Implementasi Kepemimpinan Etis Kristiani Dalam Menangani Konflik Internal di Sekolah
DOI:
https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i3.4181Keywords:
konflik sekolah, kepemimpinan etis Kristiani, servant leadership, kasih agape, keteladanan, iklim sekolah harmonis.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalis implementasi kepemimpinan etis berbasis nilai-nilai kristiani, utamanya model servant leadership yang dijadikan sebagai solusi efektif untuk menangani dan mereduksi konflik di sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan model kepustakaan, penelitian mengkaji berbagai jurnal, buku dan literatur terkait konflik di satuan pendidikan dan pendekatan kepemimpinan berbasis nilai kristiani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik di lingkungan sekolah bersifat multidimensional dan melibatkan seluruh stakeholder. Penyebab utama munculnya konflik yaitu miskomunikasi, perbedaan kepentingan, pembagian tugas yang tidak merata,perbedaan nilai atau gaya kerja, kepemimpinan yang tidak konsisten, persaingan atau kecemburuan, masalah pribadi. Konflik dapat berulang bahkan berujung pada ranah hukum, jika tidak ditangani secara bijaksana.
Kepemimpinan etis Kristiani yang berlandaskan servant leadership dan nilai-nilai inti seperti kasih (agape), kerendahan hati, integritas, keadilan, keterbukaan, dan keteladanan Kristus (Markus 10:42–45; Yohanes 13:12–17; 1 Timotius 4:12) terbukti menjadi model paling efektif dalam mereduksi konflik, baik di sekolah Kristen maupun sekolah negeri yang dipimpin oleh pemimpin beriman. Penerapan model ini menciptakan budaya pelayanan, transparansi, dan saling mengasihi sehingga mampu mengubah iklim sekolah menjadi harmonis, meningkatkan kepuasan dan motivasi guru, menurunkan drastis kasus konflik yang berujung hukum, serta membentuk budaya sekolah yang mencerminkan nilai-nilai Kerajaan Allah. Penelitian ini merekomendasikan agar kepala sekolah menerapkan kepemimpinan hamba secara konsisten, yayasan/dinas pendidikan memasukkan pelatihan servant leadership Kristiani dalam pengembangan kepemimpinan, serta peneliti selanjutnya melakukan studi empiris di lapangan untuk mengukur efektivitas model ini secara kuantitatif dan kualitatif.
References
Belo, C.M.S. & Luji, D. S. (2025). Penerapan ajaran yesus tentang mengasihi musuh dalam resolusi konflik. Jurnal Teologi Kristen, 1(1), 1-13, https://ojs.penerbitalrelancegis.com/index.php/pistos/article/view/136
Bhidajat88. (2025). Servant Leadership — Robert K. Greenleaf. https://budihidajat.com/2025/10/07/servant-leadership-robert-k-greenleaf/
Creswell, J. W. (2016). Research Design: Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Darmawan, R. ( 2025, 29 Januari ). 25 Contoh Konflik Sosial di Sekolah dari Sisi Siswa, Guru, hingga Wali Murid. Diakses pada 1 Desember 2025, dari 25 Contoh Konflik Sosial di Sekolah dari Sisi Siswa, Guru, hingga Wali Murid https://nasional.sindonews.com/read/1522501/15/25-contoh-konflik-sosial-di-sekolah-dari-sisi-siswa-guru-hingga-wali-murid-1738112481
Enigma Pakar Edukasi. ( 2020, 28 Juni ). Membongkar Konlik Kepala Sekolah dengan Guru Youtube. https://www.youtube.com/watch?v=0o_m9Ne-hIk
Greenleaf RK,(1998). The Power of Servant Leadership. Berrett-Koehler Publisher.Inc
https://www.kristen-indonesia.com/2025/01/kasih-yang-tak-bersyarat-meneladani.html
Hutapea,LK dan Marbun R.C.(2025). PERAN TENAGA PENDIDIK DALAM MENANAMKAN NILAI-NILAI ANTI KORUPSI DAN NEPOTISME DALAM DUNIA PENDIDIKAN. Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/1799
Identif.2025. Strategi Mengelola Konflik di Sekolah: Menciptakan Lingkungan Belajar yang Positif .identif id.https://www.identif.id/strategi-mengelola-konflik-di-lingkungan-sekolah/
Kunniarti, D., Budjang, D., Imran. (2017). Faktor - Faktor Penyebab Konflik Sosial Antar Siswa Kelas IX SMP Negeri 3 Sungai Raya. Khatulistiwa : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran 6(12), 1-7
Lembaga Alkita Indonesia,(2002) Alkitab.Yayasan Sumber Sejahtera
Luminita, C. (2016). Conflicts between Teachers: Causes and Effects. New Approaches in Social and Humanistic Sciences: MEDIMOND, 89-93. ISBN 978-88-7587-728-6
Marbun, R,C. (2019). Kasih dan Kuasa ditinjau dari perspektif Etika Kristen. Jurnal Teologi “Cultivation” Vol. 3, No. 1 , 663 – 672, http://jurnal.iakntarutung.ac.id/index.php/jurnal-Teologi-Cultivatio
Muslim, N, Izzah., Irhas, Mariawati. ( 2025 ). Konflik Dalam Menjaga Harmoni Antara Guru Dan Siswa Di Smk Yapis Santongtahun 2025. MODELING: Jurnal Program Studi PGMI, 12(3), 180-197
Simatupang R,2025. KASIH YANG TAK BERSYARAT: MENELADANI YESUS DALAM HIDUP SEHARI-HARI
Sudin. (2023). Manajemen Konflik Berbasis Sekolah. Widina.Bandung
Suprapto.I (2025).Keteladanan Kepala Satuan Pendidikan (SATDIK). Kompasiana. https://www.kompasiana.com/isepsuprapto3146/68ae20f434777c29cb511022/keteladanan-kepala-satuan-pendidikan-satdik
Wardani, A.R,dkk.(2024). Peran Kepemimpinan Sekolah dalam Mengatasi Konflik Antar Guru dan Dampaknya terhadap Kinerja Institusi. Jurnal Insan Pendidikan dan Sosial Humaniora, 2(4), 182-197
Zed, Mestika. (2014). Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Rencan Carisma Marbun, Herawaty Nainggolan, Hendra Wanri Lumban Gaol

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












