Ketahanan dan Kemandirian Pangan Fungsional Berbasis Kearifan Lokal “Uma Lengge” Dalam Mewujudkan Asta Cita dan SDGs

Penelitian

Authors

  • Darmin Darmin Universitas Muhammadiyah Bima
  • Muhd Firmansyah Politeknik Muhammad Dahlan
  • Gufran Gufran Universitas Muhammadiyah Bima
  • Mastorat Mastorat Universitas Muhammadiyah Bima
  • Adnan Adnan Universitas Muhammadiyah Bima
  • Nasrullah Nasrullah Universitas Muhammadiyah Bima
  • Jufrin Jufrin Universitas Muhammadiyah Bima
  • Erham Erham Universitas Muhammadiyah Bima
  • Juraidin Juraidin Universitas Muhammadiyah Bima
  • Ahmad Ahmad Universitas Muhammadiyah Bima

DOI:

https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i4.6116

Keywords:

Jewawut, sarang burung walet, status gizi, makanan lokal

Abstract

Ketahanan pangan menjadi prioritas utama pembangunan nasional Indonesia sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB), khususnya mengakhiri kelaparan dan mencapai ketahanan pangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi sosiokultural untuk memahami peran Uma Lengge dalam ketahanan pangan dan budaya masyarakat Desa Maria Utara. Data dikumpulkan melalui observasi langsung terhadap interaksi masyarakat dalam pengelolaan Uma Lengge di Desa Maria Utara, Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Uma Lengge bukan sekadar lumbung pangan tradisional, melainkan sistem holistik yang mendukung kedaulatan pangan, ketahanan budaya, dan pembangunan berkelanjutan. Strukturnya yang terdiri dari tiga tingkatan (ro awa, ro woha, ro ese) serta norma adat menciptakan pengelolaan pangan mandiri sekaligus melestarikan kearifan lokal. Nilai kolektif seperti kejujuran, tanggung jawab, dan solidaritas memperkuat ketahanan pangan serta membentuk tata kelola masyarakat yang partisipatif dan adil. Selain itu, keselarasan Uma Lengge dengan prinsip Asta Cita menunjukkan potensinya sebagai model adaptif dalam pembangunan modern.

References

Adhiem, M. A., & Syawalia, R. M. (2024). Upaya Mendukung Asa Swasembada Pangan. Pusat Analisis Keparlemenan DPR RI, 1–2.

Angelita, C., Manurung, R. F., Sugiantari, N. M. Y., & others. (2019). Pengaruh Bangunan Uma Lengge terhadap Sosial Budaya. Forum Arkeologi, 32, 13.

Atmodiwirjo, P., & Yatmo, Y. A. (2024). When the Entire Environment Becomes Home. In The Interior Urbanism Theory Reader (pp. 210–216). Routledge.

Brant, S., Williams, K., Andrews, J., Hammelmann, C., & Levkoe, C. (2023). Indigenous Food Systems and Food Sovereignty. Journal of Agriculture, Food Systems, and Community Development, 1–14.

Daugelaite, A., & Grazuleviciute-Vileniske, I. (2021). Ethics and Aesthetics in Sustainable Architecture. Sustainability, 13, 2259.

Diamond, N., McGrath, M. A., Sherry, J. F., Kozinets, R. V, Muniz, A. M., & Borghini, S. (2016). Brand Resilience in Consumption Moments. In Handbook of Anthropology in Business (pp. 619–637). Routledge.

Domingo, A., Charles, K. A., Jacobs, M., Brooker, D., & Hanning, R. M. (2021). Indigenous Perspectives on Food Security. International Journal of Environmental Research and Public Health, 18, 4404.

Firmanto, T., & Gufran. (2024). Ketahanan Pangan Berbasis Uma Lengge. Dasar: Jurnal Ilmiah Hukum, 13, 13–41.

Global Hunger Index. (2024). Global Hunger Index 2024 Ranking. https://www.globalhungerindex.org/ranking.html

Hurdley, R. (2024). Questions of Home. In Dwelling (pp. 161–182). Springer.

Lora, I., Zidi, A., Magrin, L., Prevedello, P., & Cozzi, G. (2020). Insights into the Dairy Chain of Asiago PDO Cheese. Journal of Dairy Science, 103, 9116–9123.

Maryanti, M., Rohyani, I. S., & Sukenti, K. (2021). Uma Lengge: Kearifan Lokal dalam Arsitektur Rumah Adat Bima. Jurnal Biologi Tropis, 21, 213–221.

Prima, L., Lussetyowati, T., & Adiyanto, J. (2024). Pengembangan Perencanaan Wisata Pusaka Desa. Sinektika: Jurnal Arsitektur. https://doi.org/10.23917/sinektika.vi.3359

Raghavan, S., & Sandanapitchai, P. (2024). Cultural Variables and Psychological Resilience. Traumatology, 30, 37–51.

Rustaman, A. H., Marianto, M. D., Yulianti, I., & others. (2024). Tradisi Uma Lengge Komunitas Maria Wawo. ISVS E-Journal, 11, 1–11.

Safitri, A. H. I., Novaldin, I. D., & Supiarmo, M. G. (2021). Eksplorasi Etnomatematika pada Bangunan Tradisional Uma Lengge. Jurnal Cendekia, 5, 3311–3321.

Shirvani Dastgerdi, A., & Kheyroddin, R. (2022). Policy Recommendations for Cultural Landscape Resilience. Sustainability, 14, 8500.

Sirror, H. (2024). Sustainable Strategies in Heritage Villages. Sustainability, 16, 5463.

Toscano, M. J., Jalali, A. S., Siegford, J. M., & Stratmann, A. (2024). Effects of Ramps on Laying Hens. Poultry Science, 103, 104101.

Usher, K., Jackson, D., Walker, R., & others. (2021). Indigenous Resilience in Australia. Frontiers in Public Health. https://doi.org/10.3389/fpubh.2021.630601

Valaitis, R. F., McEachern, L. W., Harris, S., & others. (2022). Annual Gatherings as a Knowledge Translation Strategy in Indigenous Food Systems. Applied Physiology, Nutrition, and Metabolism, 47, 1051–1061.

Wang, Y. (2023). Sustainable Architecture Trends. Highlights in Science, Engineering and Technology, 73, 96–105.

Zain, Z., & Andi, U. F. (2020). Karakteristik Rumah Adat Tradisional di Kalimantan Barat. AZ, 17, 25–36.

Downloads

Published

15-04-2026

How to Cite

Darmin, D., Firmansyah, M., Gufran, G., Mastorat, M., Adnan, A., Nasrullah, N., Jufrin, J., Erham, E., Juraidin, J., & Ahmad, A. (2026). Ketahanan dan Kemandirian Pangan Fungsional Berbasis Kearifan Lokal “Uma Lengge” Dalam Mewujudkan Asta Cita dan SDGs: Penelitian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(4), 23775–23781. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i4.6116