Pendidikan Kesehatan Tentang Latihan Peregangan Otot (Stretching) Terhadap Penurunan Nyeri Punggung Bawah
Penelitian
DOI:
https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i4.5787Keywords:
Peregangan; Nyeri Punggung Bawah; Lansia.Abstract
Peregangan merupakan bagian penting dari setiap latihan atau olahraga. Peregangan adalah bagian dari pemanasan yang dilakukan sebelum dan sesudah melakukan aktivitas. Peregangan akan memberi tubuh kesempatan untuk bergerak dan melenturkan otot. Peregangan selama 30 menit atau lebih akan membuat tubuh siap untuk melakukan aktivitas lebih lanjut. Setiap gerakan dalam peregangan dilakukan selama 10 hitungan dengan 3 repetisi. Total waktu peregangan sekitar 10-15 menit, dengan perhitungan waktu untuk setiap gerakan berkisar antara 2-3 menit. Tujuan dari penerapan program ini adalah peregangan dapat membantu meningkatkan fleksibilitas otot yang tegang dan memengaruhi saraf, sirkulasi darah, peregangan otot dapat meredakan nyeri tubuh, kekakuan otot di punggung bawah, paha belakang, dan pinggul. Dengan 44 peserta lansia di Panti Wredha dengan nyeri punggung bawah ringan, maka perlu dilakukan edukasi kesehatan tentang latihan peregangan otot (stretching) untuk mengatasi nyeri punggung bawah, dan peserta antusias untuk berpartisipasi dalam latihan peregangan dengan benar.
References
Annisa Mutiah, dkk., 2013, Analisis Tingkat Risiko Muskuloskeletal Disorders (MSDs) dengan The Brief Survey dan Karakteristik Individu Terhadap Keluhan MSDs Pembuat Wajan di Desa Cepogo Boyolali,(Online), Vol. 2, No. 2, hal 1-15, (http://ejournals1.undip.ac.id/index.php/jkm), diakses 25 Januari 2015.
Asni Sang, dkk., 2013, Hubungan Risiko Postur Kerja Dengan Keluhan Muskuloskeletal Disorder Pada Pemanen Kelapa Sawit Di PT. Sinergi Perkebunan Nusantara, Universitas Hasanudin, Makasar
Bob Anderson, 2010, Stretching in The Office, Serambi Ilmu Semesta, Jakarta.
Candra. 2011. Peran Fisioterapi Dalam Penanganan LBP (Online). (http://www.etd.eprins.ums.ac.id, diakses pada tanggal 18 februari 2017)
Eleanor Bull dan Graham Archard, 2007, Nyeri Punggung, Erlangga, Jakarta.
Lukman dan Nurna Ningsih, 2012, Asuhan Keperawatan pada Klien dengan Gangguan Sistem Muskuloskeletal, Salemba Medika, Jakarta.
Michael J. Alter, 2003, 300 Teknik Peregangan Olahraga, PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta.
Nurdiati, W., Utami, G. T., & Utami, S. (2015). Pengaruh Latihan Peregangan terhadap Penurunan Intensitas Nyeri pada Perawat yang Menderita Low Back Pain (LBP). Jurnal Online Mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Riau, 2(1), 600-605
Priyoto. (2015). Perubahan dalam perilaku kesehatan konsep dan aplikasi. Yogyakarta: Graha Ilmu
Potter dan Perry, 2006, Fundamental Keperawatan, EGC, Jakarta.
Rahayu Sudi, 2021. Pengaruh Pemberian Latihan Peregangan Otot (Stretching) Terhadap Penurunan Nyeri Punggung Bawah
Sja’bani, M. (2015). Dahsyatnya Tuma’ninah dalamShalat (GerakanPeregangan Khusus Bersama Pemahaman Bacaan Shalat). Yogyakarta : Leutikaprio.
Suzanne C. Smaltzer dan Brenda G. Bare, 2002, Keperawatan Medikal-Bedah, EGC, Jakarta.
Soekidjo Notoatmodjo, 2010, Metodologi Penelitian Kesehatan, Rineka Cipta, Jakarta.
Sugiyono, 2010, Metodologi Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif dan R&D,Alfabeta, Bandung.
Suma’mur P.K., 2009, Hiegiene Perusahaan dan Kesehatan Kerja, Sagung Seto, Jakarta.
Syahrul Munir, 2012, Analisis Nyeri Punggung Bawah pada Pekerja Bagian Final Packing dan Part Supply di PT. X Tahun 2012, Tesis, Universitas Indonesia, Depok.
Syilvial A. Price dan Loraine M. Wilson, 2005, Patofisiologi Konsep Klinis Proses-proses Penyakit, EGC, Jakarta.
Tarwaka, 2014, Ergonomi Industri Dasar-dasar Pengetahuan Ergonomi dan Aplikasi di Tempat Kerja, Harapan Press, Surakarta.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Betty Sunaryanti, Tatik Trisnowati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












