Analisis Implementasi, Peran Guru, Tujuan Pendidikan, dan Relevansi Filsafat Pendidikan Eksistensialisme pada Pembelajaran Mendalam Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar: Systematic Literature Review

Penelitian

Authors

  • Anissa Miftahqul Fauziyach Universitas PGRI Yogyakarta
  • Nawang Sovyana Universitas PGRI Yogyakarta
  • Neyzha Veradine Universitas PGRI Yogyakarta
  • Dea Nurhani Universitas PGRI Yogyakarta
  • Muhammad Ferhesa Himawar Universitas PGRI Yogyakarta
  • Taufik Muhtarom Universitas PGRI Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.31004/jerkin.v5i1.7433

Keywords:

Filsafat Eksistensialisme, Pembelajaran Mendalam, Kurikulum Merdeka

Abstract

Pembelajaran kelas rangkap merupakan realitas pendidikan di banyak sekolah dasar di Indonesia, terutama di daerah terpencil yang menghadapi keterbatasan jumlah guru. Praktik ini menuntut guru untuk mengelola dua atau lebih tingkatan kelas secara bersamaan dalam satu ruangan, sehingga memunculkan tantangan kompleks dalam pengelolaan kelas. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam strategi pengelolaan kelas yang efektif dalam konteks pembelajaran kelas rangkap guna menciptakan proses belajar mengajar yang optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan literature review dengan metode penelitian kepustakaan, menganalisis berbagai sumber primer dan sekunder yang meliputi jurnal nasional dan internasional, buku referensi, serta hasil penelitian akademik terkait pengelolaan kelas dan pembelajaran kelas rangkap. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi pengelolaan kelas rangkap yang efektif mencakup pengaturan ruang kelas berbasis zona belajar, pengelolaan waktu melalui sistem rotasi dan penjadwalan terstruktur, pengelompokan peserta didik berdasarkan kemampuan dan usia, pengelolaan aktivitas belajar dengan metode pembelajaran terdiferensiasi, penggunaan media pembelajaran adaptif, serta manajemen perilaku berbasis pendekatan preventif. Peran guru sangat krusial dan memerlukan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian yang tinggi, disertai kreativitas dan inovasi pembelajaran berkelanjutan. Faktor pendukung utama meliputi kompetensi guru yang memadai, dukungan sekolah dan masyarakat, serta ketersediaan sarana prasarana, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan fasilitas, perbedaan kemampuan siswa yang signifikan, dan beban kerja guru yang berlebihan. Implikasi dari penerapan strategi pengelolaan kelas yang tepat adalah peningkatan motivasi belajar siswa, partisipasi aktif dalam pembelajaran, hasil belajar yang lebih baik, efisiensi proses pembelajaran, serta peningkatan kualitas pendidikan di sekolah dengan sistem kelas rangkap.

References

Afwan, B., Putra, A. D., Abbas, N. A., Muhammad, U. A., & Fadli, M. R. (2025). Persepsi guru terhadap pendekatan deep learning dalam pembelajaran sejarah di sekolah menengah atas. Social Pedagogy: Journal of Social Science Education, 6(2), 11519.

Al Mursyid. (2022). Eksistensialisme dalam pendidikan dasar. Al Mursyid: Jurnal Kajian Pendidikan Islam, 7(1), 1–14.

Bora, B., & Ismail, I. (2025). Implementasi prinsip-prinsip filsafat eksistensialisme dalam Kurikulum Merdeka: Menemukan makna dan kebebasan dalam belajar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar.

Faiz, A., & Kurniawaty, I. (2023). Pembelajaran diferensiasi dalam Kurikulum Merdeka.Jurnal Basicedu.

Ihsani, T., & Suriansyah, A. (2025). Analisis Tantangan Implementasi Deep Learning di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan dan Inovasi Manajemen, 2(1), 45–58.

Khairul, M., & Sari, H. P. (2025). Penerapan prinsip-prinsip eksistensialisme dalam pembelajaran PAI: Membentuk kebebasan, tanggung jawab, dan makna hidup di sekolah. SURAU: Jurnal Pendidikan Islam, 16(1), 45–62.

