Gambaran Kondisi Lingkungan dan Kualitas Air Bersih Rumah Balita Stunting di Kabupaten Kediri

Pengabdian

Authors

  • Lilis Sulistyorini Universitas Airlanggga
  • R.Azizah Universitas Airlanggga
  • Novi Dian Arfiani Universitas Airlanggga
  • J.Mukono Universitas Airlanggga
  • Soedjajadi Keman Universitas Airlanggga
  • Ririh Yudhastuti Universitas Airlanggga
  • Sudarmaji Universitas Airlanggga
  • Retno Adriyani Universitas Airlanggga
  • Corie Indria Prasasti Universitas Airlanggga
  • Muhammad Farid Dimjati Lusno Universitas Airlanggga
  • Kusuma Scorpia Lestari Universitas Airlanggga
  • Khuliyah Candraning Diyanah Universitas Airlanggga
  • Aditya Sukma Pawitra Universitas Airlanggga
  • Zida Husnina Universitas Airlanggga
  • Ratna Dwi Puji Astuti Universitas Airlanggga
  • Ratnaningtyas Wahyu Kusuma Wardani Universitas Airlanggga
  • Endang Dwiyanti Universitas Airlanggga
  • Hana’ Izdihar Universitas Airlanggga
  • Avita Fitri Agustin Universitas Airlanggga
  • Yulfa Tiara Kencana Universitas Airlanggga

DOI:

https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i1.2057

Keywords:

Clean Water, E. Coli, Environmental Condition, Community Based Total Sanitation, Stunting

Abstract

Indonesia has the third highest prevalence of stunting in Southeast Asia. One of the main factors is poor environmental hygiene and sanitation, which causes infections and impaired nutrient absorption in children under five. Inadequate sanitation and poor water quality increase the risk of stunting. In Silir Village, Wates Sub-district, there were 18 cases of stunting in December 2023. To address this, a holistic approach is needed, including the implementation of the 5 Pillars of Community-Based Total Sanitation (STBM). The community service was conducted in three stages: preparation, implementation, and evaluation. Activities included water quality checks (all water samples contained E.coli), hygiene education, sanitation inspections, and assistance with water, waste, and liquid waste management. Education related to stunting and environmental conditions was conducted, along with a pre-test and post-test that showed an increase in the average score from 69.9 to 73.1. Further intervention is needed to improve the bacteriological quality of drinking water in the homes of stunted toddlers in Silir Village.

References

Adriany, F., Hayana, H., Nurhapipa, N., Septiani, W., & Sari, N. P. (2021). Hubungan Sanitasi Lingkungan dan Pengetahuan dengan Kejadian Stunting pada Balita di Wilayah Puskesmas Rambah. Jurnal Kesehatan Global, 4(1), 17–25. https://doi.org/10.33085/jkg.v4i1.4767

Aisah, S., Ngaisyah, R. D., & Rahmuniyati, M. E. (2019). Personal Hygiene dan Sanitasi Lingkungan Berhubungan dengan Kejadian Stunting di Desa Wukirsari Kecamatan Cangkringan. Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu, 1(2), 49–55. http://prosiding.respati.ac.id/index.php/PSN/article/download/182/176

Beal, T., Tumilowicz, A., Sutrisna, A., Izwardy, D., & Neufeld, L. M. (2018). A review of child stunting determinants in Indonesia. Maternal and Child Nutrition, 14(4), 1–10. https://doi.org/10.1111/mcn.12617

Christine, C., Politon, F. V. M., & Hafid, F. (2022). Sanitasi rumah dan stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Labuan Kabupaten Donggala. AcTion: Aceh Nutrition Journal, 7(2), 146. https://doi.org/10.30867/action.v7i2.536

Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri. (2022). Profil Kesehatan Kabupaten Kediri Tahun 2022. In Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri.

Hasandi, L. A., Maryanto, S., & Anugrah, R. M. (2019). Hubungan Usia Ibu Saat Hamil dan Pemberian ASI Eksklusif dengan Kejadian Stunting Pada Balita di Dusun Cemanggal Desa Munding Kabupaten Semarang. Jurnal Gizi Dan Kesehatan, 11(25), 29–38. https://doi.org/10.35473/jgk.v11i25.15

Heryanto, H., & Martha, E. (2019). Kajian Faktor Penyebab Dan Intervensi Gizi Spesifik Untuk Pencegahan Stunting Di Kabupaten Lampung Utara. Jukema (Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh), 5(2), 413–425. https://doi.org/https://doi.org/10.37598/jukema.v5i2.737

Kementerian Kesehatan. (2021). Petunjuk Teknis Penyusunan dan Pelaksanaan Strategi Komunikasi Perubahan Perilaku Percepatan Pencegahan Stunting. In Kementerian Kesehatan RI. Kementerian Kesehatan RI. https://promkes.kemkes.go.id/download/fpkk/files49505Juknis Implementasi KPP Stunting_ISBN_13072021.pdf%0Astunting.go.id

Kementerian Kesehatan RI. (2018). Situasi Balita Pendek (Stunting) di Indonesia. www.depkes.go.id

Kementrian Kesehatan RI. (2022). Apa itu Stunting? Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan. https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/1516/apa-itu-stunting

Kusumawati, A. H., Abriyani, E., Apriana, S. D., Sahevtiani, S., & Fadhilah, K. N. (2021). Gerakan Pencegahan Stunting Melalui Pemberdayaan Masyarakat di Desa Duren, Kecamatan Klari. Jurnal Buana Pengabdian, 3(1), 115–123.

Notoatmodjo, S. (2018). Ilmu Perilaku Kesehatan. Rineka Cipta.

Sari, R., & Sulistianingsih, A. (2017). Faktor Determinan yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting Pada Balita di Kabupaten Pesawaran Lampung. Jurnal Wacana Kesehatan, 2(2), 208–218. https://doi.org/10.52822/jwk.v2i2.51

Yoga, I. T., & Rokhaidah, R. (2020). Pengetahuan Ibu Tentang Stunting Pada Balita Di Posyandu Desa Segarajaya. Indonesian Journal of Health Development, 2(3), 183–192. https://doi.org/https://doi.org/10.52021/ijhd.v2i3.74

Zahra, A. S., Ahmad, H., Islam, F., & Ashari, A. E. (2024). Gambaran Sanitasi Lingkungan Terhadap Balita Stunting di Desa Pasa’bu Tapalang Barat. Jurnal Kesehatan Lingkungan Mapaccing, 2(1), 15–22. https://doi.org/https://doi.org/10.33490/mpc.v2i1.1155

Downloads

Published

30-07-2025

How to Cite

Lilis Sulistyorini, R.Azizah, Novi Dian Arfiani, J.Mukono, Soedjajadi Keman, Ririh Yudhastuti, Sudarmaji, Retno Adriyani, Corie Indria Prasasti, Muhammad Farid Dimjati Lusno, Kusuma Scorpia Lestari, Khuliyah Candraning Diyanah, Aditya Sukma Pawitra, Zida Husnina, Ratna Dwi Puji Astuti, Ratnaningtyas Wahyu Kusuma Wardani, Endang Dwiyanti, Hana’ Izdihar, Avita Fitri Agustin, & Yulfa Tiara Kencana. (2025). Gambaran Kondisi Lingkungan dan Kualitas Air Bersih Rumah Balita Stunting di Kabupaten Kediri: Pengabdian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(1), 2764–2771. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i1.2057

Most read articles by the same author(s)