Edukasi Anti-Korupsi Melalui Penerapan Kantin Kejujuran Di Lingkungan MAN 1 Batanghari
Pengabdian
DOI:
https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i3.4275Keywords:
anti-corruption education, honesty canteen, character education, madrasah, integrityAbstract
Korupsi merupakan persoalan serius yang berdampak pada degradasi moral dan kualitas sumber daya manusia, sehingga pendidikan antikorupsi perlu ditanamkan sejak dini melalui lingkungan sekolah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa tentang nilai kejujuran dan antikorupsi melalui penerapan kantin kejujuran di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Batanghari. Program ini menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif yang melibatkan siswa, guru, dan pengurus OSIS sebagai aktor utama. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, penyusunan desain dan standar operasional prosedur (SOP) kantin kejujuran, sosialisasi dan edukasi antikorupsi melalui ceramah dan diskusi, implementasi transaksi mandiri di kantin, serta monitoring dan evaluasi secara berkala. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai keterkaitan antara nilai kejujuran, perspektif Islam tentang korupsi, dan praktik nyata dalam kehidupan sekolah. Siswa menjadi lebih reflektif dan bertanggung jawab dalam melakukan transaksi tanpa pengawasan langsung. Selain itu, keterlibatan guru dan OSIS terbukti memperkuat keberlanjutan program sebagai bagian dari budaya sekolah. Penerapan kantin kejujuran tidak hanya berfungsi sebagai sarana ekonomi, tetapi juga sebagai media pembelajaran kontekstual yang efektif dalam membentuk karakter integritas dan amanah. Kegiatan ini berkontribusi dalam memperkuat budaya antikorupsi di lingkungan madrasah dan berpotensi menjadi model yang dapat direplikasi pada satuan pendidikan lainnya
References
Astuti, A. T., Anderson, I., & Candra, A. A. (2025). Kantin Kejujuran Sebagai Media Pendidikan Anti Korupsi Membentuk Karakter Jujur Pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 7 Kota Jambi. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 9(1), 1-12.
Dewantara, J. A., Hermawan, Y., Yunus, D., Prasetiyo, W. H., Efriani, E., Arifiyanti, F., & Nurgiansah, T. (2021). Anti-corruption education as an effort to form students with character humanist and law-compliant. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 18(1), 70-81.
Epstein, M. H., Quinn, K., Cumblad, C., & Holderness, D. (1996). Needs assessment of community-based services for children and youth with emotional or behavioral disorders and their families: Part 1. A conceptual model. The journal of mental health administration, 23(4), 418-431.
Fajrin, A. C., & Mariyati, L. I. (2023). Peran kantin kejujuran untuk menanamkan pendidikan anti korupsi pada siswa: Studi literatur. Naureen Digital Education Journal. https://e-journal.naureendigition.com
Junaidi, J. (2023). Evaluation of Anti-Corruption Values in Students. Journal of Economic Education, Universitas Jambi.
Restuningtyasa, A. B., & Utomo, A. C. (2024). Penanaman karakter jujur melalui kantin kejujuran di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan. https://ejournal.umm.ac.id
Robinson, J. A., & Glanzer, P. L. (2017). Building a culture of academic integrity: What students perceive and need. College Student Journal, 51(2), 209-221.
Setiawan, R. D. (2025). Pengaruh Lingkungan Sekolah Dan Perilaku Sosial Siswa Terhadap Pembentukan Karakter Jujur Siswa di SMP PGRI 336 Pondok Betung, Tangerang Selatan (Doctoral dissertation, Universitas Islam Sultan Agung Semarang).
Zhang, W. (2023). Exploring the trust-based learning culture from teachers for student success, growth mindset, and school development. Global Scientific and Academic Research Journal of Multidisciplinary Studies, 2(3), 1-14.
Zulaiha, A. R. (2022). Character education and anti-corruption learning in Indonesian schools. Jurnal Pendidikan UPI.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Hartono Hartono, Mastikawati Mastikawati, Yuliana Yuliana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












