Workshop Pengembangkan Perangkat Pembelajaran Deep Learning Bagi Guru Sd Kecamatan Minas Kabupaten Siak
Penelitian
DOI:
https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i4.6178Keywords:
Workshop, Deep Learning, Perangkat PembelajaranAbstract
Implementasi Deep learning (DL) sebagai pendekatan pembelajaran yang baru dicanangkan tahun 2025, membutuhkan waktu yang cukup bagi guru untuk menerapkannya. Hal ini didasarkan pada beberapa temuan hasil penelitian terdahulu yang menunjukkan bahwa masih terdapat beberapa kendala dalam implementasi DL diantaranya adalah pemahaman tentang prinsip dan karakteristik yang lemah dan perangkat pembelajaran yang belum sesuai dengan prinsip dan karakteristik DL. Sehubungan dengan kebijakan tersebut, untuk optimalisasi percepatan implementasi DL perlu pendampingan guru dalam menguatkan pemahaman dan penyiapan perangkat pembelajarannya. Berdasarkan beberapa sumber seperti guru, kepala sekolah dan pengawasan di lingkungan UPTD Dinas Pendidikan Kec. Minas diperoleh informasi bahwa implementasi DL sampai saat ini baru dalam tahap sosialisasi. Walaupun beberapa sekolah sudah menerapkannya, prosesnya belum optimal, karena terbatasnya pengetahuan dan kemampuan guru dalam mengintegrasikan prinsip dan karakteristik DL dalam perangkat pembelajaran. Memperhatikan masalah di atas, maka Tim PKM dari Program Studi Pendidikan Matematika bekerja sama Dinas Pendidikan Kab Siak menyelenggarakan kegiatan workshop pengembangan perangkat pembelajaran bagi guru SD di lingkungan UPTD Dinas Pendidikan Kec. Minas Kab. Siak. Peserta kegiatan workshop ini berjumlah 26 orang, yang berasal dari 16 SD. Indikator keberhasilan kegiatan PKM ini didasarkan pada: (1) kemampuan peserta mengembangkan perangkat pembelajaran; (2) respon peserta terhadap pelaksanaan PKM yang dianalisis dengan statistik deskriptif. Berdasarkan analisis data respon peserta terhadap kegiatan ini diperoleh fakta bahwa: (1) kemampuan peserta dalam mengembangkan perangkat pembelajaran berada pada kategori baik; dan (2) respon peserta terhadap kegaiatan PKM sangat baik.References
Anggrayni, P., Rahayu, S., Wawo, A., & Lede, M. (2025). Analisis kompetensi guru dalam merancang pembelajaran deep learning pada Kurikulum Merdeka. Jurnal Pengembangan Profesi Pendidik, 4(1), 1–18.
Dinata, Y., Dalillah, A., Septiani, I., & Mudasir, M. (2025). TANTANGAN EPISTEMOLOGIS DALAM IMPLEMENTASI DEEP LEARNING DI PENDIDIKAN INDONESIA: REFLEKSI ATAS KESENJANGAN KONSEP, KOMPETENSI, DAN REALITAS. Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti, 12(2), 534–548. https://doi.org/10.38048/jipcb.v12i2.5412
Fatimah, C., Pd Guru, S., Smpn, P., Abstrak, R. S., Kunci, K., Daya, B., Obat, T., & Siswa, K. (2020). Penggunaan Metode Praktik Dalam Meningkatkan Keterampilan Teknik Budi Daya Tanaman Obat.
Jasmana, J. (2021). Menanamkan Pendidikan Karakter Melalui Kegiatan Pembiasaan di SD Negeri 2 Tambakan Kecamatan Gubug Kabupaten Grobogan. ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar, 4, 164–172.
Khafizah, N., & Sayekti, I. C. (2026). Problematika Guru dalam Mengimplementasikan Deep Learning pada Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Matematika Dan Sains, 14(2), 410–423. https://doi.org/10.21831/jpms.v14i2.93953
Pioma, O., & Pardede, G. (2024). Problematika Guru dalam Mengembangkan Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi di Sekolah Dasar. Journal On Education, 6(4), 21535–21540.
Tuna, M., Lelo, T. A. M., Rey, V. Y., Walona, Y. B., & Lawe, Y. U. (2026). Tantangan Guru Dalam Mengintegrasikan Model Pembelajaran Deep Learning Di SDK Ngedukelu. Jurnal Citra Multidisiplin, 1(1), 45–53. https://doi.org/10.38048/jcm.v1i1.6498
Winda, R., & Dafit, F. (2021). Analisis Kesulitan Guru dalam Penggunaan Media Pembelajaran Online di Sekolah Dasar. Jurnal Pedagogi Dan Pembelajaran, 4(2), 211–221.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sehatta Saragih, Maimunah Maimunah, Atma Murni, Sakur Sakur, Syarifah Nur Siregar, Elfis Suanto, Elmawati Elmawati, Wigbertus Ngabu

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












