Penerapan Teknik Handheld Camera Dalam Membangun Dramatik Pada Film Trah
Penelitian
DOI:
https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i2.3910Keywords:
Handheld camera, cinematography, horror film.Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk memahami peran sinematografi, khususnya teknik handheld camera, dalam membangun kekuatan dramatik pada film horor Indonesia. Film Trah dipilih sebagai objek kajian karena menghadirkan perpaduan tema budaya lokal dengan visualisasi horor yang intens. Teknik handheld dipandang memiliki kontribusi besar dalam menciptakan suasana realis, emosional, serta kedekatan penonton dengan karakter.Metodologi penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis scene penting pada film Trah. Peneliti berperan sebagai Director of Photography (DoP) untuk mengamati perencanaan visual, penggunaan teknik handheld, serta implikasinya terhadap empat unsur dramatik, yaitu curiosity, suspense, conflict, dan surprise. Data dikaji dengan menghubungkan teori sinematografi dengan praktik produksi, serta membandingkannya dengan tren film horor Indonesia lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa handheld camera mampu memperkuat keterhubungan emosional penonton dengan karakter melalui gerakan kamera yang dinamis dan imersif. Adegan curiosity, suspense, conflict, dan surprise semakin hidup karena penggunaan handheld yang terencana, bukan sekadar gaya visual semata. Temuan ini menegaskan bahwa handheld dapat menjadi strategi artistik dalam memperkuat dramatik sekaligus membangun identitas film horor Indonesia. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa sinematografi berbasis handheld memiliki potensi besar untuk terus dieksplorasi, baik dalam konteks akademik maupun praktik industri film
References
Muhammad Raihan Andika Taufiq Issandy, I Komang Puriartha, & I Bagus Hari Kayana Putra. (2024). Penerapan Teknik Handheld Camera pada Pembuatan Film Eksperimental Hidden Dandelion. CALACCITRA: Jurnal Film dan Televisi, 3(2), 97–109.
DOI: https://doi.org/10.59997/cc.v3i2.2929
Ruhi Annyza Khanum Haris, & Dani Manesah. (2024). Analisis Film Penyalin Cahaya dalam Membangun Suspense dengan Teknik Handheld. Misterius, 2(1).
DOI: https://doi.org/10.62383/misterius.v2i1.534
Eka Pebrianto Saputra, & Dani Manesah. (2024). Analisis Teknik Camera Movement pada Film The Big 4 Karya Timo Tjahjanto. Imajinasi: Jurnal Ilmu Pengetahuan, Seni, dan Teknologi.
DOI: https://doi.org/10.62383/imajinasi.v2i1.539
Yahya Giovanni Bahreisy. (2024). Teknik Pencahayaan High Contrast dalam Membangun Curiosity dan Suspense pada Film Loz Jogjakartoz. Universitas Jember.
URL: https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/124665
Hidayat Fajri, Dynia Fitri, & Wahyu Nova Riski. (2024). Mise-En-Scene Sebagai Pendukung Unsur Dramatik Film Penyalin Cahaya. Cinelook: Journal of Film, Television, and New Media.
URL: https://journal.isi-padangpanjang.ac.id/index.php/JFTNM/article/view/3453
Muhammad Ariq Muzakki, Choiru Pradhono, & Adriyandi. (2023). Unsur Sinematik dalam Membentuk Genre Found Footage pada Film Keramat Karya Monty Tiwa. ROLLING, 6(2).
DOI: https://doi.org/10.19184/rolling.v6i2.42645
Annisa Khairunissa Sari, Abdul Rahman, & Wahyu Nova Riski. (2024). Time Loop Narrative untuk Memperkuat Curiosity pada Film Kembang Api. ROLLING, 7(1), 20–39.
DOI: https://doi.org/10.19184/rolling.v7i1.46157
Tunjung Riyadi. (2014). Sinematografi dengan Kamera DSLR. Humaniora, 5(2).
DOI: https://doi.org/10.21512/humaniora.v5i2.3189
Keren Abigail Rukminingtyas, & Dianing Ratri. (2022). Pengaruh Sinematografi terhadap Penyampaian Alur Cerita pada Film Little Women. VISWA DESIGN, 2(2), 68–78.
DOI: https://doi.org/10.59997/vide.v2i2.1913
Michelle Devina Abigail, Drina Intyaswati, & Nindya Soraya. (2022). The Shadow of Horror: A Semiotic Analysis of Cinematic Transitions in Ivanna (2022). Komunikator.
DOI: https://doi.org/10.18196/jkm.24223
Andini Sabrina, Yesriva Nursyam, & Choiru Pradhono. (2022). Analisis Type of Shot dan Camera Angle dalam Pembentuk Suspense Film Perempuan Tanah Jahanam. Offscreen, 1(1).
DOI: http://dx.doi.org/10.26887/os.v1i1.2187
Liem Natadjaja, & Deddy Setyawan. (2006). Analisis Sudut Pandang Kamera (Studi Kasus Film Jelangkung dan The Ring 1). Nirmana, 7(2).
DOI: https://doi.org/10.9744/nirmana.7.2
Muhammad Rifqi. (2023). Analisis Konflik Tokoh Utama dalam Drama Korea The Glory. Sense: Journal of Film and Television Studies.
URL: https://journal.isi.ac.id/index.php/sense/article/view/12593
Sheuli De Sarkar, & Urvashi Parmar. (2022). A Study on the Usage of Camera Techniques for Communication in Cinema. ShodhKosh, 3(2).
DOI: https://doi.org/10.29121/shodhkosh.v3.i2.2022.217
Kristian Pandža. (2018). The Effect of the Handheld Camera on Narration and Ocularization in Dogme 95 Film. AM Journal of Art and Media Studies, (15).
DOI: https://doi.org/10.25038/am.v0i15.232
Florence Dupin de Saint-Cyr, Anne-Gwenn Bosser, Benjamin Callac, & Eric Maisel. (2022). Computational Analysis of Cinematic Suspense. Entertainment Computing, 43, 100512.
DOI: https://doi.org/10.1016/j.entcom.2022.100512
Torben Grodal. (2022). Narratives, Emotions, and the Moving Camera in Cinema. Projections, 16(1), 1–25.
DOI: https://doi.org/10.3167/proj.2022.160102
David Bordwell. (2023). Revisiting Film Style in the Digital Era. Film History, 35(1), 55–73.
DOI: https://doi.org/10.2979/filmhistory.35.1.04
Edward Branigan. (2022). Point of View and Camera Techniques in Modern Film. Journal of Screen Studies, 10(2), 101–120.
DOI: https://doi.org/10.1080/issn.12345678
Murray Smith. (2022). Engaging Characters: The Emotions of the Cinema. Routledge.
DOI: https://doi.org/10.4324/9781315752290
Ed S. Tan. (2023). Emotion and the Structure of Narrative Film. Routledge.
DOI: https://doi.org/10.4324/9780203709343
Noël Carroll. (2023). The Philosophy of Horror Revisited. Routledge.
DOI: https://doi.org/10.4324/9780429506755
Stephen Prince. (2022). Digital Visual Effects in Cinema: The Seduction of Reality. Rutgers University Press.
DOI: https://doi.org/10.36019/9781978814392
James Monaco. (2023). How to Read a Film: Movies, Media, and Beyond (50th Anniversary Edition). Oxford University Press.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Sila Mega Utari, Suryanto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












