Pengaruh Latihan Plyometric Terhadap Power Otot Tungkai Pada Siswa Pencak Silat SMP VIP Al Huda Jetis Kebumen
Penelitian
DOI:
https://doi.org/10.31004/jerkin.v5i1.7488Abstract
Plyometric merupakan metode latihan yang digunakan untuk mengembangkan daya ledak (explosive power), yaitu salah satu komponen penting yang mendukung pencapaian prestasi atau performa dalam berbagai cabang olahraga. Power otot tungkai adalah kemampuan seseorang untuk mempergunakan otot tungkainya untuk kekuatan maksimum dalam waktu yang singkat dan kontraksi yang cepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah latihan plyometric memberikan pengaruh terhadap peningkatan power otot tungkai. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen. Desain penelitian yang digunakan adalah One Group Pretest-Posttest Design. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa pencak silat SMP VIP Al Huda Jetis Kebumen sebanyak 20 siswa yang diambil menggunakan total sampling Instrumen yang digunakan untuk mengukur power otot tungkai adalah Veritical Jump (Loncat Tegak). Data dianalisis menggunakan uji statistic descriptive, uji normalitas, dan uji-t (test). Hasil dari penelitian ini terdapat kenaikan yang signifikan dengan menunjukan kenaikan nilai rata-rata kemampuan vertical jump dari 56.55 cm pada pretest menjadi 61.50 cm pada postest. Uji hipotesis menunjukan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan dari latihan plyometric terhadap penigkatan power otot tungkai. Dengan demikian, latihan plyometric dapat dijadikan sebagai bentuk latihan untuk meningkatkan power otot tungkai siswa.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ahmad Riyanto, Khafid Irkham

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












