Hubungan Stigma Sosial terhadap Perilaku Praktik Pencegahan Ulkus Diabetik pada Pasien Diabetes Melitus

Penelitian

Authors

  • Moh. Nawawi Universitas Widya Nusantara
  • Elin Hidayat Universitas Widya Nusantara
  • Wendi Muhammad Fadhli Universitas Widya Nusantara

DOI:

https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i4.6261

Keywords:

Pendidikan karakter, keluarga, gizi seimbang, keselamatan keluarga, anak usia dini.

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah, ulkus diabetik adalah luka yang berkembang pada penderita DM akibat mikroangiopati dan makroangiopati. Pencegahan ulkus diabetik melibatkan perilaku perawatan diri yang konsisten. Stigma sosial terhadap penderita diabetes, terutama yang sudah mengalami komplikasi seperti luka kaki, dapat menimbulkan rasa malu, rendah diri, menarik diri dari lingkungan sosial, hingga ketidakpatuhan dalam perawatan diri Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara stigma sosial dengan perilaku praktik pencegahan ulkus diabetik pada pasien Diabetes Melitus di RSUD Mokopido Tolitoli. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei analitik dan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien RSUD Mokopido yang menderita Diabetes Melitus yang terdata di rumah sakit 3 bulan terakhir mulai dari Januari hingga Maret 2025 yang berjumlah 92 orang. Sampel penelitian ini adalah 75 responden, dengan Teknik Purposive sampling. Hasil penelitian yang didapatkan berdasarkan Uji Chi Square didapatkan  p value: 0,001 (p value < 0,05), maka Ho ditolak dan Ha diterima yang artinya ada hubungan antara stigma sosial dengan perilaku praktik pencegahan ulkus diabetik pada pasien diabetes melitus di RSUD Mokopido Tolitoli. Ada hubungan antara stigma sosial dengan perilaku praktik pencegahan ulkus diabetik pada pasien Diabetes Melitus di RSUD Mokopido Tolitoli.

References

Al-Mutairi, N., A. N., A. S., & A. E. (2019). Perbedaan stigma berdasarkan jenis kelamin pada penyakit kronis termasuk diabetes. Journal of Clinical and Diagnostic Research, 13(5), 10–15.

April, N. (2024). Aplikasi konsep model teori menurut Sister Calista Roy. International Journal, 2(2).

Aulia Cahyani, P., Abdullah, R. P. I., & Natsir, P. (2021). Pengaruh kadar HbA1c pada penderita diabetes melitus tipe 2 dengan komplikasi makrovaskular dan mikrovaskular di Rumah Sakit Ibnu Sina YW UMI Makassar.

Devitasari Simanjuntak, A., Hizkia, I. P., Siringo-Ringo, M., & Sinaga, A. (2024). Gambaran karakteristik demografi penyakit diabetes melitus pada pasien di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan tahun 2024. Nursing Applied Journal, 2(4), 3026–5770. https://doi.org/10.57213/naj.v2i4.412

Dewi Kusumawati, P., Abdal, F., Agustini, A., & Kurniawan, W. (2025). Analisis dampak stigma terhadap penyakit mental dan upaya pengurangannya di masyarakat.

Eni. (2022). Keperawatan Psikosial. UMSurabaya Publishing.

Gultom, A. B., & Indrawati, I. (2020). Edukasi manajemen diri dalam meningkatkan efikasi diri, mengendalikan kadar gula darah dan meningkatkan kualitas hidup pada pasien diabetes mellitus. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dalam Kesehatan, 2(2), 32. https://doi.org/10.20473/jpmk.v2i2.21002

Gusasi, F. F., Kasim, V. N., Auliyah, N., & Abd, R. (2022). Hubungan efektivitas pengaturan diet dengan kadar glukosa darah puasa pasien diabetes melitus tipe 2. Gorontalo Journal of Public Health, 5(1), 57–63.

Hasibuan, N. K., Dur, S., & Husein, I. (2022). Faktor penyebab penyakit diabetes melitus dengan metode regresi logistik. G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan, 6(2), 257–264. https://doi.org/10.33379/gtech.v6i2.1696

Iksan, M., Hidayat, E., Eka Kurniawan, B., Studi Ners, P., Kesehatan, F., & Kunci, K. (2025). Hubungan Define dan Measure Terhadap Pencegahan Ulkus Dekubitus pada Pasien dengan Gangguan Mobilitas Fisik : Penelitian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(2), 14060–14073. https://doi.org/10.31004/JERKIN.V4I2.4446

International Diabetes Federation. (2022). IDF diabetes atlas. Belgium: International Diabetes Federation.

Ismaiyah, A. K., Majid, A., Prayogi, A. S., & Arini, T. (2023). Kepatuhan pemeriksaan berhubungan dengan kestabilan kadar glukosa darah penyandang diabetes mellitus tipe 2. Jurnal Keperawatan, 15(1), 22–30.

Isnarawati, Z., Diani, N., & Agianto, A. (2022). Gambaran aktivitas fisik pasien diabetes mellitus di masa pandemi Covid-19. Coping: Community of Publishing in Nursing, 10(4), 454. https://doi.org/10.24843/coping.2022.v10.i04.p14

Kato, A., Fujimaki, Y., Fujimori, S., Isogawa, A., Onishi, Y., Suzuki, R., Ueki, K., Yamauchi, T., Kadowaki, T., & Hashimoto, H. (2020). How self-stigma affects patient activation in persons with type 2 diabetes: A cross-sectional study. BMJ Open, 10(5). https://doi.org/10.1136/bmjopen-2019-034757

Khasanah, U. (2021). Hubungan dukungan keluarga terhadap kepatuhan penatalaksanaan pengelolaan diabetes mellitus pada lansia klub Prolanis di Puskesmas Kecamatan Ciracas Jakarta Timur. Indonesian Journal of Nursing Sciences and Practice, 1(2), 70–82.

