Edukasi Bahaya Ergonomi dan Teknik Manual Handling bagi Pekerja UMKM Olahan Kedelai di daerah XYZ
Pengabdian
DOI:
https://doi.org/10.31004/jerkin.v5i1.7545Keywords:
Edukasi K3, Sektor Informal, UMKM, HIRA, Manual Handling, ErgonomiAbstract
Sektor informal, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), umumnya memiliki keterbatasan penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) karena minimnya pengetahuan pekerja mengenai bahaya di tempat kerja serta ketiadaan Alat Pelindung Diri (APD) yang memadai. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran seorang pekerja pada bagian pengangkatan dan pemindahan karung kedelai di UMKM olahan kedelai “Soya” mengenai bahaya kerja dan teknik kerja aman. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, identifikasi bahaya dengan metode Hazard Identification and Risk Assessment (HIRA), serta edukasi tatap muka disertai demonstrasi teknik manual handling ergonomis. Hasil identifikasi bahaya menunjukkan bahwa aktivitas kerja didominasi oleh bahaya ergonomi (postur membungkuk saat mengangkat dan mencurahkan beban) dan bahaya fisik/mekanik (lantai licin, troli beroda kecil, dan tumpukan karung tidak stabil), dengan kategori risiko dominan Sedang. Setelah edukasi, pekerja menunjukkan pemahaman yang lebih baik mengenai bahaya kerja dan mampu mempraktikkan teknik mengangkat beban dengan menekuk lutut, meskipun penerapan konsisten masih memerlukan pembiasaan dan pendampingan lanjutan. Kegiatan ini juga mendorong pengenalan Alat Pelindung Diri (APD) dasar berupa sarung tangan grip, sepatu boots anti-slip, dan earplug. Kesimpulannya, edukasi K3 berbasis identifikasi bahaya secara langsung efektif meningkatkan kesadaran keselamatan kerja pada pekerja sektor informal, meskipun keberlanjutannya memerlukan dukungan pemilik usaha dalam penyediaan sarana keselamatan kerja.
References
Amarifin, S., Rahim, A. F., & Ertitri, F. (2025). Edukasi postur kerja ergonomi dan penerapan latihan peregangan di industri saos Sumber Rasa Pandanwangi, Malang. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 2(12), 5562–5568.
Banunu, M., Oga, Y. P., Tokan, M. B., Mauguru, S. B., Ruli, L. P., & Roga, A. U. (2024). Penerapan keselamatan dan kesehatan kerja dengan metode HIRARC pada pekerja informal di pabrik tahu Oebufu, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur. Jurnal Abdi Insani, 11(4), 2596–2606.
Diani Laksono, A., Setyaningsih, Y., & Lestantyo, D. (2024). Kepatuhan menggunakan alat pelindung diri (APD) di kalangan pekerja sektor informal di Indonesia: A literature review. Jurnal Kesehatan Masyarakat.
Entianopa, E., Marisdayana, R., & Octavia, D. (2024). Edukasi postur kerja secara ergonomi untuk meredakan keluhan nyeri gangguan muskuloskeletal (MSDs) pada pekerja batik tulis. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 7(10), 4661–4672.
Fadillah, N., Subakir, S., & Yenni, M. (2024). Faktor-faktor yang berhubungan dengan keluhan muskuloskeletal pada pekerja industri tahu di Kota Jambi tahun 2024. Jurnal Cakrawala Ilmiah, 4(4), 367–374.
Farid, M., Fatchurrohman, N., & Dewi, A. (2025). Edukasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3) kepada pelaku UMKM pembuatan minyak gaharu. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dharma Andalas, 3(2), 40–45.
Haryudiniarti, A. N., Restuasih, S., & Harjiyanto, K. H. (2024). Perbaikan postur tubuh pekerja UMKM dengan intervensi ergonomi melalui perancangan kursi fleksibel. Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN), 7(1), 212–219.
International Labour Organization. (2019). Safety and health in the informal economy. ILO.
Khairani, N., & Utami, T. N. (2021). Pengaruh manual handling terhadap keluhan muskuloskeletal pada pekerja angkat angkut. Prepotif: Jurnal Kesehatan Masyarakat.
Kurniawan, Y., & Yani, S. (2023). Edukasi pentingnya penerapan keselamatan dan kesehatan kerja bagi pekerja informal. Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi Ipteks.
Nisia Putri Rinayu, Syuhada, I., Febrian, H. Y., & Andriani, N. L. Y. (2026). Peningkatan pengetahuan pencegahan low back pain melalui edukasi ergonomi berbasis diagnosis komunitas pada pekerja UMKM tahu dan tempe di Kota Mataram. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Cahaya Mandalika (Abdimandalika), 7(1), 106–111.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 50 Tahun 2012 tentang Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja.
Prasetyo, E., Ulfa, M., & Mubaroq, M. H. (2024). Optimalisasi peran Pos UKK (Upaya Kesehatan Kerja) pada pekerja sektor informal di Kabupaten Kudus. Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat.
Rahmasari, B. A. N. (2023). Identifikasi potensi bahaya menggunakan metode Hazard Identification and Risk Assessment (HIRA) dan Job Safety Analysis (JSA) pada lini produksi pembuatan tahu. Nuclear Physics, 13(1), 104–116.
Sosialisasi pengetahuan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) pada pekerja di Poklahsar Sumber Rejeki Pamekasan. (2026). Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Charisha Mahda Kumala

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












