Analisis Fitokimia dan Aktivitas Antimikroba Daun Bidara (Ziziphus spina-christi) serta Relevansinya dalam Pengobatan Islami Dengan Studi Literatur

Penelitian

Authors

  • Asni Fatma Universitas Negeri Medan
  • Annisa Alfaniatul Lubis Universitas Negeri Medan
  • Fatimah Syafitri Masturoh Universitas Negeri Medan
  • Intan Nurhayati Harahap Universitas Negeri Medan
  • Umar Mukhtar Siregar Universitas Negeri Medan

DOI:

https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i4.6111

Keywords:

Ziziphus spina-christi, fitokimia, antimikroba, thibbun nabawi, daun bidara

Abstract

Untuk menganalisis kandungan fitokimia daun bidara (Ziziphus spina-christi), mengevaluasi aktivitas antimikrobanya, serta mengkaji relevansinya dalam praktik pengobatan Islami yang berkaitan dengan konsep thibbun nabawi. Penelitian dilakukan melalui kajian literatur terhadap berbagai hasil penelitian ilmiah yang membahas kandungan fitokimia dan aktivitas biologis daun bidara, khususnya terkait efek antimikroba terhadap berbagai bakteri patogen. Hasil kajian menunjukkan bahwa daun bidara mengandung berbagai senyawa fitokimia seperti flavonoid, alkaloid, saponin, tanin, fenolik, steroid, dan terpenoid yang memiliki aktivitas biologis sebagai antibakteri, antioksidan, dan antiinflamasi. Ekstrak daun bidara terbukti mampu menghambat pertumbuhan beberapa bakteri patogen, antara lain Salmonella typhi, Bacillus cereus, Escherichia coli, Staphylococcus aureus, Propionibacterium acnes, dan Streptococcus mutans. Peningkatan konsentrasi ekstrak berpengaruh terhadap semakin besarnya zona hambat, yang berkaitan dengan mekanisme kerja senyawa fitokimia dalam merusak membran dan mengganggu permeabilitas dinding sel bakteri. Penelitian ini menyoroti integrasi antara bukti ilmiah modern mengenai aktivitas farmakologis daun bidara dengan praktik pengobatan dalam tradisi Islam. Kajian ini memberikan dasar ilmiah yang lebih kuat terhadap pemanfaatan daun bidara dalam thibbun nabawi serta membuka peluang pengembangan fitofarmaka berbasis tanaman lokal Indonesia.

References

Adhamatika, A., & Murtini, E. S. (2021). Pengaruh metode pengeringan dan persentase teh kering terhadap karakteristik seduhan teh daun bidara (Ziziphus mauritiana L.). Jurnal Pangan dan Agroindustri, 9(4), 196–207.

Aisyah N., Harahap M.R. & Arfi F. (2020). Analisis fitokimia dan aktivitas antibakteri ekstrak daun bidara (Ziziphus mauritiana L.). Jurnal Amina. Vol 2. No 3.

Bintoro, A., Ibrahim, A. M., & Situmeang, B. (2020). Analisis Dan Identifikasi Senyawa Saponin Dari Daun Bidara (Zhizipus mauritania L.). Jurnal Itekimia, 2(1), 84–94

Sadeli, M. A., Harliansyah, & Weni, L. (2025). Penapisan fitokimia, uji antioksidan, serta uji penghambatan tirosinase ekstrak daun bidara (Ziziphus mauritiana). Medika Kartika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan, 8(3), 254–264.

Sakka, L., & Muin, R. (2022). Identifikasi kandungan senyawa antioksidan ekstrak daun bidara (Ziziphus mauritiana Lamk.) dengan menggunakan metode DPPH. Journal Syifa Sciences and Clinical Research, 4(1), 92–100.

Umarella, S., Bamahry, A. R., & Dirgahayu Lantara, A. M. H. (2025). Literature review: The composition and benefits of bidara leaves (Ziziphus mauritiana). Borneo Journal of Medical Laboratory Technology, 8(1), 922–931.

Downloads

Published

15-04-2026

How to Cite

Asni Fatma, Annisa Alfaniatul Lubis, Fatimah Syafitri Masturoh, Intan Nurhayati Harahap, & Umar Mukhtar Siregar. (2026). Analisis Fitokimia dan Aktivitas Antimikroba Daun Bidara (Ziziphus spina-christi) serta Relevansinya dalam Pengobatan Islami Dengan Studi Literatur: Penelitian . Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(4), 24068–24073. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i4.6111