Hubungan Durasi Paparan Screen Time Dengan Perilaku Emosional Pada Anak Usia Prasekolah di TK Mutiara Hati Kota Palu
Penelitian
DOI:
https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i4.5729Keywords:
Screen time, Perilaku emosional, PrasekolahAbstract
Perkembangan teknologi menyebabkan meningkatnya penggunaan perangkat digital pada anak usia prasekolah. Kondisi ini membuat durasi paparan screen time menjadi faktor penting yang dapat mempengaruhi perkembangan emosional anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara durasi paparan screen time dengan perilaku emosional anak usia prasekolah di TK Mutiara Hati Kota Palu. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 61 anak yang dipilih melalui teknik random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner durasi screen time dan kuesioner perilaku emosional anak. Analisis bivariat dilakukan menggunakan uji Spearman Rank dengan tingkat signifikansi 0,05. Menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki durasi paparan screen time kategori tinggi (50,8%) dan perilaku emosional berada pada kategori berat (45,9%). Hasil uji Spearman Rank menunjukkan nilai p-value 0,000 dan r-value 0,770, yang berarti terdapat hubungan yang kuat dan signifikan antara durasi paparan screen time dengan perilaku emosional anak. Semakin tinggi durasi paparan screen time, semakin besar risiko munculnya masalah perilaku emosional pada anak usia prasekolah. Pihak TK Mutiara Hati Kota Palu diharapkan melakukan pendampingan dan pemantauan rutin terhadap penggunaan screen time pada anak. Selain itu, perlu diberikan edukasi kepada orang tua terkait batasan penggunaan gadget sesuai usia serta penyelenggaraan penyuluhan atau kelas parenting secara berkala untuk mendukung perkembangan emosional anak secara optimal.
References
Amalia, R., & Hamid, A. (2020). Perkembangan emosional anak usia dini dan faktor yang mempengaruhinya. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 115–123.
Daud, M. (2023). Pengaruh penggunaan gadget terhadap perkembangan emosi anak usia prasekolah. Jurnal Keperawatan Anak, 6(1), 45–52.
Goodman, R. (2020). Strengths and Difficulties Questionnaire: A research note. London: Youth in Mind.
Hockenberry, M. J., & Wilson, D. (2021). Wong’s Nursing Care of Infants and Children (11th ed.). St. Louis: Elsevier.
Jayantika, N. P. D., Liviana, P. H., & Indrayanti, N. (2020). Hubungan durasi penggunaan gadget dengan perkembangan sosial emosional anak usia prasekolah. Jurnal Keperawatan Jiwa, 8(3), 305–312.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Profil kesehatan Indonesia tahun 2023. Jakarta: Kemenkes RI.
Nuryanti, L., Wahyuni, S., & Pratama, A. (2023). Screen time dan masalah perilaku emosional pada anak usia dini. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 11(1), 22–29.
Priadi, A., Setiawan, D., & Lestari, R. (2021). Durasi paparan layar dan dampaknya terhadap perilaku emosional anak. Jurnal Ilmu Keperawatan Anak, 3(2), 88–95.
Putri, A. R., & Rahmawati, I. (2021). Hubungan penggunaan gadget dengan perkembangan emosional anak usia prasekolah. Jurnal Psikologi Perkembangan, 9(1), 60–68.
Sari, W. F., Nurhidayah, I., & Hidayati, N. (2022). Dampak penggunaan gadget terhadap perkembangan psikososial anak usia dini. Jurnal Keperawatan Indonesia, 25(2), 101–109.
World Health Organization. (2019). Guidelines on physical activity, sedentary behaviour and sleep for children under 5 years of age. Geneva: WHO.
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Elsa Dwi Putri Oktavianti, Waode Fitrah Sari, Elifa Ihda Rahmayanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












