Analisis Kemampuan Critical Thinking Siswa dalam Pembelajaran IPAS di SD Negeri 16 Kota Bengkulu

Penelitian

Authors

  • M. Rakel Ibnu Ibrahim Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu
  • Choldia Heldianti Usiwardani Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu
  • Heny Friantary Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

DOI:

https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i4.6372

Keywords:

Critical Thinking, Pembelajaran IPAS, Sekolah Dasar, Kurikulum Merdeka

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan critical thinking siswa dalam pembelajaran IPAS di SD Negeri 16 Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas guru IPAS dan siswa kelas V. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan critical thinking siswa dalam pembelajaran IPAS berada pada kategori cukup baik. Siswa telah mampu mengidentifikasi masalah, menganalisis informasi, menyampaikan pendapat, menarik kesimpulan, dan memberikan solusi terhadap permasalahan sederhana yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Namun, kemampuan berpikir kritis siswa masih belum merata karena sebagian siswa masih mengalami kesulitan dalam memberikan alasan logis dan menghubungkan konsep pembelajaran dengan kondisi nyata di lingkungan sekitar. Faktor pendukung kemampuan critical thinking siswa meliputi penggunaan media pembelajaran yang menarik, penerapan metode diskusi dan tanya jawab, lingkungan belajar yang aktif, serta peran guru dalam memberikan stimulus pertanyaan. Adapun faktor penghambat kemampuan critical thinking siswa meliputi rendahnya minat membaca, kurangnya rasa percaya diri siswa, keterbatasan sarana pembelajaran, dan kebiasaan siswa yang masih terbiasa dengan pembelajaran satu arah. Oleh karena itu, diperlukan pembelajaran yang lebih aktif, inovatif, dan kontekstual agar kemampuan berpikir kritis siswa dapat berkembang secara optimal.

References

Aulia, R., & Kurniawan, D. (2023). Penerapan Problem Based Learning dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 8(2), 112–120.

Aulia, S., & Prasetyo, A. (2023). Pembelajaran berbasis masalah dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran IPAS. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar, 5(1), 55–64.

Facione, P. A. (2020). Critical Thinking: What It Is and Why It Counts. California: Insight Assessment.

Handayani, L., & Prasetyo, R. (2024). Analisis kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan Nusantara, 6(1), 33–42.

Handayani, R., & Putra, M. (2024). Pengembangan kemampuan berpikir kritis siswa melalui pembelajaran kontekstual di sekolah dasar. Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar, 7(1), 70–79.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2021). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (4th ed.). California: Sage Publications.

Moleong, L. J. (2021). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Nurfadilah. (2022). Faktor-faktor yang memengaruhi kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 4(2), 88–97.

Nurfadilah, S., & Rahman, A. (2024). Efektivitas metode diskusi terhadap kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Modern, 9(1), 21–30.

Pratiwi, N., & Kurniawan, H. (2023). Hubungan minat membaca dengan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Jurnal Literasi Pendidikan, 5(2), 101–109.

Rahmawati. (2023). Pengembangan keterampilan berpikir kritis dalam pembelajaran abad ke-21. Jurnal Pendidikan Indonesia, 10(1), 45–53.

Rahmawati, D., & Lestari, P. (2023). Validitas teknik triangulasi dalam penelitian kualitatif pendidikan. Jurnal Penelitian Pendidikan, 12(2), 90–99.

Rahmawati, N., & Sari, Y. (2023). Kegiatan refleksi dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Karakter, 6(1), 15–24.

Sari, D., & Lestari, R. (2024). Pengaruh media pembelajaran interaktif terhadap kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Jurnal Teknologi Pendidikan, 11(1), 50–61.

Sari, P., & Putra, A. (2022). Kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran, 3(2), 75–84.

Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Widiyanti, E. (2023). Keterlibatan siswa dalam pembelajaran dan pengaruhnya terhadap kemampuan berpikir kritis. Jurnal Pendidikan Aktif, 5(3), 120–128.

Widiyanti, E. (2024). Implementasi pembelajaran IPAS dalam Kurikulum Merdeka di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan dan Kurikulum, 8(1), 40–49.

Yusuf, A. M. (2022). Metode Penelitian: Kuantitatif, Kualitatif, dan Penelitian Gabungan. Jakarta: Kencana.

Downloads

Published

13-05-2026

How to Cite

M. Rakel Ibnu Ibrahim, Choldia Heldianti Usiwardani, & Heny Friantary. (2026). Analisis Kemampuan Critical Thinking Siswa dalam Pembelajaran IPAS di SD Negeri 16 Kota Bengkulu: Penelitian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(4), 25386–25393. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i4.6372