Peningkatan Literasi Digital UMKM Melalui Pelatihan Konten Kreatif Berbasis Smartphone di Villa Mutiara, Bogor Jawa Barat
Pengabdian
DOI:
https://doi.org/10.31004/jerkin.v5i1.7340Keywords:
Literasi Digital, UMKM, Pelatihan Konten Kreatif, Telepon Pintar, Pemberdayaan MasyarakatAbstract
Transformasi digital membuka peluang besar bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memperluas jangkauan pasar, namun keterbatasan literasi digital masih menjadi kendala utama dalam mengoptimalkan potensi tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital pelaku UMKM di Villa Mutiara, Bogor, melalui pelatihan pembuatan konten kreatif berbasis telepon pintar (smartphone). Pendekatan yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), yang melibatkan peserta secara aktif dalam proses identifikasi kebutuhan, pelaksanaan pelatihan, evaluasi, dan pendampingan. Kegiatan ini diikuti oleh 25 pelaku UMKM dari berbagai sektor, dengan fokus pada peningkatan keterampilan fotografi produk, videografi berbasis storytelling, serta penyuntingan konten menggunakan aplikasi sederhana seperti Canva dan CapCut. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor literasi digital peserta dari 42% pada pre-test menjadi 81% pada post-test, dengan peningkatan paling signifikan pada aspek pengetahuan media sosial. Selain peningkatan keterampilan teknis, pelatihan ini juga menumbuhkan kepercayaan diri peserta dalam memanfaatkan teknologi digital serta melahirkan komunitas digital "UMKM Villa Mutiara" yang berfungsi sebagai wadah berbagi pengetahuan dan kolaborasi. Kegiatan ini membuktikan bahwa pelatihan berbasis PAR efektif dalam mengintegrasikan pembelajaran praktis dengan pemberdayaan masyarakat, serta berpotensi menjadi model replikasi untuk memperkuat ekosistem digital UMKM di tingkat lokal.
References
Arifin, A. Z., & Kusumaningrum, D. E. (2023). Community digital engagement: Strengthening rural entrepreneurial ecosystems through social media literacy. Journal of Community Development, 8(1), 45–58.
Bandura, A. (1997). Self-efficacy: The exercise of control. Freeman.
Hadi, S., & Rochimah, S. (2020). Digital marketing training for SMEs: A strategy for improving product competitiveness in the industrial era 4.0. Jurnal Abdimas BSI, 3(2), 150–157.
Huda, M., Hasan, N., Jasmi, K. A., Shahrill, M., Basiron, B., & Gassama, S. K. (2020). Empowering local products through digital marketing training for MSMEs. Journal of Nonformal Education, 6(2), 146–154.
Kotler, P., Kartajaya, H., & Setiawan, I. (2019). Marketing 4.0: Moving from traditional to digital. Wiley.
Kurnia, N., & Astuti, S. I. (2020). Digital literacy in supporting the development of Indonesian society. Jurnal Komunikasi Indonesia, 9(1), 1–10.
Livingstone, S. (2018). Critical reflections on the benefits of ICT in education. Oxford Review of Education, 44(1), 1–17.
Nasution, A., & Yusuf, M. (2021). Penggunaan media sosial sebagai strategi pemasaran UMKM. Jurnal Teknologi dan Masyarakat, 6(2), 89–97.
Setiadi, R. (2021). Desain komunikasi visual untuk UMKM: Panduan praktis membangun branding produk. Alfabeta.
Sukesi, K., & Effendy, N. (2021). Strategi promosi digital UMKM melalui media sosial. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 24(3), 122–135.
Widodo, A., & Sari, D. K. (2021). Pelatihan literasi digital sebagai upaya pemberdayaan UMKM di era digital. Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri, 5(2), 100–109.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Izzati Rizal, Bintang Nurijadi, Jamalullai, Salfhaoctha Friemay Aliefia Poetry, Murtiadi, Khairatun Niswa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












