEF, World Health Organization, & World Bank Group. (2023). Levels and trends in child malnutrition: Key findings of the 2023 edition. World Health Organization.

World Health Organization. (2023). Child growth standards. https://www.who.int/tools/child-growth-standards

World Health Organization. (2023). Infant and young child feeding. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/infant-and-young-child-feeding

World Health Organization. (2024). Malnutrition. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/malnutrition

Yanti, A. Y., Wulandhari, Y., & Bahriyah, F. (2021). Hubungan pengetahuan ibu dengan status gizi balita di Desa Redang Seko Kecamatan Lirik. Al-Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 10(2), 116–121. https://doi.org/10.35328/kesmas.v10i2.2087

Zega, S. N. K., Barus, M. B., Pujiastuti, M., & Novitarum, L. (2022). Gambaran tingkat pengetahuan ibu tentang gizi balita di Puskesmas Padang Bulan Selayang II Medan tahun 2021. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(2), 15639–15652. https://doi.org/10.31004/jptam.v6i2.4864

Downloads

Published

27-07-2026

How to Cite

Yuana Rifiana, & Dion Kunto Adi Patria. (2026). Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu dengan Status Gizi Balita Usia 1-5 Tahun di Posyandu Desa Asrikaton Kabupaten Malang : Penelitian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 5(1), 1950–1956. https://doi.org/10.31004/jerkin.v5i1.7367