Pemberdayaan Remaja Putri Sebagai Duta Kesehatan Dalam Upaya Pencegahan Kanker Payudara
Pengabdian
DOI:
https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i2.3907Keywords:
Duta kesehatan ; Edukasi ; Kanker payudara ; Pemberdayaan remaja ; SADARIAbstract
Kanker payudara merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi pada perempuan, dan upaya promotif–preventif melalui deteksi dini perlu dilakukan sejak usia remaja. Rendahnya pengetahuan, sikap, serta praktik pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) pada remaja menunjukkan perlunya intervensi edukasi yang efektif dan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas remaja putri melalui pendidikan kesehatan dan pemberdayaan sebagai duta kesehatan berbasis pendekatan peer education. Kegiatan dilakukan di Desa Bukit Baling, Kabupaten Muaro Jambi, dan melibatkan 22 remaja putri. Metode kegiatan meliputi penyuluhan interaktif, pelatihan praktik SADARI menggunakan alat peraga, pre–post test, serta pembentukan duta kesehatan yang diberi pembekalan lanjutan untuk melakukan edukasi sebaya. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan dan keterampilan peserta, di mana 86,4% peserta mengalami peningkatan skor pengetahuan ≥20% setelah intervensi, dan 95,4% mampu mempraktikkan SADARI dengan benar. Selain itu, enam peserta terpilih telah diberdayakan sebagai duta kesehatan dan mulai melakukan kampanye edukatif dalam komunitas remaja. Evaluasi akhir menunjukkan bahwa 90,9% peserta menyatakan kegiatan ini meningkatkan kesadaran mereka terhadap deteksi dini kanker payudara. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman, sikap, dan keterampilan remaja serta membangun jejaring edukasi berkelanjutan melalui model pemberdayaan duta kesehatan. Ke depan, pendampingan lanjutan dan integrasi program di tingkat sekolah serta layanan kesehatan direkomendasikan agar dampak edukasi bersifat kontinu dan lebih luas.
References
Bray F, et al. (2022) ‘Global cancer statistics 2022: Globocan estimates of incidence and mortality worldwide for 36 cancers in 185 countries’, pp. 9–10. Available at: https://doi.org/10.1002/ijc.33588.
Canelo-aybar, C. et al. (2025) ‘Evaluation of breast cancer screening programmes : Candidate performance indicators and their association with breast cancer mortality’, 84(October), pp. 77–79. Available at: https://doi.org/10.1016/j.breast.2025.104621.
Dodd, S. et al. (2022) ‘School ‑ based peer education interventions to improve health : a global systematic review of effectiveness’, BMC Public Health, pp. 1–13. Available at: https://doi.org/10.1186/s12889-022-14688-3.
Herawati Jaya*, I.K. (2024) ‘Factors Influencing Breast Self-Examination (Bse) Behavior Among Adolescent Girls: A Mixed Methods Approach To Early Breast Cancer Detection’, Indonesian Journal of Global Health Research, 6(October), pp. 797–806.
Issa, E., Lahoud, R. and Abi-gerges, A. (2025) ‘Breast cancer screening practices during a multifaceted crisis : Data from Lebanon’, pp. 1–16. Available at: https://doi.org/10.1371/journal.pone.0325604.
Iswadi, Dkk.; (2025) ‘Meningkatkan Self Efficacy Dan Kesiapsiagaan Masyarakat Menghadapi Ancaman Bencana Kebakaran Hutan Dan Lahan (karhutla)’, Jurnal Mitra Prima ( JMP ), 7(1), pp. 1–8.
Kemenkes RI (2022) ‘Kanker Payudara Paling Banyak di Indonesia, Kemenkes Targetkan Pemerataan Layanan Kesehatan’. Indonesia.
Majid, M.A. et al. (2022) ‘Breast Cancer Awareness among Bandung Adolescents’, 8(1), pp. 35–40.
Sitindaon SR, D. (2024) ‘Peer education breast self examination terhadap perilaku remaja dalam deteksi kanker payudara : literatur riview’, 12(2), pp. 325–334.
Zalikha Al-Marzouqi*, et all (2025) ‘Barriers of breast self ‐ examination among Omani women’. Available at: https://doi.org/10.4103/abhs.abhs.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Sri Mulyati, Rica Tri Septinora, Chrismis Novalinda Ginting, Dwight Mahaputra Marulitua Hutapea, I Nyoman Ehrich Lister

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












