Vegetasi Riparian Wisata Air Bionga Sebagai Daya Tarik Unggulan Desa Kaleke Dalam Pengembangan Pariwisata Berbasis Masyarakat

Pengabdian

Authors

  • Idrus M. Said Universitas Alkhairaat
  • Masyita Masyita Universitas Alkhairaat
  • Anggraini Anggraini Universitas Alkhairaat
  • Nurfaizah Nurfaizah Universitas Alkhairaat
  • Ananda Ananda Universitas Alkhairaat
  • Hamdini Hamdini Universitas Alkhairaat
  • Anisa Anisa Universitas Alkhairaat
  • Febriana Febriana Universitas Alkhairaat
  • Cici Cici Universitas Alkhairaat
  • Rosniar Rosniar Universitas Alkhairaat
  • Asri Asri Universitas Alkhairaat
  • Saprianto Saprianto Universitas Alkhairaat

DOI:

https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i2.4273

Abstract

Vegetasi riparian atau tutupan di bantaran sungai wisata air bionga, bertujuan mencegah terjadinya erosi, polutan dan mencegah banjir serta memperkuat kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga ekosistem sungai. Selain itu, pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk mengetahui persepsi, tingkat pengetahuan, dan sikap masyarakat terhadap kegiatan penghijauan melalui proses dialog interaktif, diskusi partisipatif dan demonstrasi dengan penggalian data langsung di lapangan. Metode pendekatan kualitatif deskriptif dan ethnografi, digunakan dengan cara observasi, wawancara, dokumentasi. Teknik ini dipilih untuk memperoleh informasi faktual terkait kondisi bantaran sungai, tingkat partisipasi masyarakat, serta kendala yang dihadapi dalam kegiatan penghijauan. Pelaksanaan penanaman dilakukan pada 11 Oktober 2025 di bantaran Sungai Bionga Desa Kaleke dengan target penanaman 15 pohon. Hasilnya menunjukkan bahwa masyarakat memiliki kesadaran yang cukup baik mengenai pentingnya penghijauan, meskipun masih diperlukan edukasi lanjutan terkait pemeliharaan tanaman dalam jangka panjang. Secara keseluruhan, kegiatan ini tidak hanya memberikan dampak ekologis, tetapi juga memperkuat sinergi antara tim pelaksana dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal menuju pengelolaan wisata sungai lebih berkelanjutan.

References

Cupertino A., Dufour S., & Rodríguez-González P. M., (2024) ‘Chasing success: A review of vegetation indicators used in riparian ecosystem restoration monitoring’, Ecological Indicators, 166, 112371.

Gelu, A., Pare, P. Y. D., Rewo, J. M., Bela, M. E., Hari, C. L., & Foa, A. J. (2024) ‘Konservasi mata air Waeia dengan partisipasi masyarakat melalui penanaman pohon unggul’, Jurnal Citra Kuliah Kerja Nyata, 2(3), pp. 232–237.

Hakim, L., Mustafa, M., Fajri, F., Arida, A., Faradilla, C., & Suryani, N. (2022) ‘Strategi Penghijauan Berbasis Partisipasi Masyarakat untuk Mendukung Ekowisata di Sekitar Waduk Krueng Leubok, Kabupaten Aceh Besar’, Jurnal Pengabdian Mandiri, 4(2), pp. 251-258.

Krittayaruangroj, K., Suriyankietkaew, S., & Hallinger, P. (2023) ‘Research on sustainability in community-based tourism: a bibliometric review and future directions’, Asia Pacific Journal of Tourism Research, 28(9), pp. 1031-1051.

Lestariningsih, S. P., & Ramadhani, E. (2024) ‘Pemetaaan Partisipatif Potensi Wisata Bantaran Sungai sebagai Upaya Perencanaan Pembangunan Desa’, Prima Abdika: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), pp. 238–249.

Maruf Denny, S. D., Yusuf, A., Wahyuningtyas, I., Kutana, A. N., Hanifah, N. P., Dirna, F. C., & Andika, R. (2025) ‘Kegiatan penanaman pohon dan pembersihan sungai di sub-DAS Karang Mumus’ Community Development, Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(2), pp. 2435–2437.

Mauliyanti, A., Sujianto E. A., Nurrohman D., (2024) ‘Local Community-Based Sustainable Tourism Development Towards Community Welfare’, Proceeding of International Conference on Education, Society and Humanity, 2(2), pp. 2198-2206.

Nugroho, P., & Numata, S. (2022) ‘Resident support of community-based tourism development: Evidence from Gunung Ciremai National Park, Indonesia’, Journal of Sustainable Tourism, 30(11), pp. 2510–2525.

Tarigan, F. L., Ginting, D., & Wandra, T. (2025) ‘Pemberdayaan Masyarakat (Penanaman Pohon Di Das (Daerah Aliran Sungai) Betimus Dan Lahan Warga Terdampak Bencana Longsor Di Desa Sembahe Dan Tambunan’, Jurnal Abdimas Mutiara, 6(1), pp. 163-168.

Tisnawati, E., & Ratriningsih, D. (2017) ‘Pengembangan Konsep Pariwisata Sungai Berbasis Masyarakat: Studi Kasus Kawasan Bantaran Sungai Gajah Wong Yogyakarta’, Jurnal Arsitektur Komposisi, 11(5), pp. 189-201.

Walia, Sandeep Kumar. (Ed.). (2021). The Routledge Handbook of Community-Based Tourism Management: Concepts, Issues & Implications. Routledge, New York.

Downloads

Published

15-12-2025

How to Cite

Idrus M. Said, Masyita, M., Anggraini, A., Nurfaizah, N., Ananda, A., Hamdini, H., Anisa, A., Febriana, F., Cici, C., Rosniar, R., Asri, A., & Saprianto, S. (2025). Vegetasi Riparian Wisata Air Bionga Sebagai Daya Tarik Unggulan Desa Kaleke Dalam Pengembangan Pariwisata Berbasis Masyarakat: Pengabdian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(2), 13321–13327. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i2.4273