Li, X., Wu, L., Yun, J., & Sun, Q. (2023). The status of stigma in patients with type 2 diabetes mellitus and its association with medication adherence and quality of life in China: A cross-sectional study. Medicine, 102(26), e34242. https://doi.org/10.1097/MD.0000000000034242

Mayana, S., Hidayat, E., Farah Dhifa Dg Masikki, M., Studi Ilmu Keperawatan, P., Kesehatan, F., Widya Nusantara, U., Untad, J. I., Mantikulore, K., Palu, K., Tengah, S., & Kunci, K. (2026). Hubungan Caring Perawat Berbasis Carative Terhadap Kepatuhan Pasien dalam Pencegahan Diabetic Foot Ulcer pada Pasien dengan Diabetes Mellitus di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah: Penelitian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(3), 19856–19863. https://doi.org/10.31004/JERKIN.V4I3.5220

Megawati, S. W., Utami, R., & Jundiah, R. S. (2020). Senam kaki diabetes pada penderita diabetes melitus tipe 2 untuk meningkatkan nilai ankle brachial index. Journal of Nursing Care, 3(2). https://doi.org/10.24198/jnc.v3i2.24445

Nada Nesyifa, T. H. (2023). Studi kasus penerapan senam kaki DM dan edukasi rokok dalam peningkatan sirkulasi dan pengetahuan klien diabetes mellitus tipe 2.

Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi penelitian kesehatan. Rineka Cipta.

Notoatmodjo, S. (2022). Metodologi penelitian. Aleniba Medika.

Noviyanti, L. W., Suryanto, S., & Rahman, R. T. (2021). Peningkatan perilaku perawatan diri pasien melalui diabetes self-management education and support. Media Karya Kesehatan, 4(1), 67–77. https://doi.org/10.24198/mkk.v4i1.30747

Nugroho. (2021). Stigma pada perempuan dengan diabetes melitus terkait perubahan fisik dan psikososial. Jurnal Keperawatan Indonesia, 21(2), 95.

Nurhayati, R. (2023). Dukungan keluarga dan perilaku pencegahan komplikasi pada pasien diabetes melitus. Jurnal Ilmu Keperawatan, 15(2).

Pusparini, A. D., Zuraida, R., & Susianti, S. (2022). Diabetes mellitus and health education’s role in patient management: A literature review. Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan, 8(4), 382–388. https://doi.org/10.33024/jikk.v8i4.5090

Putri, B. C., & Purwanti, O. S. (2024). Tingkat pengetahuan dan upaya pencegahan ulkus diabetikum pada pasien diabetes mellitus. Holistik Jurnal Kesehatan, 18(7), 925–931. https://doi.org/10.33024/hjk.v18i7.559

Ruzhen Luo, & Ji, Y. (2022). Hubungan antara stigma sosial, gaya koping, stigma diri, dan kualitas hidup pada pasien dengan ulkus kaki diabetik.

Sugiyono. (2015). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Alfabeta.

Sugiyono. (2018). Statistika untuk penelitian. Alfabeta.

Sugiyono. (2021). Metode penelitian kuantitatif. Alfabeta.

Sukmawati. (2020). Perilaku pencegahan ulkus diabetik pada pasien diabetes melitus di puskesmas. Jurnal Keperawatan Nusantara, 12(2).

Susanti, W., Handoko, G., & Isnawati, I. A. (2023). Hubungan dukungan keluarga, kepatuhan minum obat dan tingkat stres dengan kualitas hidup pada pasien diabetes mellitus tipe II di RSUD Soedarsono. Jurnal Ilmu Kesehatan, 2(10), 266–276.

Wang, L., Zhang, X., & Chen, Y. (2021). Internal stigma and psychological distress in patients with diabetes mellitus. International Journal of Nursing Studies, 115(2), 1–8.

Yusril, M., & Natsir, P. (2023). Faktor risiko ulkus diabetik pada penderita diabetes melitus.

Yulta Kadang, Adi Sucipto, Hermanto Hermanto, Decy Erni Nasution, Fajar Susanti, Hamdani Hamdani, Sri Marnianti Irnawan, Yuyun Tafwidhah, Deden Iwan Setiawan, Afni Yan Syah, Elin Hidayat, Fika Tri Anggraini, F. (2025). Metodologi Penelitian dalam Keperawatan. Eureka Media Aksara.https://books.google.co.id/books?hl=en&lr=&id=7dyuEQAAQBAJ&oi=fnd&pg=PA1&dq=info:DkHXRyJkb8kJ:scholar.google.com&ots=y_nZs_NGwN&sig=WBLjMruzgc2bljNr-uPEoQ4uO30&redir_esc=y#v=onepage&q&f=false

Zainab, S., & Fitrianur, W. L. (2022). Hubungan dukungan sosial keluarga dengan kepatuhan diet pada pasien diabetes mellitus di RS PKU Muhammadiyah Sekapuk. Indonesian Journal of Professional Nursing, 3(2), 104. https://doi.org/10.30587/ijpn.v3i2.4725

Downloads

Published

05-05-2026

How to Cite

Nawawi, M., Hidayat, E., & Fadhli, W. M. (2026). Hubungan Stigma Sosial terhadap Perilaku Praktik Pencegahan Ulkus Diabetik pada Pasien Diabetes Melitus: Penelitian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(4), 24822–24831. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i4.6261