Peran Terapi Kognitif – Perilaku (CBT) Dalam Penanganan Anxiety Disorder Pada Remaja
Keywords:
CBT, Anxiety Disorder, RemajaAbstract
Anxiety Disorder atau gangguan kecemasan merupakan kondisi psikologis yang ditandai dengan perasaan cemas intens yang episodik, seringkali muncul tanpa pemicu yang jelas, menyebabkan individu merasa tidak nyaman, gelisah, dan cenderung menghindari aktivitas sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah efektivitas penerapan Terapi Kognitif Perilaku (CBT) sebagai intervensi penanganan gangguan kecemasan pada remaja. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Studi Pustaka (Library Research) Data dikumpulkan, dianalisis dari berbagai sumber ilmiah yang relevan, termasuk jurnal penelitian, buku, laporan akademik, dan publikasi online yang membahas CBT dalam konteks anxiety disorder pada populasi remaja. Hasil telaah pustaka secara konsisten menegaskan bahwa Cognitive Behavioral Therapy (CBT) merupakan intervensi yang sangat efektif dalam menangani gangguan kecemasan pada remaja. CBT bekerja dengan membantu remaja menetukan dan mengganti pola pikir irasional, mengelola emosi secara adaptif, dan memodifikasi perilaku maladaptif. Berbagai teknik CBT, seperti restrukturisasi kognitif, paparan bertahap, latihan relaksasi, dan pelatihan keterampilan sosial, terbukti mampu secara signifikan menurunkan gejala kecemasan, meningkatkan kontrol emosi, serta memperkuat kemampuan coping remaja dalam menghadapi tekanan. Penerapan CBT berkontribusi pada peningkatan kepercayaan diri, fungsi sosial, dan evaluasi diri yang lebih sehat. Studi ini menyimpulkan bahwa CBT merupakan pendekatan terapeutik yang komprehensif, relevan, dan berbasis bukti untuk penanganan gangguan kecemasan pada remaja. Keberhasilannya bukan direduksi gejala, tetapi kontribusi perkembangan psikologis remaja secara keseluruhan melalui penguatan aspek kognitif, emosional, dan perilaku. Oleh karena itu, CBT direkomendasikan sebagai intervensi alternatif yang tepat untuk mendukung kesehatan mental remaja baik dalam konteks pendidikan maupun klinis
References
Adwas, A. A., Jbireal, J. M., & Azab, A. E. (2019). Anxiety: Insights into signs, symptoms, etiology, pathophysiology, and treatment.East African Scholars Journal of Medical Sciences,2(10), 580-591. https://doi.org/10.36349/EASMS.2019.v02i10.006
American Psychiatric Association, (2022). Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders, Fifth Edition, Text Revision (DSM-5-TR). Available at: https://doi/book/10.1176/appi.books.9780890425787
Berliana, A., & Nurtjahjo, F. E. “Cognitive Behavior Therapy untuk Mengurangi Kecenderungan Kecemasan Sosial pada Siswa Sekolah Dasar.” MANASA 13, no.1 (2024). https://doi.org/10.25170/manasa.v13i1.5551
ENCEP MUHAMMAD FAJRI. (2024). PROBLEMATIKA GANGGUAN KECEMASAN PADA REMAJA DI ERA MODERN. Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Psikologi (JIPP) , 2 (3), 95–102. https://doi.org/10.61116/jipp.v2i3.302
Erin Bilek et al., "Exposure-Focused CBT Outperforms Relaxation-Based Control in an RCT of Treatment for Child and Adolescent Anxiety," Journal of Clinical Child & Adolescent Psychology 51, no. 4 (2022): 410–418, https://doi.org/10.1080/15374416.2021.1901230.
Gale, Christopher K., and Jane Millichamp (2016) "Generalized anxiety disorder in children and adolescents." BMJ clinical evidence. Available at: https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC4711893/pdf/2016-1002.pdf Gottlieb, N., & Young, A. H. (2024). Antidepressants and Bipolar Disorder: The Plot Thickens.The American journal of psychiatry,181(7), 575–577. Available at: https://doi.org/10.1176/appi.ajp.20240411
Haikal Haikal, Ita Anita, Sabila Khaeriani Putri, dan Imalatul Khairat, "Analisis Konseling Behavioral dalam Mengatasi Kecemasan pada Remaja," Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan Dan Sosial Humaniora 5, no. 3 (2025): 206–222, https://doi.org/10.55606/khatulistiwa.v5i3.6697.
Hayati, SA, & Tohari, S. (2022). Cognitive Behavioral Therapy (CBT) dalam Menurunkan Social Anxiety Disorder (SAD) dan Obsessive Compulsive Disorder (OCD) Pada Remaja. Buletin Konseling dan Psikoterapi , 4 (1), 153-159. https://doi.org/10.51214/bocp.v4i2.163
Narmandakh, A. et al. (2020). Psychosocial and biological risk factors of anxiety disorders in adolescents: a TRAILS report. European Child & Adolescent Psychiatry, 30(12). Available at: https://doi.org/10.1007/s00787-020-01669-3
Prasetya, E.C., Lestari, R.D., Mahyuddin, M.H., Haniifah, U. and Atsira, O. (2023). The Psychodynamic Overview of Generalized Anxiety Disorder in Young Adults. Medical and Health Science Journal, [online] 7(01), pp.57–64.Available at: https://doi.org/10.33086/mhsj.v7i01.3558
Rania Fakhirah Khairunnisa dan Lia Mawarsari Boediman, "Dampak Pelatihan Regulasi Emosi Menggunakan Cognitive Behavioral Therapy terhadap Tingkat Kecemasan Remaja," Diversita: Jurnal Ilmiah Pendidikan 10, no. 2 (2024), https://doi.org/10.31289/diversita.v10i2.12866 .
Sholehah, E. fitriatus, Rahmawati, WK, & Fauziyah, N. (2025). Efektivitas Teknik Conseling Behavior Therapy (CBT) Untuk Mengatasi Kecemasan Sosial pada Kelas XI Shoshum 1 di SMA Negeri Ambulu. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah , 4 (8), 1520–1529. https://doi.org/10.55681/sentri.v4i8.4428
Suryaningrum, C. “Cognitive Behavior Therapy (CBT) untuk Mengatasi Gangguan Obsesif-Kompulsif.” Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan 1, no.1 (2013). https://doi.org/10.22219/jipt.v1i1.1352
Tanaya, V. Y., & Yuniartika, W. “Cognitive Behavior Therapy Sebagai Terapi Tingkat Kecemasan Pada Lansia.” Jurnal Keperawatan Silampari 6, no.2 (2023). https://doi.org/10.31539/jks.v6i2.5422
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Devi Apriliana, Ayu Diah Pratiwi, Lena Marianti, Resta Dela Diwanti, Henisya Cahya Oktarianty, Anggi Chairani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












