Analisis Perbedaan Prioritas Bahaya antara UMKM Mebel dan UMKM Pengolahan Tahu di daerah XYZ
Penelitian
DOI:
https://doi.org/10.31004/jerkin.v5i1.7544Keywords:
K3 Sektor Informal, UMKM Mebel, UMKM Tahu, HIRA, Prioritas BahayaAbstract
Pekerja UMKM sektor informal menghadapi bahaya kerja yang karakteristiknya berbeda menurut jenis industri, namun kajian yang membandingkan langsung prioritas bahaya antara UMKM mebel/perkayuan dan UMKM tahu/olahan kedelai masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan membandingkan nilai risiko tertinggi pada setiap kategori bahaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3) antara UMKM mebel dan UMKM tahu menggunakan metode Hazard Identification and Risk Assessment (HIRA). Penelitian menggunakan desain deskriptif komparatif dengan pendekatan kualitatif, berdasarkan observasi dan wawancara terhadap pekerja UMKM mebel/perkayuan dan lima pekerja UMKM tahu/olahan kedelai, menghasilkan identifikasi bahaya yang dianalisis menggunakan matriks Probability x Severity (P x S). Hasil menunjukkan nilai risiko tertinggi UMKM mebel mencapai 16 (kategori Tinggi), pada bahaya kimia (debu kayu), ergonomi (cedera tulang belakang saat mengangkat kayu), dan fisik (kebisingan mesin blandar/ketam), sedangkan UMKM tahu hanya mencapai 12 (kategori Tinggi), pada bahaya fisik (kebisingan mesin giling, lantai licin, pencahayaan kurang), mekanik (pisau tajam saat memotong tahu), dan ergonomi (posisi duduk saat mengepres). Perbedaan ini menunjukkan bahwa titik bahaya prioritas pengendalian berbeda antara kedua jenis UMKM.
References
Anissah, N., Setiani, O., & Darundiati, Y. H. (2025). Literature review: Faktor risiko yang berhubungan dengan gangguan fungsi paru pekerja industri mebel di Indonesia. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 14(3).
Artiyani, M., Nurhalimah, S., & Hidayat, T. (2024). Penggunaan mesin produksi dan penerapan K3 pada UMKM. Jurnal Keselamatan Kerja Indonesia, 1(9), 15–23.
Diani Laksono, A., Setyaningsih, Y., & Lestantyo, D. (2024). Kepatuhan menggunakan alat pelindung diri (APD) di kalangan pekerja sektor informal di Indonesia: A literature review. Jurnal Kesehatan Masyarakat.
Fadillah, N., Subakir, S., & Yenni, M. (2024). Faktor-faktor yang berhubungan dengan keluhan muskuloskeletal pada pekerja industri tahu di Kota Jambi tahun 2024. Jurnal Cakrawala Ilmiah, 4(4), 367–374.
Handani, A. B. C., Hadi, Y., & Putrianto, N. K. (2025). Identifikasi potensi bahaya menggunakan metode HAZOP termodifikasi di PT Kayu Mebel Indonesia. Sainsbertek Jurnal Ilmiah Sains & Teknologi, 5(2), 38–52.
International Labour Organization. (2019). Safety and health in the informal economy. ILO.
Julianto Tanesib, A., Luh Putu, R., & Ribka, L. (2025). Analisis risiko kelelahan kerja dan musculoskeletal disorders pada pekerja pabrik tahu di Kota Kupang. Jurnal Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan, 6(1), 1–9.
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Berkala. (2025). Risiko kecelakaan kerja pada sentra industri mebel Desa Serenan, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Berkala (JIKeMB), 7(1).
Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia. (2023). Data statistik UMKM tahun 2023.
Nurjannah, I., & Anggraeni, D. (2023). Potensi bahaya kerja pada pekerja di pabrik tahu ABC Malang. Jurnal Healthcare: Jurnal Kesehatan, 2(1), 72–78.
Oktafiani, S., & Darnoto, S. (2026). Hubungan lama kerja dan kebiasaan merokok dengan kapasitas vital paru pekerja industri mebel. Holistik Jurnal Kesehatan, 19(12), 3736–3743.
Prepotif: Jurnal Kesehatan Masyarakat. (2025). Analisis faktor risiko gangguan pendengaran pada pekerja industri: Review literatur. Prepotif: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(2).
Rahmasari, B. A. N. (2023). Identifikasi potensi bahaya menggunakan metode Hazard Identification and Risk Assessment (HIRA) dan Job Safety Analysis (JSA) pada lini produksi pembuatan tahu. Nuclear Physics, 13(1), 104–116.
Sahrul, H., & Mualim, M. (2023). Hubungan penggunaan alat pelindung diri (APD) dengan penyakit dermatitis kontak pada pekerja industri tahu di Kecamatan Singaran Pati Kota Bengkulu. Mitra Raflesia (Journal of Health Science), 15(2), 160–167.
Sambeko, B. E. M., Susanto, N., & Alfanan, A. (2024). Manual handling as contributor of low back pain for workers: A case study at PT Sumber Mandiri Jaya, Kabupaten Merauke. The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health, 13(1), 29–36.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Charisha Mahda Kumala

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












