Implementasi Kurikulum Merdeka Berbasis Pendekatan Deep Learning Di SMK Pasundan 2 Garut
DOI:
https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i3.5550Keywords:
Kurikulum Merdeka, Deep Learning, Sekolah Menengah KejuruanAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan cara penerapan Kurikulum Merdeka dengan pendekatan Deep Learning di SMK Pasundan 2 Garut, serta mengevaluasi pengaruhnya terhadap kualitas pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melibatkan wakil kepala sekolah bagian kurikulum dan guru sebagai subjek penelitian. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah memiliki pemahaman yang cukup baik tentang Kurikulum Merdeka dengan pendekatan Deep Learning sebagai langkah baru untuk meningkatkan kemampuan kreatif dan mandiri siswa. Penerapan Kurikulum Merdeka dengan pendekatan Deep Learning di SMK Pasundan 2 Garut menunjukkan bahwa proses belajar lebih efektif karena didukung oleh fasilitas yang memadai, seperti teknologi pembelajaran dan media untuk proyek-proyek inovatif. Evaluasi penerapan Kurikulum Merdeka dengan pendekatan Deep Learning dilakukan melalui pengawasan rutin, survei, dan portofolio siswa. Dari hasil evaluasi, terlihat adanya peningkatan kreativitas, minat belajar, dan kemampuan bekerja sama pada siswa. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan fasilitas serta pengembangan kompetensi guru agar dapat memaksimalkan fasilitas yang ada di sekolah untuk mendukung pembelajaran berbasis proyek. Dengan demikian, implementasi Kurikulum Merdeka yang terhubung dengan Deep Learning membawa efek baik untuk memperbaiki partisipasi belajar, kemandirian, dan persiapan kerja siswa.
References
Angga, A., Suryana, C., Nurwahidah, I., Hernawan, A. H., & Prihantini, P. (2022). Comparison of the Implementation of the 2013 Curriculum and the Independent Curriculum in Garut Regency Elementary Schools. Jurnal Basicedu, 6(4), 5877–5889.
Hayu, R. & Suciptaningsih. O. A. (2024). Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Microsite pada Materi Pancasila Kelas V Sekolah Dasar. Jurnal Educatio, 10(2), 553–559.
Juarminson, E. (2025). Jurnal Edu Research Indonesian Institute For Corporate Learning And Studies (IICLS) Page 25. Jurnal Edu Research: Indonesian Institute For Corporate Learning And Studies (IICLS), 6, 28–35.
Kemendikdasmen. (2025). Pembelajaran Mendalam.
Mabsutsah, N., & Yushardi. (2022). Analisis Kebutuhan Guru terhadap E Module Berbasis STEAM dan Kurikulum Merdeka pada Materi Pemanasan Global. Jurnal Pendidikan MIPA, 12(1), 1–7.
Manalu, J. B., Sitohang, P., Heriwati, N., & Turnip, H. (2022). Prosiding Pendidikan Dasar Pengembangan Perangkat Pembelajaran Kurikulum Merdeka Belajar. Mahesa Centre Research, 1(1), 80–86.
Sari, A. W., & Arta, D. J. (2025). Implementasi Deep Learning: Suatu Inovasi Pendidikan. WASPADA (Jurnal Wawasan Pengembangan Pendidikan), 13(1), 121.
Waruwu, M. (2024). Pendekatan Penelitian Kualitatif: Konsep, Prosedur, Kelebihan dan Peran di Bidang Pendidikan. Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan, 5(2), 198–211.
Wathon, A. (2024). Kesesuaian Kurikulum Merdeka Dengan Kurikulum Deep Learning. Arzusin: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Dasar 4, 1280–1300.
Widagdo, T. B. (2025). Pandangan Konseptual Pembelajaran Mendalam Menuju “Transformasi Pendidikan.” Jurnal Cerdik: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 2025, 51–75.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Muhamad Agus Nur Rohman, Ayu Puji Rahayu, Kohar Kushendar, Nina Nurwahidah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












