Hubungan Autonomy Support Dan Kompetensi Facilitation Terhadap Praktik Pencegahan Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Kinovaro Kecamatan Kinovaro Kabupaten Sigi

Authors

  • Dhya Nazwa Maliha Universitas Widya Nusantara
  • Elin Hidayat Universitas Widya Nusantara
  • Elifa Ihda Rahmayanti Universitas Widya Nusantara

DOI:

https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i3.5230

Keywords:

Autonomy support, Kompetensi Facilitation , Pencegahan Stunting

Abstract

Latar Belakang : Stunting merupakan masalah gizi kronis di Indonesia yang berdampak pada kualitas sumber daya manusia. Pencegahan stunting sangat bergantung pada praktik masyarakat, yang dipengaruhi oleh interaksi dengan petugas kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan hubungan antara Autonomy support dan Kompetensi Facilitation   terhadap praktik pencegahan stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Kinovaro, Kabupaten Sigi. Metode : Desain penelitian ini kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah Ibu yang memiliki anak dibawa Usia 5 tahun Di wilayah kerja Puskesmas Kinovaro yang berjumlah 169 orang, dengan teknik pengambilan sampel Purposive Sampling dengan jumlah 63 orang. Variabel penelitian ini yaitu Autonomy support  dan Kompetensi Facilitation   dan Pencegahan Stunting di ukur menggunakan kuesioner. Hasil Penelitian : Hasil penelitian dari 63 orang menunjukkan ada hubungan Autonomy support Terhadap Praktik Pencegahan stunting Di Wilayah Kerja Puskesmas  Kinovaro Kabupaten Sigi dengan nilai Uji Chi Square di peroleh nilai p-value= 0,003. Ada Hubungan Kompetensi Facilitation   Terhadap Praktik Pencegahan Stunting Di Wilayah Kerja Puskesmas  Kinovaro Kabupaten Sigi dengan nilai Uji Chi Square di peroleh nilai p-value= 0,001. Simpulan : Ada Hubungan Autonomy support Dan Kompetensi Facilitation   Terhadap Praktik Pencegahan Stunting Di Wilayah Kerja Puskesmas  Kinovaro Kabupaten Sigi. Saran : Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi tenaga kesehatan dan institusi pelayanan kesehatan dalam meningkatkan praktik pencegahan stunting. Selain itu, penelitian selanjutnya disarankan untuk mengkaji faktor lain yang berhubungan dengan pencegahan stunting dengan cakupan dan metode yang lebih luas.

References

Annisa, Nabila Nur, Dedi Setiadi, Ani Radiati, and Ari Sukawan. 2025. ‘Spatial Analysis of Stunting Incidents in Toddlers in The City of Tasikmalaya 2023’. JIKO (Jurnal Informatika dan Komputer) 9 (1): 60–67. doi:10.26798/JIKO.V9I1.1329.

Basrowi, Ray Wagiu, Charisma Dilantika, Nova Lidia Sitorus, and Mikhael Yosia. 2022. ‘Impact of Indonesian Healthcare Worker in Eradication’. The Indonesian Journal of Community and Occupational Medicine 2 (2): 107–13. doi:10.53773/IJCOM.V2I2.66.107-13.

Beno, J., Silen, A. P., & Yanti, M. (2022). Permasalahan gizi kronis dan kebijakan penanggulangan stunting di Indonesia. Jurnal Kesehatan Masyarakat.

Destiarni, Arni, Posyandu Sebagai, ) Stikip, Catur Sakti, and Muslikhah@stikipcatursakti Ac Id. 2024. ‘posyandu sebagai program pemberdayaan masyarakat untuk mencegah stunting pada balita di dusun tlogo’. jurnal pelangi pendidikaN1 (2): 77–84. https://jurnal.stikipcatursakti.ac.id/index.php/pelangi/article/view/11 (June 16, 2025).

Gautam, S., Paul, P., & Saha, J. (2022). Maternal autonomy and child nutritional status: Evidence from population-based studies. BMC Public Health.

