Hubungan Status Imunisasi Dasar Dengan Kejadian Bronkopneumonia Pada Pasien Anak Di Ruang Perawatan Anak RSUD Madani Provinsi Sulawesi Tengah
DOI:
https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i3.5214Abstract
Latar Belakang: Bronkopneumonia merupakan infeksi saluran pernapasan bawah yang masih menjadi penyebab morbiditas pada anak. Status imunisasi dasar yang tidak lengkap dapat menurunkan perlindungan imun dan Meningkatkan risiko bronkopneumonia. Tujuan: Menganalisis hubungan status imunisasi dasar dengan kejadian bronkopneumonia pada pasien anak di Ruang Perawatan Anak RSUD Madani Provinsi Sulawesi Tengah. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain potong lintang pada 41 anak, menggunakan consecutive sampling dan uji Chi-Square. Hasil: Sebagian besar responden memiliki imunisasi dasar tidak lengkap dan mengalami bronkopneumonia berulang; terdapat hubungan signifikan (p = 0,001). Simpulan: Status imunisasi dasar berhubungan signifikan dengan kejadian bronkopneumonia pada anak.
References
Andini. (2023). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian ISPA pada balita di Puskesmas Tarok Kota Payakumbuh tahun 2023. Universitas Andalas.
Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah. (2025). Profil Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah. Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah.
Finamore, J., & Baxter, A. (2021). Pediatric immunology and respiratory infectious diseases. Springer.
Handayani, E., Muhtar, A., & Chaeruddin. (2021). Faktor yang mempengaruhi kejadian bronkopneumonia pada anak di RSUD Labuang Baji Provinsi Sulawesi Selatan. Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan, 1(2), 129–135.
Ibama, A., Amadi, A., & Ibulubo, R. (2022). Achieving complete immunization status per age to reducing risk of acute respiratory infections (ARIs) among infants in Nigeria. International Journal of Family Medicine & Healthcare, 1(1), 1–7. https://doi.org/10.33425/2833-0382.1003
Kementerian Kesehatan RI. (2022). Seputar imunisasi: 1000 hari pertama kehidupan. Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat.
Kementerian Kesehatan RI. (2024). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2023. Kementerian Kesehatan RI.
Kostania, G., Damayanti, M., Prabasari, S., Ningsih, D., Ivantarina, D., Yuniarti, F., … Adnani, Q. E. S. (2021). Adaptasi kebiasaan baru dalam kebidanan di era pandemi COVID-19 (Edisi 2).
Kurnianengsih, A., Susanto, A. D., & Sartika, I. (2025). Hubungan kelengkapan status imunisasi dengan kejadian bronkopneumonia pada balita. Jurnal Penelitian Nusantara, 1(9), 87–90. https://doi.org/10.59435/menulis.v1i10.661
Lihi, M. (2023). Gambaran pemberian imunisasi dasar lengkap pada balita di Dusun Tita Mandiri Desa Waisala tahun 2023.
Nirmala, Ishak, & Marola, M. K. (2025). Lingkungan yang berhubungan dengan kejadian ISPA pada balita. Mega Buana Journal of Public Health, 4(1), 1–8.
Notoatmodjo, S. (2018). Ilmu perilaku kesehatan. Rineka Cipta.
Nurjazuli. (2022). Faktor-faktor lingkungan rumah yang berhubungan dengan kejadian pneumonia pada balita: Kajian sistematis. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 15(1), 20–28.
Pratama, Y. Y., Yaoma, S. A., & Susyanto, B. E. (2022). The correlation of education, work, and mother’s age with the completeness of basic immunization in toddlers. Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas, 16(1), 60–66. https://doi.org/10.24893/jkma.v16i1.920
Rizqullah, N., & Putri, M. (2021). Hubungan status imunisasi dasar terhadap pneumonia pada pasien balita rawat inap. Jurnal Kesehatan, 3(1), 19–23.
Sambominanga, P. S., Ismanto, A. Y., & Onibala, F. (2020). Hubungan pemberian imunisasi dasar lengkap dengan kejadian ISPA berulang pada balita. Jurnal Keperawatan, 2(2). https://doi.org/10.35790/jkp.v2i2.5170
Sedney, C. J., & Harvill, E. T. (2023). The neonatal immune system and respiratory pathogens. Microorganisms, 11(6). https://doi.org/10.3390/microorganisms11061597
Shattock, A. J., Johnson, H. C., Sim, S. Y., Carter, A., Lambach, P., Hutubessy, R. C. W., … Bar-zeev, N. (2024). Contribution of vaccination to improved survival and health. The Lancet, 403(10441), 2307–2316. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(24)00850-X
Siringo, S. A. (2020). Hubungan karakteristik balita dengan kekambuhan bronkopneumonia. Universitas Binawan.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Titin. (2024). Hubungan status gizi dan status imunisasi terhadap kejadian bronkopneumonia pada anak. Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences, 5(1), 1–8.
UNICEF. (2024). Pneumonia. UNICEF.
Vadlamudi, N. K., Patrick, D. M., Rose, C., Sadatsafavi, M., Hoang, L., & Marra, F. (2022). Impact of PCV13 on community-acquired pneumonia. Vaccine, 40(7), 1047–1053. https://doi.org/10.1016/j.vaccine.2021.12.065
WHO. (2021). Pneumonia in children. World Health Organization.
Widaningsih, I. (2022). Dukungan petugas kesehatan dan keluarga dengan pengetahuan imunisasi dasar. Indonesian Journal for Health Sciences, 6(2), 9–14.
Wijayaningsih, K. S. (2021). Asuhan keperawatan anak. CV Trans Info Media.
Yanti, L., & Sari, F. (2022). Mom’s knowledge and practice on prevention pneumonia in toddlers. Indonesian Journal of Global Health Research, 4(4), 769–774.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Anastassia Greatia, Agnes Erlita Distriani Patade, Mutmaina

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












