Implementasi Kepemimpinan Etis Kristiani Dalam Menangani Konflik Internal di Sekolah

Authors

  • Rencan Carisma Marbun Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Tarutung
  • Indrawaty Gultom Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Tarutung
  • Herawaty Nainggolan Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Tarutung
  • Hendra Wanri Lumban Gaol Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Tarutung

DOI:

https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i3.4181

Keywords:

konflik sekolah, kepemimpinan etis Kristiani, servant leadership, kasih agape, keteladanan, iklim sekolah harmonis.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalis implementasi kepemimpinan etis berbasis nilai-nilai kristiani, utamanya model servant leadership yang dijadikan sebagai solusi efektif untuk menangani dan mereduksi konflik di sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan model kepustakaan, penelitian mengkaji berbagai jurnal, buku dan literatur terkait konflik di satuan pendidikan dan pendekatan kepemimpinan berbasis nilai kristiani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik di lingkungan sekolah bersifat multidimensional dan melibatkan seluruh stakeholder. Penyebab utama munculnya konflik yaitu miskomunikasi, perbedaan kepentingan, pembagian tugas yang tidak merata,perbedaan nilai atau gaya kerja, kepemimpinan yang tidak konsisten, persaingan atau kecemburuan, masalah pribadi. Konflik dapat berulang bahkan berujung pada ranah hukum, jika tidak ditangani secara bijaksana.

Kepemimpinan etis Kristiani yang berlandaskan servant leadership dan nilai-nilai inti seperti kasih (agape), kerendahan hati, integritas, keadilan, keterbukaan, dan keteladanan Kristus (Markus 10:42–45; Yohanes 13:12–17; 1 Timotius 4:12) terbukti menjadi model paling efektif dalam mereduksi konflik, baik di sekolah Kristen maupun sekolah negeri yang dipimpin oleh pemimpin beriman. Penerapan model ini menciptakan budaya pelayanan, transparansi, dan saling mengasihi sehingga mampu mengubah iklim sekolah menjadi harmonis, meningkatkan kepuasan dan motivasi guru, menurunkan drastis kasus konflik yang berujung hukum, serta membentuk budaya sekolah yang mencerminkan nilai-nilai Kerajaan Allah. Penelitian ini merekomendasikan agar kepala sekolah menerapkan kepemimpinan hamba secara konsisten, yayasan/dinas pendidikan memasukkan pelatihan servant leadership Kristiani dalam pengembangan kepemimpinan, serta peneliti selanjutnya melakukan studi empiris di lapangan untuk mengukur efektivitas model ini secara kuantitatif dan kualitatif.

References

Belo, C.M.S. & Luji, D. S. (2025). Penerapan ajaran yesus tentang mengasihi musuh dalam resolusi konflik. Jurnal Teologi Kristen, 1(1), 1-13, https://ojs.penerbitalrelancegis.com/index.php/pistos/article/view/136

Bhidajat88. (2025). Servant Leadership — Robert K. Greenleaf. https://budihidajat.com/2025/10/07/servant-leadership-robert-k-greenleaf/

Creswell, J. W. (2016). Research Design: Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Darmawan, R. ( 2025, 29 Januari ). 25 Contoh Konflik Sosial di Sekolah dari Sisi Siswa, Guru, hingga Wali Murid. Diakses pada 1 Desember 2025, dari 25 Contoh Konflik Sosial di Sekolah dari Sisi Siswa, Guru, hingga Wali Murid https://nasional.sindonews.com/read/1522501/15/25-contoh-konflik-sosial-di-sekolah-dari-sisi-siswa-guru-hingga-wali-murid-1738112481

Enigma Pakar Edukasi. ( 2020, 28 Juni ). Membongkar Konlik Kepala Sekolah dengan Guru Youtube. https://www.youtube.com/watch?v=0o_m9Ne-hIk

Greenleaf RK,(1998). The Power of Servant Leadership. Berrett-Koehler Publisher.Inc

https://www.kristen-indonesia.com/2025/01/kasih-yang-tak-bersyarat-meneladani.html

Hutapea,LK dan Marbun R.C.(2025). PERAN TENAGA PENDIDIK DALAM MENANAMKAN NILAI-NILAI ANTI KORUPSI DAN NEPOTISME DALAM DUNIA PENDIDIKAN. Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/1799

Identif.2025. Strategi Mengelola Konflik di Sekolah: Menciptakan Lingkungan Belajar yang Positif .identif id.https://www.identif.id/strategi-mengelola-konflik-di-lingkungan-sekolah/

Kunniarti, D., Budjang, D., Imran. (2017). Faktor - Faktor Penyebab Konflik Sosial Antar Siswa Kelas IX SMP Negeri 3 Sungai Raya. Khatulistiwa : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran 6(12), 1-7

Lembaga Alkita Indonesia,(2002) Alkitab.Yayasan Sumber Sejahtera

Luminita, C. (2016). Conflicts between Teachers: Causes and Effects. New Approaches in Social and Humanistic Sciences: MEDIMOND, 89-93. ISBN 978-88-7587-728-6

Marbun, R,C. (2019). Kasih dan Kuasa ditinjau dari perspektif Etika Kristen. Jurnal Teologi “Cultivation” Vol. 3, No. 1 , 663 – 672, http://jurnal.iakntarutung.ac.id/index.php/jurnal-Teologi-Cultivatio

Muslim, N, Izzah., Irhas, Mariawati. ( 2025 ). Konflik Dalam Menjaga Harmoni Antara Guru Dan Siswa Di Smk Yapis Santongtahun 2025. MODELING: Jurnal Program Studi PGMI, 12(3), 180-197

Simatupang R,2025. KASIH YANG TAK BERSYARAT: MENELADANI YESUS DALAM HIDUP SEHARI-HARI

Sudin. (2023). Manajemen Konflik Berbasis Sekolah. Widina.Bandung

Suprapto.I (2025).Keteladanan Kepala Satuan Pendidikan (SATDIK). Kompasiana. https://www.kompasiana.com/isepsuprapto3146/68ae20f434777c29cb511022/keteladanan-kepala-satuan-pendidikan-satdik

Wardani, A.R,dkk.(2024). Peran Kepemimpinan Sekolah dalam Mengatasi Konflik Antar Guru dan Dampaknya terhadap Kinerja Institusi. Jurnal Insan Pendidikan dan Sosial Humaniora, 2(4), 182-197

Zed, Mestika. (2014). Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor.

Downloads

Published

03-01-2026

How to Cite

Rencan Carisma Marbun, Indrawaty Gultom, Herawaty Nainggolan, & Hendra Wanri Lumban Gaol. (2026). Implementasi Kepemimpinan Etis Kristiani Dalam Menangani Konflik Internal di Sekolah . Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(3), 16084–16089. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i3.4181