Pelatihan Produksi dan Legalitas Produk Herbal sebagai Upaya Pengembangan Sentra Herbal Desa Nunsaen, Kabupaten Kupang
Pengabdian
DOI:
https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i2.2776Abstract
Desa Nunsaen di Kabupaten Kupang memiliki potensi unggulan dalam pengembangan produk herbal berbasis jahe, kunyit, dan temulawak. Namun, masyarakat setempat masih dominan bergantung pada pertanian tradisional dengan nilai tambah rendah, keterbatasan sarana produksi, ketiadaan legalitas, serta kurangnya pemanfaatan media digital untuk pemasaran, sehingga produk lokal belum memiliki daya saing yang kuat. Program pengabdian ini dirancang untuk meningkatkan keterampilan produksi, memperkuat pengelolaan usaha, memfasilitasi legalitas produk, serta mendorong pemasaran digital sebagai strategi pemberdayaan berbasis potensi lokal. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui observasi lapangan, pelatihan, penerapan teknologi tepat guna, pendampingan intensif, dan pembentukan 20 kelompok usaha. Hasil program menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan, ditandai dengan lahirnya produk unggulan Kopi Jahe Nunsaen dan Jahe Merah Instan Nunsaen yang memiliki mutu terstandarisasi, kapasitas produksi lebih dari 200 kg per bulan, serta desain kemasan higienis dan menarik. Produk-produk tersebut juga telah memperoleh izin edar PIRT/BPOM dan mulai dipasarkan melalui platform digital, yang memperluas jangkauan hingga tingkat nasional. Program ini berkontribusi dalam peningkatan keterampilan, pendapatan, dan peluang kewirausahaan masyarakat sekaligus melahirkan model pemberdayaan holistik melalui integrasi produksi, kemasan, legalitas, dan digitalisasi. Kebaruan program ini terletak pada pendekatan komprehensif yang berbeda dari kegiatan serupa yang umumnya hanya fokus pada pelatihan teknis produksi. Dengan demikian, program ini dapat dijadikan prototipe pemberdayaan desa berkelanjutan yang selaras dengan pencapaian SDG 8 dan SDG 12.
References
Adhi Iman Sulaiman, Toto Sugito, Bambang Suswanto, Tri Nugroho Adi, & Sri Weningsih. (2024). Community Empowerment Program in Management of Health Clinic Development and Herbal Tourism. Proceeding of The International Conference of Inovation, Science, Technology, Education, Children, and Health, 1(1), 82–92. https://doi.org/10.62951/icistech.v1i1.21
Awaluddin, S. P. (2022). Aplikasi Teknologi Tepat Guna pada Pembuatan Kue Donat, Kue Roti dan Roti Goreng pada Mitra Usaha Roti Sari dan Dian Jaya Kota Kupang. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 5(2), 45–53.
Budiarto, B. W., Karyadi, S., Wasiran, W., Pratiwi, R., & Irwan, D. (2024). Improving Digital Literacy of Village Communities in Indonesia through Information Technology-Based Community Service Programs. Unram Journal of Community Service, 5(3), 267–271. https://doi.org/10.29303/ujcs.v5i3.716
Devriany, D., Santoso, H., & Lestari, A. (2022). Strategi pengembangan usaha mikro berbasis potensi lokal menuju ekonomi berkelanjutan. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Daerah, 5(1), 45–56.
Dewanti, R., & Diana, N. (2022). Pemberdayaan masyarakat berbasis produk lokal dalam mendukung pencapaian SDGs. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(2), 155–164.
Erfiani, N. M. D., Susanto, P. C., Darmawijaya, I. P., & Lestari, P. I. (2020). Empowering Women And Fostering Green Entrepreneurship Through Herbal Product Development In Catur Kintamani. Proceeding of the International Conference on Family Business and Entrepreneurship, 1(1). https://doi.org/10.33021/icfbe.v1i1.1377
Jayani, N. I. E., Rani, K. C., Budhyantoro, A., Kok, T., & Dahliana, A. (2023). Empowerment of Medicinal Plant Gardens and Training on Herbal Tea Making based on Medicinal Plants in Wage Permai-Sidoarjo. Engagement: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(1), 211–225. https://doi.org/10.29062/engagement.v7i1.1337
Lale, L. F. N., Mardiah, A. A. U., Aeni, Y., Putri, N. T., Ramadhan, A., Alamsyah, A., Hamdi, M. F. I., & Putra, S. M. (2025). Pelatihan Pengolahan Limbah Daun Kopi Menjadi Teh Herbal Di Desa Lebah Sempaga, Narmada, Kabupaten Lombok Barat: Pelatihan Pengolahan Limbah Daun Kopi Menjadi Teh Herbal Di Desa Lebah Sempaga, Narmada, Kabupaten Lombok Barat. Jurnal Bakti Nusa, 6(1), 21–26. https://doi.org/10.29303/baktinusa.v6i1.136
Latifah, S., Wulandari, T., & Rasyid, M. (2024). Inovasi pengolahan produk herbal dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Jurnal Inovasi dan Pemberdayaan, 9(1), 23–34.
