Literasi Penyakit Genetik Bagi Guru MGMP IPA Kabupaten Jombang Melalui Program Edukasi Dan Penyuluhan Kolaboratif

Pengabdian

Authors

  • Nurul Jadid Mubarakati Universitas Negeri Surabaya
  • Isnawati Universitas Negeri Surabaya
  • Fitriari Izzatunnisa Muhaimin Universitas Negeri Surabaya
  • Ahmad Fudhaili Universitas Negeri Surabaya
  • Putut Rakhmad Purnama Universitas Negeri Surabaya
  • Atan Pramana Universitas Negeri Surabaya
  • Sari Fitriyaningsih Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.31004/jerkin.v5i1.7497

Keywords:

Literasi, genetika, penyuluhan, Pembelajaran Kolaboratif, Edukasi Kesehatan

Abstract

Perkembangan teknologi genetika telah memberikan dampak besar terhadap berbagai aspek kehidupan, termasuk bidang pendidikan dan kesehatan. Namun, rendahnya tingkat literasi genetik di kalangan guru menyebabkan keterbatasan dalam penyampaian konsep genetika secara tepat kepada siswa dan masyarakat. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) IPA di SMPN 1 Bareng, Kabupaten Jombang, melalui edukasi dan penyuluhan kolaboratif berbasis literasi genetik. Metode kegiatan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan dilakukan dalam bentuk seminar, diskusi kelompok, serta pembagian booklet “Literasi Genetik untuk Masyarakat”. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada nilai rata-rata peserta dari 74% menjadi 94%. Selain itu, 95% peserta menyatakan kegiatan sangat bermanfaat untuk diterapkan dalam pembelajaran. Hasil ini menunjukkan bahwa pendekatan kolaboratif antara akademisi dan MGMP efektif dalam meningkatkan literasi genetik guru sekaligus mendukung integrasi konsep genetika dalam kurikulum sains sekolah menengah.

References

Fadilah, R., & Pramono, D. (2023). Pengembangan Kompetensi Guru melalui Model Training of Trainers Literasi Sains. Jurnal Inovasi Pendidikan, 12(1), 45–56. https://doi.org/10.21009/jip.12.1.45

Genetics Education Network. (2020). Genetic Literacy for Educators: Enhancing Science Teaching in the Genomic Era. London: GEN Press.

Lave, J., & Wenger, E. (1991). Situated Learning: Legitimate Peripheral Participation. Cambridge University Press.

Lee, M., Tan, S., & Chong, L. (2021). Visual-Based Learning in Science Literacy Enhancement. International Journal of Science Education, 43(4), 612–629. https://doi.org/10.1080/09500693.2020.1864061

Nasution, M. A., & Sihombing, L. (2019). Peran Literasi Genetika dalam Pendidikan Kesehatan Masyarakat di Indonesia. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 15(2), 112–118. https://doi.org/10.15294/kemas.v15i2.20431

Rahayu, S., & Munandar, A. (2022). Penguatan Kompetensi Guru Biologi melalui Literasi Sains dan Teknologi. Jurnal Inovasi Pendidikan Sains, 8(1), 23–31. https://doi.org/10.21831/jips.v8i1.46783

Setiawan, I. M., & Pratama, M. A. (2020). Pengembangan Literasi Genetika dalam Pembelajaran Biologi. Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia, 6(1), 35–42. https://doi.org/10.22219/jpbi.v6i1.11010

Syahputra, D., & Rachmawati, L. (2021). MGMP sebagai Wadah Pengembangan Kompetensi Guru SMP: Implementasi dan Tantangan. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah, 14(3), 213–220. https://doi.org/10.21009/jpps.143.03.

Downloads

Published

23-07-2026

How to Cite

Nurul Jadid Mubarakati, Isnawati, Fitriari Izzatunnisa Muhaimin, Ahmad Fudhaili, Putut Rakhmad Purnama, Atan Pramana, & Sari Fitriyaningsih. (2026). Literasi Penyakit Genetik Bagi Guru MGMP IPA Kabupaten Jombang Melalui Program Edukasi Dan Penyuluhan Kolaboratif: Pengabdian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 5(1), 1811–1818. https://doi.org/10.31004/jerkin.v5i1.7497