Hidayat, E., Suaib, Dwijayanto, I. M. R., Pemasi, N. A., & Adel, I. A. P. (2025). Determinants Influencing the Readiness of Non-Medical Hospital Personnel to Perform Basic Life Support. Jurnal Keperawatan Indonesia, 28(2), 95–106. https://doi.org/10.7454/JKI.V28I2.1437

Janah, Nor. 2024. ‘No Title’. hubungan status imunisasi dasar lengkap dan asi eksklusif dengan kejadian stunting pada balita umur 24-59 bulan di puskesmas Sungai riam tahun 2024 358–73

Jumino, Tri Kisowo, and Ika Sartika. 2025. ‘P – ISSN : 2723-4339 e-ISSN : 2548-1398 Implementation of the Stunting Prevention Policy as One of Themes of Government Science Study : A Bibliometric Review Abstrak Tri Kisowo Jumino , Ika Sartika Pendahuluan Pemerintah Republik Indonesia Mengeluarkan Ke’. 6 (01).

Kartika, Dewi, Sari Akademi, Gizi Karya, and Husada Kediri. 2024. ‘pengaruh edukasi gizi terhadap self-efficacy ibu dalam pencegahan stunting pada balita The Influence of Nutrition Education on Mothers’ self-Efficacy in Preventing Stunting in Toddlers’. Nursing Sciences Journal 8 (2): 111–21. doi:10.30737/NSJ.V8I2.6088.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Laporan Nasional Riskesdas 2020. Jakarta: Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022. Jakarta: Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Data prevalensi stunting Provinsi Sulawesi Tengah. Palu: Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah.

Kesehatan Masyarakat, Fakultas, Universitas Diponegoro, Citra Anandya Kusumaningtyas, Besar Tirto Husodo, and Ratih Indraswari. 2024. ‘Studi Perilaku Ibu Dalam Menghindari Stunting Di Puskesmas Bandarharjo Semarang’. media kesehatan masyarakat indonesia 23 (4): 351–55. doi:10.14710/MKMI.23.4.351-355.

Paul, P., & Saha, J. (2022). Women’s decision-making autonomy and child nutrition outcomes. Journal of Global Health.

Slemp, Gavin R Mark A. Lee, and Lara H. Mossman. 2021. ‘Interventions to Support Autonomy, Competence, and Relatedness Needs in Organizations: A Systematic Review with Recommendations for Research and Practice’. Journal of Occupational and Organizational Psychology 94 (2): 427–57. doi:10.1111/JOOP.12338.

Sriwidyastuti, & Susilawati. (2025). Pola asuh orang tua dan risiko stunting pada balita. Jurnal Keperawatan Anak Indonesia.

Stunting, Pencegahan, Penguatan Pengetahuan, Efikasi Diri, Ibu Dengan, Pembinaan Kesehatan, Berbasis Pemberdayaan, Keluarga Arsita, et al., 2025. ‘stunting prevention through strengthening mother’s knowledge and self-efficacy with health coaching based on family empowerment. Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan 35 (2): 637–52. doi:10.34011/JMP2K.V35I2.2710.

Suharno, Maman Sulaeman, and Abdul Aziz Ahmad. 2022. ‘Relationship of Macroeconomic Policies with Stunting: The Role of The Health Budget, Applying Fiscal Autonomy and Reducing Poverty’. KnE Social Sciences 2022: 264–73. doi:10.18502/kss.v0i0.12336.

Sukmawati, S., et al. (2025). Strengthening community health worker competence in stunting prevention. BMC Public Health.

Tahun, Nomor, and Kabupaten Kuburaya. 2025. ‘GEMAKES : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat perilaku hidup bersih dan sehat untuk pencegahan stunting pada siswa smk desa sungai ambawang kuala, kecamatan sungai’. 5: 89–95. doi:10.36082/gemakes.v5i1.1936.

Utami, Tuti Asrianti. 2021. ‘Pencegahan Stunting Melalui Pemberdayaan’. Jurnal Pengabdian Kesehatan 4 (1): 30–39. Beno, J, A.P Silen, and M Yanti. 2022.

Wanti, L. (2023). Hambatan perilaku ibu dalam pencegahan stunting pada balita. Jurnal Gizi dan Kesehatan Masyarakat.

Widyarani, D., et al. (2024). Peningkatan kompetensi kader kesehatan dalam pencegahan stunting. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan.

World Health Organization. (2022). World Health Statistics 2022. Geneva: WHO.

Downloads

Published

27-01-2026

How to Cite

Dhya Nazwa Maliha, Elin Hidayat, & Elifa Ihda Rahmayanti. (2026). Hubungan Autonomy Support Dan Kompetensi Facilitation Terhadap Praktik Pencegahan Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Kinovaro Kecamatan Kinovaro Kabupaten Sigi. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(3), 18899–18907. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i3.5230

Most read articles by the same author(s)