Pengaruh Edukasi Berbasis Agama terhadap Kepatuhan Personal Hygiene Santri dalam Pencegahan Skabies di Pesantren Nurul Falah Kawatuna

Authors

  • Nirmala Sari Universitas Widya Nusantara
  • Elin Hidayat Universitas Widya Nusantara
  • Ahmil Ahmil Universitas Widya Nusantara

DOI:

https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i3.5212

Keywords:

Religion-based health education, Personal Hygiene, Scabies,

Abstract

Latar Belakang: Scabies merupakan penyakit kulit menular yang masih sering ditemukan di lingkungan pesantren akibat rendahnya kebersihan diri dan pola hidup komunal. Kebiasaan berbagi perlengkapan pribadi seperti handuk dan tempat tidur, serta kurangnya praktik mandi dan cuci tangan yang benar, menjadi faktor risiko utama penularan. Di Pondok Pesantren Nurul Falah Kawatuna, masih dijumpai santri yang belum patuh dalam menerapkan personal hygiene. Edukasi kesehatan berbasis agama dipandang sebagai pendekatan yang efektif karena ajaran Islam menekankan pentingnya kebersihan sebagai bagian dari iman, sehingga diharapkan mampu meningkatkan kepatuhan santri dalam menjaga kebersihan diri dan mencegah scabies.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi kesehatan berbasis agama terhadap tingkat kepatuhan personal hygiene santri dalam upaya pencegahan scabies di Pondok Pesantren Nurul Falah Kawatuna. Metode: Penelitian ini menggunakan desain true experimental dengan pendekatan two group pre-test post-test. Populasi penelitian berjumlah 100 santri, dengan sampel sebanyak 50 santri yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dan teknik simple random sampling. Sampel dibagi menjadi kelompok intervensi (n=25) dan kelompok kontrol (n=25). Kelompok intervensi diberikan edukasi kesehatan berbasis agama, sedangkan kelompok kontrol hanya menerima leaflet. Data kepatuhan personal hygiene dikumpulkan melalui kuesioner sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dan uji Mann-Whitney dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kepatuhan personal hygiene pada kelompok intervensi dari kategori kurang patuh menjadi 92% setelah pemberian edukasi berbasis agama. Uji Wilcoxon dan Mann-Whitney menunjukkan perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah intervensi serta antara kelompok intervensi dan kontrol (p = 0,000). Simpulan :Edukasi kesehatan berbasis agama berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kepatuhan santri dalam melaksanakan personal hygiene guna mencegah scabies di Pondok Pesantren Nurul Falah Kawatuna.

References

Aprireliya shelsa sarma, letvi mona, zukhri zainun. (2023). Artikel Penelitian. Jurnal Perspektif, 8(2), 187–199.

Bintang Agustina Pratiwi1, Oktarianita2, H. F., & Nopia Wati4, N. K. (2021). Pendidikan Kesehatan Terhadap Personal Higiene Santri. 3(1), 6.

Efendi, R., Adriansyah, A. A., & Ibad, M. (2020). Hubungan Personal Hygiene dengan Kejadian Scabies Pada Santri di Pondok Pesantren. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 15(2), 25.

Hayati, F. (2020). Personal Hygiene pada Masa Nifas. Jurnal Abdimas Kesehatan (JAK), 2(1), 4.

Imaniar, Sedionoto, B., & Susanti, R. (2022). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Skabies Di Pondok Pesantren Hidayatullah Samarinda Tahun 2022 Oleh : Imaniar Mendila Fakultas Kesehatan Masyarakat Pondok Pesantren Hidayatullah Samarinda Tahun 2022.

Kadri, H., & Fitrianti, S. (2021). Pendidikan Kesehatan Tentang Pencegahan Scabies pada Santri di Pondok Pesantren Modern Al-Hidayah Kota Jambi. Jurnal Abdimas Kesehatan (JAK), 3(1), 72.

Nabila, P. S., Sari, D. K., Surakarta, U. A., Ki, J., Dewantara, H., Surakarta, K., & Tengah, J. (2025). Gambaran Tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat ( PHBS ) pada Siswa / Siswi di Sekolah Dasar Negeri 02 Bejen Karanganyar. 5(November).

Nurhidayat, Firdaus, F. A., Nurapandi, A., & Kusumawaty, J. (2022). Analisis faktor- faktor Yang mempengaruhi terjadinya skabies pada santri di Pondok Pesantren Miftahul Amin. Healthcare Nursing Journal, 4(2), 265–272.

Qomariyah, A., Kawitantri, O. H., & Faizah, M. (2022). Edukasi Kesehatan Tentang Penyakit Scabies dan Personal Hygiene pada Santri Putra Pondok Pesantren Safinatul Huda Banyuwangi. Dharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 27–39.

Rahmat, N. N., & Wicaksono, K. E. (2025). Analisis Faktor Jenis Kelamin Dan Perilaku Hidup Bersih Sehat ( Phbs ) Terhadap Kejadian Ispa Pada Kalangan SantrI Analysis Of Gender Factors And Clean And Healthy Living Behavior ( PHBS ) On The Incidence Of Acute Respiratory Infections ( ARI ) Among Santri. 4(April), 67–78.

Simanjuntak, A. M., & Andriyani, Y. (2022). Pengetahuan dan Sikap Santri mengenai Personal Hygiene terhadap Kejadian Skabies di Pesantren Modern Ta ’ dib Al Syarikin Medan Lubuk Buaya Kota Padang ditemukan Pesantren Modern Ta ’ dib Al Syarikin. 3(2), 114–118.

Wahyuningsih, T. (2022). faktor-faktor yanng berpengaruh terhadap literasi kesehatan masyarakat di puskesmas banguntapan I bantul D.I yogyakarta. 2(3).

Widhawati, R., Lubis, V. H., & Komalasari, O. (2024). Jurnal Peduli Masyarakat. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) - Aphelion, 4, 171–178.

Yahya Abdillah, K. (2020). Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Kejadian Skabies Di Pondok Pesantren. Jurnal Medika Hutama (JMH), 02(01), 261–265.

Zakiyah, kurnia dini. (2022). pengembangan ilmu dan praktik kesehatan. I, 64–75.

Downloads

Published

11-02-2026

How to Cite

Nirmala Sari, Elin Hidayat, & Ahmil, A. (2026). Pengaruh Edukasi Berbasis Agama terhadap Kepatuhan Personal Hygiene Santri dalam Pencegahan Skabies di Pesantren Nurul Falah Kawatuna. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(3), 20314–20321. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i3.5212

Most read articles by the same author(s)