Sosialisasi Menumbuhkan Rasa Kepedulian dalam Meningkatkan Kelestarian, Kebersihan dan Keindahan Lingkungan
DOI:
https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i4.5542Keywords:
kelestarian, kebersihan, keindahan, lingkunganAbstract
Permasalahan yang muncul berkaitan dengan kelestarian, kebersihan dan keindahan lingkungan adalah minimnya kesadaran para warga masyarakat untuk terus berpartisipasi aktif dalam kebersihan lingkungan. Tujuan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini adalah dalam upaya meningkatkan peran serta warga masyarakat tersebut, disertai kesadaran akan manfaat kelestarian lingkungan. Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan pada Sabtu, 14 September 2024, bertempat di Kantor Desa Kertawangi Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat. Metode pengabdian dilaksanakan dalam bentuk ceramah dan diskusi langsung terhadap warga dan tokoh masyarakat setempat. Adapun hasil pengabdian kepada masyarakat menunjukkan adanya peningkatan wawasan para tokoh masyarakat tentang menumbuhkan kepedulian dalam kelestarian, kebersihan dan keindahan lingkungan
References
Ansell, C., & Gash, A. (2008). Collaborative governance in theory and practice. Journal of Public Administration Research and Theory, 18(4), 543–571. https://doi.org/https://doi.org/10.1093/jopart/mum032
Blackman, A., Afsah, S., & Ratunanda, D. (2010). How do public disclosure pollution control programs work? Evidence from Indonesia. Human Ecology Review, 11(3), 235–246.
Brady, E. (2003). Aesthetics of the Natural Environment. Edinburgh. Edinburgh University Press.
Chandra, B. (2007). Pengantar Kesehatan Lingkungan. EGC.
Damanhuri, E., & Padmi, T. (2019). Pengelolaan Sampah Terpadu. ITB.
Darmo, W. S., & Rahmayanti, H. (2021). Pendidikan Lingkungan Hidup. Nasya Expanding Management.
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia, 1 (1945). https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/101646/uud-no--
Kaplan, R., & Kaplan, S. (1989). The Experience of Nature: A Psychological Perspective. Cambridge University Press.
Kementerian Kesehatan, R. (2022). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2021. Kemenkes RI.
Marpaung, B. O. Y., & Siahaan, U. (2020). Evaluasi ketersediaan ruang terbuka hijau di kawasan Jabodetabek. Jurnal Planologi, 17(2), 156–171. https://doi.org/https://doi.org/10.30659/jpsa.v17i2.10234
Nation, U. (2015). Transforming Our World: The 2030 Agenda for Sustainable Development. UN.
Notoatmodjo, S. (2014). Ilmu Perilaku Kesehatan. Rineka Cipta.
Nurjaya, I. N., Gunawan, B., & Lestari, E. P. (2021). Evaluasi implementasi collaborative governance dalam pengelolaan lingkungan hidup di Indonesia. Jurnal Administrasi Publik, 12(2), 89–107.
Palmer, J. A., & Neal, P. (1994). The Handbook of Environmental Education. Routledge.
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun. (2015).
Primack, R. B., Supriatna, J., Indrawan, M., &, & Kramadibrata, P. (2012). Biologi Konservasi (Edisi Revisi). Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Rauf, S. (2018). Hubungan sanitasi lingkungan dengan kejadian penyakit berbasis lingkungan di Indonesia. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 12(4), 167–173.
Soemarwoto, O. (2004). Ekologi, Lingkungan Hidup dan Pembangunan. Djambatan.
Sulistiyorini, N. R., Darwis, R. S., & Gutama, A. S. (2016). Partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah di lingkungan Margaluyu Kelurahan Cicurug. Social Work Journal, 6(1), 71–80.
Ulrich, R. S. (1984). View through a window may influence recovery from surgery. Science, 224(4647), 420–421.
Undang-Undang Nomor 18 Tahun. (2018).
Undang-Undang Nomor 26 Tahun, (2007).
Undang-Undang Nomor 32 Tahun, (2009).
Utina, R., & Baderan, D. W. K. (2009). Ekologi dan Lingkungan Hidup. TT.
WHO. (2017). Guidelines on Sanitation and Health.
Wulandari, S., & Sudarmiani, S. (2020). Evaluasi implementasi pendidikan lingkungan hidup di sekolah menengah atas. Jurnal Pendidikan Lingkungan Dan Pembangunan Berkelanjutan, 21(2), 89–104.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Hilman Sutanto, Erry Hendriawan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