Lestari, V. (2025). Analisis Pelaksanaan Pembelajaran Diferensiasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(3), 456–467.

Marfu’ah, H. (2020). Student Centered Learning (SCL): Pendekatan pembelajaran yang representatif di era globalisasi.

Muhammad, F., & Fauziati, E. (2023). Merdeka Belajar dalam Perspektif Eksistensialisme Jean Paul Sartre. Jurnal Pendidikan, 32(1), 11-18.

Mulyanto, A. (2025). Peningkatan kualitas belajar melalui kepemimpinan kepala sekolah dengan pendekatan pembelajaran mendalam. Jurnal Pendidikan dan Manajemen, 6(2), 45-58.

Musfirah, M., & Ismail, I. (2024). Relevansi Kurikulum Merdeka dalam perspektif filsafat eksistensialisme di abad 21. Guru Muda: Jurnal Pendidikan, 6(2), 145–158.

Nabila, C. A., Ramdani, F. A., Prima, C. K., & Adman. (2026). Pendekatan pembelajaran mendalam dalam Kurikulum Merdeka: Implikasi untuk pendidikan manajemen perkantoran. Journal of Information Systems and Management (JISMA), 5(1), 48–54.

Nazira, A., Andriani, R., & Sari, H. P. (2024). Analisis pengaruh filsafat eksistensialisme dalam kurikulum pendidikan modern. Jurnal QOSIM Jurnal Pendidikan Sosial & Humaniora, 2(2), 121–128.

Nazira, A., Andriani, R., & Sari, H. P. (2025). Analisis pengaruh filsafat eksistensialisme dalam kurikulum pendidikan modern. Jurnal Pendidikan Kontemporer, 12(1), 45–58.

Prastyo, Y. D., & Dos Santos, M. H. (2025). Pembelajaran mendalam sebagai strategi transformasi pendidikan: Studi persepsi dan aspirasi guru Indonesia. Edusociety.

Putri, R. A. R. (2025). Elementary School Teachers’ Challenges to Implementing Differentiated Instruction. Atlantis Press / Proceedings of the International Conference on Education.

Rohman, M. (2021). Filsafat pendidikan eksistensialisme dan implikasinya dalam pembelajaran. Jurnal Pendidikan.

Royani, R., Ahda, S., & Silalahi, S. (2024). Model Pembelajaran Deep Learning untuk Meningkatkan Pemahaman IPS di Sekolah Dasar: Studi Kasus di SD Global Garuda Nusantara. Jurnal Ilmiah Guru Madrasah, 3(2), 77–88.

Sari, A. W. (2025). Implementasi deep learning: Suatu inovasi pendidikan. Waspada: Jurnal Pendidikan, 7(2), 112–130.

Sari, E. P., Cahyono, D., & Aspirandi, R. M. (2021). Nilai Perusahaan pada Perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN): Kajian Sistematis. Journal of Management: Small and Medium Enterprises (SMEs), 14(2), 133-151.

Susanti, E., & Wulandari, R. (2022). Pembelajaran abad 21 dan keterampilan 4C dalam pendidikan.Jurnal Pendidikan Dasar.

Yustiana, D., Nursalim, M., & Masitoh, S. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Perspektif Filsafat Pendidikan. Jurnal Kependidikan Media, 12(3).

Downloads

Published

17-07-2026

How to Cite

Anissa Miftahqul Fauziyach, Nawang Sovyana, Neyzha Veradine, Dea Nurhani, Muhammad Ferhesa Himawar, & Taufik Muhtarom. (2026). Analisis Implementasi, Peran Guru, Tujuan Pendidikan, dan Relevansi Filsafat Pendidikan Eksistensialisme pada Pembelajaran Mendalam Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar: Systematic Literature Review: Penelitian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 5(1), 1367–1376. https://doi.org/10.31004/jerkin.v5i1.7433

Most read articles by the same author(s)