Peningkatan Pemberian Asuhan Keperawatan Melalui Optimalisasi Interaksi Terapeutik Perawat dengan Pasien Sesuai Standar Waktu Minimal Pelayanan Keperawatan di Ruangan MPKP Mandau I Rumah Sakit Jiwa Tampan Provinsi Riau Tahun 2026

Pengabdian

Authors

  • Erma Kasumayanti Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
  • Ridha Hidayat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
  • Siti Hotna Siagian Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
  • Triswan Simatupang Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

DOI:

https://doi.org/10.31004/jerkin.v5i1.7467

Keywords:

asuhan keperawatan; interaksi terapeutik; perawat; standar waktu pelayanan; rumah sakit jiwa. (Nursing care; therapeutic interaction; nurse; service time standards; mental hospital).

Abstract

Optimalisasi pemberian asuhan keperawatan pada pasien rawat inap, khususnya di pelayanan kesehatan jiwa yang membutuhkan pelaksanaan interaksi terapeutik yang terencana sesuai kebutuhan dan tingkat ketergantungan pasien. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemberian asuhan keperawatan melalui optimalisasi interaksi terapeutik perawat dengan pasien sesuai standar waktu minimal pelayanan keperawatan di Ruangan MPKP Mandau I Rumah Sakit Jiwa Tampan Provinsi Riau Tahun 2026. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap persiapan meliputi koordinasi dengan kepala ruangan dan ketua tim, identifikasi permasalahan, serta penyusunan instrumen kegiatan. Tahap pelaksanaan dilakukan melalui sosialisasi saat handover, edukasi mengenai pengaturan waktu pelayanan berdasarkan tingkat ketergantungan pasien menggunakan rumus Gillies, pendampingan penggunaan checklist, serta penyesuaian pembagian pasien sesuai jumlah perawat yang bertugas. Evaluasi dilakukan melalui observasi pelaksanaan interaksi terapeutik dan wawancara dengan perawat serta pasien. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa dari 18 pasien yang dilakukan identifikasi awal, terdapat 9 pasien yang belum memperoleh asuhan keperawatan secara optimal. Setelah dilakukan implementasi, sebanyak 6 pasien (66,7%) mengalami peningkatan dalam pemenuhan asuhan keperawatan melalui interaksi terapeutik yang lebih terstruktur, sedangkan 3 pasien (33,3%) masih memerlukan tindak lanjut. Kegiatan PKM ini menunjukkan bahwa optimalisasi interaksi terapeutik melalui edukasi, pendampingan, penggunaan checklist, dan pengaturan beban kerja perawat dapat mendukung peningkatan kualitas pemberian asuhan keperawatan. Disarankan agar kegiatan monitoring, supervisi, dan evaluasi dilakukan secara berkala untuk mempertahankan keberlanjutan penerapan interaksi terapeutik sesuai standar pelayanan keperawatan.

References

Abraham, S. A., Nsatimba, F., Agyare, D. F., Agyeiwaa, J., Opoku-Danso, R., Ninnoni, J. P., Doe, P. F., Kuffour, B. O., Anumel, B. K., Berchie, G. O., Boso, C. M., Druye, A. A., Okantey, C., Owusu, G., Obeng, P., Amoadu, M., & Commey, I. T. (2024). Barriers and outcomes of therapeutic communication between nurses and patients in Africa: a scoping review. BMC Nursing, 23(1). https://doi.org/10.1186/s12912-024-02038-0

Afriani, T., Tutik, R., Hariyati, S., Handiyani, H., & Wulandari, D. F. (2025). Caring: Indonesian Journal of Nursing Science Nurses’ Satisfaction with a Web-Based Application for Calculating Nursing Staff Based on Patient Dependency Levels and Unit Workload in Hospitals. Caring: Indonesian Journal of Nursing Science, 7(1), 123–130. https://doi.org/10.32734/ijns.v7i1.209

Appiah, E. O., Oti-Boadi, E., Ani-Amponsah, M., Mawusi, D. G., Awuah, D. B., Menlah, A., & Ofori-Appiah, C. (2023). Barriers to nurses’ therapeutic communication practices in a district hospital in Ghana. BMC Nursing, 22(1). https://doi.org/10.1186/s12912-023-01191-2

Damanik, M., Fahmy, R., & Merdawati, L. (2020). Gambaran Keakuratan Dokumentasi Asuhan Keperawatan. Jurnal Kesehatan Andalas, 8(4). https://doi.org/10.25077/jka.v8i4.1131

Kwame, A., & Petrucka, P. M. (2021). A literature-based study of patient-centered care and communication in nurse-patient interactions: barriers, facilitators, and the way forward. In BMC Nursing (Vol. 20, Number 1). BioMed Central Ltd. https://doi.org/10.1186/s12912-021-00684-2

Machailo, R., Koen, M. P., & Matsipane, M. J. (2025). A Conceptual Framework for Empowerment of Psychiatric Nurses Caring for Children With Mental Health Challenges. International Journal of Environmental Research and Public Health, 22(3), 396. https://doi.org/10.3390/ijerph22030396

Nurmala Sari. (2026). Analisis Beban Kerja dan Kebutuhan Tenaga Perawat dengan Metode Gillies di Instalasi Rawat Inap Ruangan NS 3B Rumah Sakit Grandmed Lubuk Pakam. SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 5(1), 38–52. https://doi.org/10.55123/sehatmas.v5i1.6747

Pun, J. (2021). Factors associated with nurses’ perceptions, their communication skills and the quality of clinical handover in the Hong Kong context. BMC Nursing, 20(1). https://doi.org/10.1186/s12912-021-00624-0

Rasi Rahagia, & Dewi Nurhanifah. (2026). Relationship of nurse therapeutic communication to inpatient satisfaction. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 14(1), 27–35. https://doi.org/10.35816/jiksh.v14i1.307

Thomas, D., Newcomb, P., & Fusco, P. (2019). Perception of Caring Among Patients and Nurses. Journal of Patient Experience, 6(3), 194–200. https://doi.org/10.1177/2374373518795713

Yetti, K., Dewi, N. A., Wigiarti, S. H., & Warashati, D. (2021). Nursing handover in the Indonesian hospital context: Structure, process, and barriers. Belitung Nursing Journal, 7(2). https://doi.org/10.33546/bnj.1293

Downloads

Published

20-07-2026

How to Cite

Erma Kasumayanti, Ridha Hidayat, Siti Hotna Siagian, & Triswan Simatupang. (2026). Peningkatan Pemberian Asuhan Keperawatan Melalui Optimalisasi Interaksi Terapeutik Perawat dengan Pasien Sesuai Standar Waktu Minimal Pelayanan Keperawatan di Ruangan MPKP Mandau I Rumah Sakit Jiwa Tampan Provinsi Riau Tahun 2026: Pengabdian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 5(1), 1503–1508. https://doi.org/10.31004/jerkin.v5i1.7467