Maat, S., Nidianti, E., Kurniasari, D. W., & Algristian, H. (2023). Community Empowerment In The Use Of Herbal Plants To Improve The Immune System In Simo Angin-Angin Village, Wonoayu District, Sidoarjo Regency. Community Service Journal of Indonesia, 5(2), 93–100. https://doi.org/10.36720/csji.v5i2.604
Nizori, A., Tafzi, F., Mursalin, M., Hasnah, N., & Nurfaijah, N. (2023). Empowering Rural Women Through Aromatherapy Soap Production using Local Essential Oils in Indonesia. Jurnal Karya Abdi Masyarakat, 7(2), 73–82. https://doi.org/10.22437/jkam.v7i2.29403
Nurhasanah, I., Hidayat, R., & Pratiwi, D. (2024). Pemanfaatan digital marketing pada usaha kecil berbasis potensi lokal. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 12(2), 88–99.
Nurhayati, S., Hamzah, F., & Yusuf, A. (2022). Teknologi tepat guna dalam peningkatan kualitas dan kapasitas produksi UMKM herbal. Jurnal Teknologi dan Masyarakat, 4(3), 210–220.
Panangi, A. N. & La Sakka. (2022). Pelatihan Pembuatan Simplisia Daun Kelor (Morinaga Oliefera) Pada Masyarakat Desa Mangeloreng Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros. JURNAL PENGABDIAN FARMASI DAN SAINS, 1(1), 36–39. https://doi.org/10.22487/jpsf.2022.v1.i1.16128
Pudjowati, J., Abdurrahman, T., Pratiwi, E. P., Baqi, R. N., & Syafitri, A. K. (2021). Community Empowerment Through Homegrown Medicinal Plants and The “Wedang Uwuh” Herbal Beverage Cultivation in Seketi Hamlet. Journal of Community Practice and Social Welfare, 1(2), 1–15. https://doi.org/10.33479/jacips.2021.1.2.1-15
Suharti, B., Kartika, T., & Sugiyanta, S. (2021). Culture and social: Herbal medicine as health communication to build urban community empowerment. Jurnal Studi Komunikasi (Indonesian Journal of Communications Studies), 5(1), 151. https://doi.org/10.25139/jsk.v5i1.3124
Sulaiman, A. I., Masrukin, M., & Putri, D. D. (2022). Community Empowerment Program Based on Green Economy in Preserving Herbs as Local Wisdom. Sustainable Development Research, 4(2), p14. https://doi.org/10.30560/sdr.v4n2p14
Suparmi, S. (2020). Risk and benefit: Analysis of herbal products from Indonesia [Wageningen University]. https://doi.org/10.18174/512309
Syukri, D., Rini, R., & Makky, M. (2022). Suitable Packaging Concept For Sungkai Leave Herbal Tea Produced By The Independent Agricultural And Rural Training Centre “Sungkai Permai.” Andalasian International Journal of Social and Entrepreneurial Development, 2(01), 1–4. https://doi.org/10.25077/aijsed.v2.i01.1-4.2022
Tanius, T., Siregar, M., & Puspita, R. (2022). Literasi kewirausahaan masyarakat desa dalam menghadapi era digital. Jurnal Kewirausahaan dan UMKM, 6(2), 134–142.
Tijow, E., & Abdussamad, J. (2022). Penguatan manajemen usaha mikro melalui pelatihan kewirausahaan berbasis komunitas. Jurnal Pengembangan Ekonomi Masyarakat, 8(1), 67–76.
Widayati, A., Winanta, A., Widada, H., & Pratiwi, N. H. (2024). Initiating a sustainable community-based agritourism model of herbal garden in a rural area of Indonesia: Perspectives from community members. Cogent Social Sciences, 10(1), 2347049. https://doi.org/10.1080/23311886.2024.2347049
Zaid, M., Rahman, A., & Lestari, P. (2023). Pengembangan potensi lokal berbasis ekonomi kreatif di desa melalui produk herbal. Jurnal Ekonomi Kreatif dan Inovasi, 3(2), 101–112.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Muhajirin Dean, Audrey Gracelia Riwu, Nurul Fatmawati Pua Upa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












