Teknik Colour Grading dalam Membangun Suasana Menegangkan alam Film Lisan

Penelitian

Authors

  • Yuli Sarah Br Sinulingga Universitas Potensi Utama
  • Sri Wahyuni Universitas Potensi Utama

DOI:

https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i2.3441

Keywords:

Color grading, Thriller films, Film editing

Abstract

Film “LISAN” adalah sebuah karya fiksi thriller yang menggambarkan ketegangan psikologis dari karakter Lani, seorang remaja yang tumbuh dalam lingkungan keluarga yang mengalami kekosongan dan trauma. Proses pembuatan film ini terdiri dari persiapan, elaborasi, sintesis, realisasi dan penyelesaian. Dasar teori yang digunakan adalah teori warna Johannes Itten yang menekankan peranan warna sebagai energi visual sekaligus psikologis. Implementasi teori ini dilakukan melalui teknik colour grading di Adobe Premier Pro dengan menggunakan fitur Basic Correction, RGB Curves, Color Match, dan HSL Secondary untuk menciptakan suasana yang menegangkkan. Warna biru digunakan sebagai warna dominan untuk mengekspresikan kecemasan, hijau menunjukkan tekanan emosional, sementara kuning kehijauan berfungsi sebagai sumber cahaya praktis sekaligus simbol konflik yang ada. Hasilnya, proses colour grading tidak hanya menyebabkan keselarasan tone antar scene, tetapi juga mengarahkan perasaan penonton, sehingga ketegangan dalam cerita tetap terjaga hingga akhir. Dengan demikian, penerapan teori warna Itten melalui setiap tahapan penciptaan yang terstruktur mampu memperkuat narasi visual dan menjadikan lisan efektif dalam menciptakan atmosfer yang menegangkan.

References

Aliya, H. (2021). Tahap akhir untuk menyempurnakan video, kenali apa itu online editing. Diakses dari Glints.

Ballaide. (2017, Agustus 11). Psikologi Warna Menurut Para Ahli. Retrieved from Balllaide.com: https://www.ballaide.com/2017/08/psikologi-warna-menurut-para-ahli.html

Bonneel, Example-Based Video Color Grading. Journals ACM Transactions on Graphics,Article no.39, Harvard University, 2013:1

Itten, Johannes.The Art of Color . New York: Van Nostrand Rainhold Company. 1961

James, J. Fix It In Post. China: Elsevier Inc, 2009 : 270

Kadek Bramanta Yudha Aditya Tanaya, “Editing dan Color Grading Dalam Film Pendek Fiksi Berjudul “Dancing In Pandemic” Dengan Low Saturated Color”: Tugas Akhir. Fakultas Desain Dan Industri Kreatif Universitas Dinamika, 2022.

Marsella Dwi Lestari (2022). Tahapan Offline Editing Dalam Editing Film. Studio Antelope. Diakses dari Studio Antelope

Pratista, Himawan. Memahami Film. Yogyakarta: Homerian Pustaka. 2008

Riley, C.A. (1995). Color Codes: Modern Theories Of Color. University New England.

Seppanen, Oona. (2017). Affecting The Mood Of A Video With Colour Grading In Da Vinci Resolve. Tampere: Program Studi Media, Interactive Media, Tampere University of Applied Sciences.

Shabira Almaas Yanaayuri, I Putu Suhada Agung (2022). Color Grading Sebagai Pembangun Mood Padasetting Waktu Dalam Web Series Rewrite. Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta

Wayan Sujana, I. (2020). Perspektif konsep penciptaan. Institut Seni Indonesia Denpasar

Penciptaan film fiksi ‘dibalik sungai ular’menggunakan alur non-linear, S Wahyuni, S Darma, S Saaduddin - Gorga: Jurnal Seni Rupa, 2021

Penerapan editing kontruksi dramatis pada penciptaan film gemintang, Indriani Indriani, Sri Wahyuni (2021)

Downloads

Published

27-11-2025

How to Cite

Yuli Sarah Br Sinulingga, & Sri Wahyuni. (2025). Teknik Colour Grading dalam Membangun Suasana Menegangkan alam Film Lisan: Penelitian . Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(2), 11191–11200. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i2.3441