Penerapan Struktur Delapan Sequence Sebagai Kerangka Penulisan Naskah pada Film “Dalam Bayang”
DOI:
https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i2.3408Keywords:
Eight Sequence Structure, Scriptwriting, FilmAbstract
Penciptaan naskah film membutuhkan kerangka struktur yang mampu menjaga kesinambungan alur serta menegaskan perkembangan emosi tokoh. Karya ini bertujuan menciptakan naskah film Dalam Bayang dengan menggunakan pendekatan Eight Sequence Structure, yaitu pengembangan dari model tiga babak yang membagi cerita ke dalam delapan unit naratif. Proses penciptaan dilakukan dengan menerapkan teori sequence pada perancangan alur, karakter, dan konflik. Setiap sequence disusun untuk memuat fungsi dramatik tertentu, mulai dari pengenalan tokoh, pengembangan konflik, titik balik, hingga resolusi. Penerapan struktur ini membantu penulis menjaga ritme cerita sekaligus memastikan bahwa setiap adegan berperan signifikan terhadap keseluruhan narasi. Hasil penciptaan berupa naskah film Dalam Bayang berdurasi sekitar 30 menit yang mengisahkan Ryan, mahasiswa dengan cinta terpendam kepada sahabatnya, Rara. Melalui delapan sequence, konflik emosional keduanya berkembang secara bertahap hingga mencapai resolusi. Penerapan Eight Sequence Structure terbukti efektif dalam menghadirkan cerita yang padat, terarah, dan emosional, sekaligus menegaskan transformasi karakter sebagai inti pesan cerita.
References
Aldo, A. S. H. (2020). Film sebagai media dalam mengubah cara pandang masyarakat. Irama: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi, 15(2), 1–10.
Yang, Y., & Qin, K. (2024). Script analysis and directorial concept in the realm of drama and film. SHS Web of Conferences, 183, 01003. https://doi.org/10.1051/shsconf/202418301003
Pranata, R. (2021). Keterampilan menulis naskah film: Dari ide hingga skrip siap produksi. Jakarta: Pustaka Media Kreatif.
McKee, R. (2017). Story: Substance, structure, style, and the principles of screenwriting (Revised edition). New York, NY: HarperCollins.
Field, S. (2015). Writing a screenplay: The Syd Field paradigm. City University of New York. Retrieved from https://files.commons.gc.cuny.edu/wp-content/blogs.dir/4120/files/2018/08/Three-Act-Structure.Jim-Soto-glosses-SYD_FIELD.pdf
Fadhilah, N., & Manesah, L. (2025). Analisis penerapan struktur tiga babak teori Aristoteles dalam skenario film Key untuk meningkatkan suspense. ResearchGate.
Kristianto, B. R. D. (2021). Analisis struktur naratif tiga babak film. Jurnal Komunikologi, 3(1), 10–19
Addy, J. (2025). Is the three-act structure worthless? The Writing Cooperative. https://writingcooperative.com/is-the-three-act-structure-worthless-d490745d9c77
Gulino, P. J. (2024). Screenwriting: The sequence approach (2nd ed.). Bloomsbury Academic. ISBN: 979-8765104613.
Brislee, J. (2019). The sequence approach. The Story Department. https://www.thestorydepartment.com/the-sequence-approach
Vogler, C. (2017). The writer's journey: Mythic structure for writers (3rd ed.). Michael Wiese Productions. https://vogler.com/the-writers-journey/
Perelman, B. (2025). 8 Sequence Structure: The Best-Kept Screenwriting Secret. Screencraft. https://screencraft.org/blog/8-sequence-structure-the-best-kept-screenwriting-secret/
Santoso, R. (2020). Dasar-dasar storytelling: Teori dan praktik bercerita. Jakarta: Penerbit Media Kreatif.
Hidayat, F. (2021). Teknik bercerita: Strategi menyampaikan pesan dan informasi secara efektif. Bandung: Pustaka Edukasi.
Jarvis, B. (2023). Prioritizing narrative structure in large-scale film-music analysis. Music Theory Online, 29(1). https://www.mtosmt.org/issues/mto.23.29.1/mto.23.29.1.jarvis.html
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Qiyaadah Zahra, Dani Manesah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












