Gerakan Konservasi dan Edukasi Wisata Pesisir Desa Wairbleler, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur

Pengabdian

Authors

  • Michael Rudolfus Sawu Program Studi Ekowisata, Politeknik Cristo Re
  • Rosalina Andriyani Ebang Pareira Politeknik Cristo Re
  • Yosephina Kejang Politeknik Cristo Re

DOI:

https://doi.org/10.31004/jerkin.v5i1.7534

Keywords:

Conservation, Coastal Tourism, Community Service

Abstract

Wilayah pesisir Desa Wairbleler memiliki potensi ekowisata yang besar tetapi masih menghadapi persoalan rendahnya kesadaran lingkungan dan minimnya upaya pengelolaan pesisir secara berkelanjutan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan dan kepedulian lintas generasi terhadap konservasi pesisir sekaligus mendukung pengembangan wisata pesisir berbasis keberlanjutan. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan edukasi konservasi sejak usia dini, memperbaiki kondisi lingkungan pantai, menambah elemen vegetasi pesisir, serta memperkuat identitas lokasi wisata. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi konservasi kepada siswa sekolah dasar, aksi beach clean-up secara partisipatif, penanaman pohon kelapa di kawasan pesisir dan pemasangan signboard sebagai penanda dan informasi bagi pengunjung. Kegiatan dilaksanakan selama tiga hari dengan melibatkan dosen, mahasiswa, pemerintah desa, dan siswa SD di wilayah setempat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan antusiasme dan pemahaman siswa terhadap pentingnya menjaga ekosistem pesisir, berkurangnya sampah di pantai dengan total pengumpulan sebanyak 66 kg, penghijauan kawasan melalui penanaman 10 pohon kelapa, serta peningkatan visibilitas lokasi wisata melalui pemasangan signboard.

References

Braun, V. and Clarke, V. (2006), “Using thematic analysis in psychology”, Qualitative Research in Psychology, Vol. 3 No. 2, pp. 77-101, doi: 10.1191/1478088706qp063oa.

Harianto. (2025). Kontribusi Generasi Muda Melalui Penanaman Mangrove sebagai Upaya Edukasi dan Peningkatan Kesadaran Lingkungan Kawasan Pesisir di Pantai Batu Tunggal – Kabupaten Bangka. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung.

Junus, N., Mamu, K. Z., & Suaib, S. O. (2024). Peningkatan Kesadaran Masyarakat Dalam Menjaga Kelestarian Wilayah Pesisir Pantai. Bernas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 957–962.

Kemmis, S., McTaggart, R., Nixon, R., Kemmis, S., McTaggart, R., & Nixon, R. (2014). Introducing critical participatory action research. The action research planner: Doing critical participatory action research, 1-31.

Kumparan. (2025). Pemuda Sebagai Penggerak Solusi untuk Krisis Lingkungan. https://kumparan.com

Media Konservasi. (2022). Community Involvement and Social Empowerment in Tourism Development. Journal of Conservation.

Pradilia, A. D., Sudirman, A. A., & Idris, W. (2024). Edukasi Lingkungan Pesisir: Mengasah Kepedulian Generasi Muda Terhadap Ekosistem Laut. Mallomo: Journal of Community Service.

Downloads

Published

04-08-2026

How to Cite

Sawu, M. R., Rosalina Andriyani Ebang Pareira, & Yosephina Kejang. (2026). Gerakan Konservasi dan Edukasi Wisata Pesisir Desa Wairbleler, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur: Pengabdian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 5(1), 2408–2413. https://doi.org/10.31004/jerkin.v5i1.7534