Dimensi Kearifan Lokal Masyarakat Bali Dalam Antologi Cerpen Malam Pertama Calon Pendeta Karya Gde Aryantha Soethama
Penelitian
DOI:
https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i1.2161Keywords:
kearifan lokal, bali, jim ife, antropologi, sastraAbstract
Penelitian ini membahas kearifan lokal masyarakat Bali yang tercermin dalam antologi cerpen Malam Pertama Calon Pendeta karya Gde Aryantha Soethama dengan menggunakan teori kearifan lokal menurut Jim Ife. Cerpen ini menggambarkan kehidupan masyarakat Bali yang penuh dengan tradisi, sistem kasta, dan adat yang mempengaruhi kehidupan sosial sehari-hari, di mana tokoh-tokoh cerita harus menghadapi dilema antara pilihan pribadi dan tuntutan sosial. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dimensi-dimensi kearifan lokal dalam cerpen tersebut. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui membaca berulang kali, mencatat, serta memverifikasi teks dan referensi terkait. Data yang diperoleh dianalisis dengan pendekatan antropologi sastra, berfokus pada enam dimensi kearifan lokal menurut Jim Ife: (1) pengetahuan lokal, (2) kebudayaan lokal, (3) sumber daya lokal, (4) keterampilan lokal, (5) proses lokal, dan (6) kerja dalam solidaritas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat delapan belas budaya yang teridentifikasi dalam keenam dimensi tersebut, yang menggambarkan kesenian, upacara adat, profesi, dan nilai-nilai sosial masyarakat Bali.
References
Afrizal. (2016). Metode Penelitian Kualitatif: Sebuah Upaya Mendukung Penggunaan Penelitian Kualitatif dalam Berbagai Disiplin Ilmu. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Ambarnuari, Mery., dkk. (2022). Upacara Nilapati Sebuah Investasi Ritual Menuju Keselamatan Dunia Dan Akhirat (Studi Kasus Pada Warga Pasek). Jurnal:Pangkaja. 20(1) 32-33.
Aryanata, Trisna N. (2016). Budaya dan Perilaku Berjudi: Kasus Tajen Di Bali. Jurnal:Ilmu Perilaku. 1(1) 3-4.
Baihaqi, Iwan. (2024). Kearifan Lokal Bali dalam Novel Tarian Bumi Karya Oka Rusmini. Skripsi. Universitas Malang: Malang.
Damono, S.D. (1979). Novel Sastra Indonesia Sebelum Perang. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa.
Danu & Samador. (2020). Kearifan Local Manggarai dalam Antologi Cerpen Perjalanan Mencari Ayam Karya Armin Bell: Kajian Antropologi Sastra di UNIKA Santun Paulus Ruteng. Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Bahasa 3(2) 158-161.
Didipu, Herman. (2021). Kritik Sastra. Yogyakarta: Zahir Publishing
Dwipayana, IKadek Adhi., dkk. (2019).Legitimasi Hegemoni Hukum Adat dalam Karya Sastra Berlatar Kultural Bali. Jurnal:Ilmu Budaya. 7 (2) 177.
Endaswara, Suwardi. (2011). Metodologi Penelitian Sastra. Jakata: PT Buku Seru Graha Ilmu.
Endraswara, Suwardi. (2013). Metode Penelitian Antropologi Sastra. Yogyakarta: Penerbit Ombak.
Endraswara, Suwardi. (2013). Metode Penelitian Psikologi Sastra. Yogyakarta: Media Presindo.
Guinem.(2020). Kajian Antropologi Sastra dalam Novel Dua Ibu Karya Arswendo Atmowiloto. Skripsi. Nusa Tenggara Barat:Universitas Muhamadiah Mataram.
Hadijah & Harpriyanti. (2023). Unsur Budaya dalam Kumpulan Cerepn Perempuan Mandi Bungas: Kajian Antropologi Sastra di STKIP PGRI Banjarmasin. Jurnal:Bahasa dan Pembelajarannya 8 (1) 35-38.
Hikmawati, Fenti. (2017). Metodologi Penelitian. Depok:PT RajaGrafindo Persada.
Idrus, Mohammad. (2009). Metode Penelitian Ilmu Sosial Pendekatan Kualitatif dan Kuantitatif Edisi Kedua. Jakarta:Penerbit Erlangga.
Imron, Ali. (2015). Dekontruksi Cultural Terhadao Feminisme dan Dekontruksi FeminisTerhadap Cultural dalamCerpen Malam PertamaSeorangPendeta. Jurnal :Trasformatikal 1 (2) 72.
Indriyana &Shofi. (2023). Realitas Sosial dalam Kumpulan Cerpen Pendek Aku Benci Tetapi Tuhan Tidak Karya Ani Ni Matul Khusna Dkk: Kajian Sosiologi Sastra di Universitas Pradaban. Jurnal:Pendidikan Bahasa Indonesia 2 (2) 65-68.
Istiqomah, Afifah., dkk. (2022). Kajian Antropologi Sastra dan Nilai Religious dalam Cerepen Orang-Orang Seberang Kali Karya Ahmad Tohari: di Universitas Sebelas Maret Surakarta dan Universitas Madako Tolitoli. Jurnal Digdaya: Pendidikan, Pengajaran dan Kebudayaan. 1(2) 1-3.
