Penerapan Manajemen Operasional dan Rantai Pasok Sederhana pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah: Tinjauan atas Empat Studi Kasus
DOI:
https://doi.org/10.31004/jerkin.v5i2.8109Keywords:
manajemen operasional; rantai pasok; UMKM; manajemen persediaan; efisiensi produksiAbstract
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) umumnya menjalankan operasional dan pengadaan bahan baku secara sederhana, tanpa perencanaan produksi maupun pengelolaan persediaan yang terstruktur, sehingga rawan terhadap pemborosan biaya dan ketidakstabilan pasokan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana prinsip manajemen operasional dan rantai pasok sederhana diterapkan pada UMKM lintas sektor, serta dampaknya terhadap efisiensi dan daya saing usaha. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur, memanfaatkan empat artikel jurnal ilmiah nasional sebagai sumber data utama dilengkapi rujukan teori manajemen operasional dan rantai pasok sebagai kerangka konseptual. Analisis dilakukan secara deskriptif kualitatif melalui identifikasi, ekstraksi, perbandingan, dan sintesis atas empat studi kasus UMKM yang berbeda sektor, yaitu usaha kuliner, usaha parfum, kajian konseptual rantai pasok produksi, dan kajian manajemen operasional pada tiga puluh UMKM makanan dan minuman. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan prinsip Just In Time pada pengelolaan persediaan mampu menekan pemborosan bahan baku meski tetap menyisakan risiko kekurangan stok saat permintaan melonjak, bahwa teknik kuantitatif sederhana seperti Economic Order Quantity, Safety Stock, dan Reorder Point dapat membantu usaha mikro menentukan jumlah dan waktu pemesanan bahan baku secara lebih terukur. Keempat studi kasus juga menunjukkan bahwa keberhasilan penerapan manajemen operasional pada UMKM bergantung pada kesederhanaan metode yang dipakai, karena pelaku usaha kecil umumnya tidak memiliki sumber daya untuk menjalankan sistem yang rumit. Temuan ini mengindikasikan bahwa pendampingan manajemen operasional bagi UMKM sebaiknya diarahkan pada metode yang praktis dan mudah diterapkan, bukan sistem korporasi besar yang disederhanakan secara paksa.
References
Azzuhri, M. T. (2026). Penerapan Manajemen Operasional sebagai Strategi Peningkatan Daya Saing UMKM. 6(3), 742–747. https://doi.org/10.24127/diversifikasi.v6i3.12278
Barney, J. B. (1991). Firm Resources and Sustained Competitive Advantage. Journal Of Management, 17(1), 99–120. https://doi.org/10.1177/014920639101700108
Buffa, E. S., & Sarin, R. K. (1987). Modern Production / Operations Management. John Wiley & Sons.
Chintia, A., Zulfri, A., Rahma, Z., Fonataba5, N. S. H. P. W., & Sihombing, D. (2025). PERSEDIAAN PADA UMKM SASAGUN ANTI JABIR BY SIHUTUR HUTA. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sekolah Tinggi Ekonomi Dan Indo Global M, 5(1), 87–98. https://doi.org/10.36908/jimesha
E.Williamson, O. (1975). Markets and Hierarchies: Analysis and Antitrust Implications: A Study in the Economics of Internal Organization.
Ertin, M. R., & Martini, N. (2025). Evaluasi strategi manajemen persediaan sederhana pada UMKM parfum : Studi kasus 24 Rose Parfum Evaluation of simple inventory management strategies in perfume SMEs : A case study of 24 Rose Parfum. Jurnal Bisnis Mahasiswa, 5(5), 2636–2648. https://doi.org/10.60036/jbm.839
Lee, H. L., Padmanabhan, V., & Seungjin, W. (1997). Information Distortion in a Supply Chain: The Bullwhip Effect. Management Science, 43(4), 546–558. https://doi.org/10.1287/mnsc.43.4.546
Mentzer, J. T., DeWitt, W., Keebler, J. S. ., Min, S., Nix, N. W., Smith, C. D., & Zacharia, Z. G. (2001). Defining Supply Chain Management. Journal of Business Logistics, 22(2), 1–25. https://doi.org/10.1002/j.2158-1592.2001.tb00001.x
Ohno, T. (1988). Toyota Production System: Beyond Large-Scale Production.
Slack, N., Brandon-Jones, Alistair, & Johnston, R. (2013). Operations Management.
Sofjan Assauri. (2016). Manajemen operasi produksi : pencapaian sasaran organisasi berkesinambungan. PT RajaGrafindo Persada.
Suhara, A., Ratnasari, N., & Firman Wahyudi. (2024). Penerapan Strategi Supply Chain Manajemen dalam Optimalisasi Proses Production untuk Mencapai Keunggulan Kompetitif. MANDALIKA, 5(2), 288–294. https://doi.org/10.36312/jml.v6i1.3564
Taylor, F. W. (1911). The Principles of Scientific Management. Harper & Brothers.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ainun Saskia, Jemelly Prisya Simanjuntak, Raymon Pernando Pasaribu, Khairani Alawiyah Matondang

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












