Hubungan Tingkat Kecemasan dengan Kualitas Hidup Pasien Acute Coronary Syndrome yang Mengalami Perawatan di Ruangan Icvcu dan Melati Rsud Undata Provinsi Sulawesi Tengah

Penelitian

Authors

  • Noval Huntala Universitas Widya Nusantara
  • Abdul Rahman Universitas Widya Nusantara
  • Agnes Erlita Distriani Patade Universitas Widya Nusantara

DOI:

https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i4.5990

Keywords:

Sindrom Koroner Akut, Tingkat Kecemasan, Kualitas Hidup

Abstract

Latar Belakang: Acute Coronary Syndrome (ACS) merupakan salah satu penyebab prevelensi kematian terbesar kondisi ini juga sangat dipengaruhi oleh tingkat kecemasan dan kualitas hidup dalam memahami serta menjalani proses pengobatan secara konsisten. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Hubungan Tingkat Kecemasan Dengan Kualitas Hidup Pasien Acute Coronary Syndrome Yang Mengalami Perawatan di Ruangan ICVCU dan Melati RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah Metode: Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi penelitian mencakup seluruh pasien dengan diagnosa Acute Coronary Syndrome yang dirawat di ruangan ICVCU dan Melati RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah, teknik pengambilan sampel dengan purposional random sampling dengan jumlah sampel 43 responden. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 43 responden sebagian besar mengalami tingkat kecemasan sedang dan sebagian besar mengalami kualitas hidup rendah selama mengalami perawatan. Hasil uji statistik chi-square dan pearsin corelation untuk mengetahui hubungan tingkat kecemasan dengan kualitas hidup pasien ACS dengan nilai yaitu (p) = 0.01 (< 0.05).Simpulan: Ada Hubungan Tingkat Kecemasan Dengan Kualitas Hidup Pasien Acute Coronary Syndrome

References

Avila, C. W., et al. (2020). Anxiety and quality of life in patients with acute coronary syndrome. Journal of Cardiovascular Nursing, 35(2), 123–130.

Deminanga, T. A., Fitri, A. M., Buntara, A., & Utari, D. (2021). Faktor-faktor kecemasan tenaga kesehatan selama pandemi COVID-19. INSAN Jurnal Psikologi dan Kesehatan Mental, 6(2), 127–137. https://doi.org/10.20473/jpkm.v6i22021.127-137

European Society of Cardiology. (2020). ESC guidelines on the management of acute coronary syndromes. European Heart Journal, 41(3), 407–477. https://doi.org/10.1093/eurheartj/ehz425

Hardianti, T., Andriati, R., & Wahyuni, V. (2024). Hubungan tingkat kecemasan dengan kualitas hidup pasien gagal jantung. Jurnal Keperawatan Kardiovaskular, 1(1), 141–157.

Haugan, G., et al. (2020). Quality of life in older adults: A theoretical perspective. Health and Quality of Life Outcomes, 18(1), 1–10.

Prasetyaningrum, S., Fasikhah, S. S., & Karmiyati, D. (2020). Terapi kognitif perilaku untuk mereduksi tingkat kecemasan pada pasien pasca stroke. Jurnal Intervensi Psikologi, 4(1), 113–124.

Pristina, N., & Sinta, L. (2024). Hubungan tingkat kecemasan dengan kualitas hidup pada lansia dengan riwayat diabetes melitus. Jurnal Keperawatan Jiwa, 12(2), 437–444. https://doi.org/10.26714/jkj.12.2.2024.437-444

Stuart, G. W. (2016). Principles and practice of psychiatric nursing (10th ed.). Elsevier.

World Health Organization. (2022). Cardiovascular diseases (CVDs): Key facts. WHO.

Wijaya, A. (2021). Kualitas hidup lansia dalam perspektif psikososial. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 16(2), 85–92.

Profil RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. (2024). Palu: RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah.

Downloads

Published

02-04-2026

How to Cite

Noval Huntala, Abdul Rahman, & Agnes Erlita Distriani Patade. (2026). Hubungan Tingkat Kecemasan dengan Kualitas Hidup Pasien Acute Coronary Syndrome yang Mengalami Perawatan di Ruangan Icvcu dan Melati Rsud Undata Provinsi Sulawesi Tengah: Penelitian . Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(4), 23405–23410. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i4.5990

Most read articles by the same author(s)