Koentjaraningrat. (2002). Pengantar Antropologi Pokok-Pokok Etnografi II. Jakarta:PT Rineka Cipta.
Kosasih, E. (2012). Dasar-dasar Keterampilan Sastra. Bandung: Yrama Widya.
Kurniasih, Rahma Mardiana.(2023). Aspek Moral dalam Cerpen Jimat Malowopati Karya Tegsa Teguh Satriyo:Tinjauan Semiotik. Haluan Sastra Budaya. 7 (1) 87.
Maharani.(2022). Representasi Realitas Kehidupan Sosial dalam Kumpulan Cerpen Surai Pandemi. Skripsi. Malang:Universitas Islam Malang.
Moleong, Lexy J. (2005). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Nurfadilah, (2019).Kajian Antopologi Sastra dalam Cerpen Celurit Hujan Panas Karya Zainul Muttaqin.Skripsi. Sumatra Utara:Universitas Muhamadiyah.
Nusantari., dkk. (2021). Gambaran Realitas Sosial Masyarakat Bali dalam Kumpulan Cerpen Aud Kelor Karya Carma Citra Wati: Kajian Teori Strukturalisme Genetik di Universitas PGRI Mahadewa Indonesia. Stalistika. 9 (2) 272- 277.
Pradopo., dkk. (2012). Metodelogi Penelitian Sastra. Yogyakarta: PT. Hanindita Graha Widya.
Priyanti. (2010). Membaca Sastra dengan Ancangan Literasi Kritis. Jakarta: Bumi Aksara.
Raditiyanto, Satria. (2020). Kehidupan Rumah Tangga Ni Krining dan Adji Punarbawa dalam Cerpen Malam Pertama Calon Pendeta Karya Gde Aryantha Soethama: Kajian Sosiologi Sastra di Universitas Sangga Buana YPKP. Jurnal Komunikasi 3 (1) 14-23.
Rahayu, Melina Putu. (2017). Tari Agirang: Usaha Mengubah Persepsi Masyarakat Bali Terhadap Joged Bumbung. Jurnal:Seni Tari. 9 (1) 1-3.
Ratna, Nyoman Kutha. (2010). Antropologi Sastra. Yogyakarta: Pustaka Belajar.
Ratna, Nyoman Kutha. (2015). Sastra Dan Cultural Studies Representasi Fiksi dan Fakta. Yogyakarta: Pustaka Belajar.
Sartini, Ni Wayan. (2004). Menggali Kearifan Lokal Nusantara Sebuah Kajian Filsafati. Jurnal:Filsafat. 37 (2) 111–120 .
Segara, Yoga Nyoman. (2020). “Bade Berdoa” Transformasi dan Komodifikasi Budaya dalam Upacara Ngaben di Bali. Jurnal: Seni Budaya. 35 (1) 96-97.
Soethama, Gde Aryantha. (2023). Malam Pertama Calon Pendeta. Jakarta: PT Kompas Media Nusantara.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&B. Bandung:Penerbit Alfabeta
Susanto., dkk. (2023). Etnografi Masyarakat Bali dalam Novel Tarian Bumi Karya Oka Rumini: Kajian Antropologi Sastra di Universitas Nasional. Jurnal:Bastra 8 (2) 176-178.
Sutardi.(2011). Apresiasi Sastra. Lamongan: CV Pustaka Ilalang
Sutramiani, Putu Ni.,Dkk. (2015) Local Adaptive Thresholding Pada Preprocessing Citra Lontar Aksara Bali. Jurnal:Teknologi Elektro. 14 (1) 2-4.
Suwija, I Nyoman, dkk.(2019). InventarisasiTradisi Lisan Dongeng Bali, Penulisan Ceritanya, dan Analisis Nilai Pendidikan Karakter. diakses:https://www.academia.edu/95928222/Inventarisasi_Tradisi_Lisan_Dongeng_Bali_Penulisan_Ceritanya_dan_Analisis_Nilai_Pendidikan_Karakter
Umam, Khothibul. (2018). Ni Krining, Antara Pengorbanan dan Perlawanan dalam Budaya Partiarki Bali: Kajian Feminisme di Universitas Diponegoro. NUSA 13(4) 635-642.
Umardi, Sifana. (2022). Warna Lokal Bali pada Novel Taria Bumi Karya Oka Rusmini. Jurnal: Hasil Penelitian Bahasa Dan Sastra 18(1) 68-89.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2014 Tentang Perubahan atas Undang Undang Nomor 27 Tahun 2007 Tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir Dan Pulau-Pulau Kecil.
Vistari, Dian Komang. (2019). Persepsi Masyarakat Bali Terhadap Kesenian Joged Bumbung Mertasari di Desa Merapi Kecamatan Seputih Mataram Kabupaten Lampung Tengah. Skripsi. Bandar Lampung:Universitas Lampung.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Anggriyani Andi Bacok, Mohamad Karmin Baruadi, Zilfa Achmad Bagtayan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












