Peningkatan Pengetahuan dan Kesadaran Masyarakat terhadap Risiko Infeksi Hantavirus melalui Program Edukasi Kesehatan
Pengabdian
DOI:
https://doi.org/10.31004/jerkin.v5i1.7878Keywords:
Hantavirus, Pendidikan Kesehatan, Sanitasi LingkunganAbstract
Infeksi Hantavirus merupakan penyakit zoonosis berbahaya yang ditularkan melalui ekskreta rodensia dengan potensi risiko tinggi di lingkungan berdensitas padat seperti lembaga pemasyarakatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran peserta mengenai risiko infeksi Hantavirus melalui program edukasi kesehatan. Kegiatan dilaksanakan pada 12 Juni 2026 di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Wonosari dengan melibatkan 45 orang peserta yang terdiri atas warga binaan dan petugas lapas. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan interaktif berbasis media visual serta evaluasi pemahaman menggunakan metode recall (tanya jawab lisan terstruktur). Hasil evaluasi menunjukkan rerata tingkat capaian pemahaman peserta sebesar 88,1%, yang mencakup pengenalan reservoir tikus, pemahaman mekanisme penularan via jalur inhalasi debu terkontaminasi, serta penguasaan langkah-langkah sanitasi lingkungan dan pencegahan primer. Hasil kegiatan ini mengonfirmasi bahwa intervensi edukasi kesehatan efektif sebagai strategi preventif non-farmakologis untuk membangun kesadaran kolektif dan membiasakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) guna menekan risiko penularan penyakit zoonosis di lingkungan khusus.
References
Centers for Disease Control and Prevention. (2024). Hantavirus Prevention.
Guo, Z., Pan, H., Wang, N., Xiao, Y., Zhang, Q., Ren, C., Liu, P., Wu, Q., Cai, L., Cheng, Y., Li, W., & Sun, D. (2026). Studies on prevalence of Hantavirus in small mammals in Southeast Asia: A systematic review and meta-analysis. PLOS Neglected Tropical Diseases, 20(3), e0014075. https://doi.org/10.1371/journal.pntd.0014075
Jonsson, C. B., Figueiredo, L. T. M., & Vapalahti, O. (2010). A global perspective on hantavirus ecology, epidemiology, and disease. Clinical Microbiology Reviews, 23(2), 412–441. https://doi.org/10.1128/CMR.00062-09
Kabwe, E., Davidyuk, Y., Shamsutdinov, A., Garanina, E., Martynova, E., Kitaeva, K., Malisheni, M., Isaeva, G., Savitskaya, T., Urbanowicz, R. A., Morzunov, S., Katongo, C., Rizvanov, A., & Khaiboullina, S. (2020). Orthohantaviruses, Emerging Zoonotic Pathogens. Pathogens (Basel, Switzerland), 9(9). https://doi.org/10.3390/pathogens9090775
Kumar, A. A., & John, J. (2026). Hantavirus: A Comprehensive Contemporary Review of Virology, Global Epidemiology, Clinical Variants, Diagnosis, Treatment, and Intensive Care Management. Indian Journal of Critical Care Medicine : Peer-Reviewed, Official Publication of Indian Society of Critical Care Medicine, 30(5), 430–442. https://doi.org/10.5005/jp-journals-10071-25215
Lukman, N., Kosasih, H., Ibrahim, I. N., Pradana, A. A., Neal, A., & Karyana, M. (2019). A Review of Hantavirus Research in Indonesia: Prevalence in Humans and Rodents, and the Discovery of Serang Virus. Viruses, 11(8), 698. https://doi.org/10.3390/v11080698
Mustonen, J., Henttonen, H., & Vaheri, A. (2024). Hantavirus Infections among Military Forces. Military Medicine, 189(3–4), 551–555. https://doi.org/10.1093/milmed/usad261
Tian, H., & Stenseth, N. Chr. (2019). The ecological dynamics of hantavirus diseases: From environmental variability to disease prevention largely based on data from China. PLOS Neglected Tropical Diseases, 13(2), e0006901. https://doi.org/10.1371/journal.pntd.0006901
Vial, P. A., Ferrés, M., Vial, C., Klingström, J., Ahlm, C., López, R., Le Corre, N., & Mertz, G. J. (2023). Hantavirus in humans: a review of clinical aspects and management. The Lancet. Infectious Diseases, 23(9), e371–e382. https://doi.org/10.1016/S1473-3099(23)00128-7
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhamad Iqbal Rhamadianto, Wanda Abrar, Nusaibah Mar’atush Shalihah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












