Sosialisasi Pendidikan Agama Islam dalam Antisipasi Bullying pada Siswa di MIS Miftahul Khoir, Rasau Jaya

Authors

  • Dedi Radhamudi Institut Teknologi dan kesehatan muhammadiyah kalbar
  • Fathul khair Institut Teknologi dan kesehatan muhammadiyah kalbar
  • Alvi Roelanda Institut Teknologi dan kesehatan muhammadiyah kalbar
  • Anang Ihsan Nurhari Institut Teknologi dan kesehatan muhammadiyah kalbar

DOI:

https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i3.3683

Keywords:

Sosialisasi, Pendidikan Agama Islam, Antisipasi Bullying

Abstract

Bullying merupakan salah satu permasalahan sosial yang sering terjadi di masyarakat, temasuk dilingkungan sekolah dasar dan dapat berdampak negatif terhadap perkembangan mental, sosial, dan akademik siswa. Upaya preventif bisa dilakukan melalui penanaman nilai-nilai agama dan menjadi sangat penting untuk membentuk karakter pada siswa yang mencerminkan akhlak yang mulia. Dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini, bertujuan untuk memberikan sosialisasi mengenai Pendidikan Agama Islam sebagai upaya dalam mengantisipasi bullying di MIS Miftahul Khoir Kecamatan Rasau Jaya Kabupaten Kubu Raya.  Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan melalui beberapa tahap, yaitu: (1) observasi awal untuk mengetahui kondisi perilaku siswa, dinamika kelas, serta pola interaksi siswa dengan guru, (2) penyusunan materi sosialisasi berbasis nilai-nilai Islam yang disesuaikan dengan tingkat perkembangan siswa, kebutuhan sekolah, dan konteks permasalahan yang ditemukan pada tahap observasi, (3) pelaksanaan kegiatan sosialisasi kepada siswa dan guru melalui ceramah interaktif, diskusi, dan tanya jawab agar pesan yang disampaikan lebih mudah dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari; serta (4) evaluasi terhadap pemahaman siswa setelah kegiatan melalui refleksi, umpan balik lisan maupun tertulis, serta penilaian sederhana untuk melihat perubahan pengetahuan, sikap, dan komitmen siswa dalam mengamalkan nilai-nilai Islam.

Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sosialisasi Pendidikan Agama Islam memberikan pemahaman yang lebih baik kepada siswa tentang pentingnya saling menghormati, menumbuhkan empati, serta menjauhi perilaku mengejek dan menyakiti teman. Selain itu, siswa menjadi lebih mampu mengenali nilai-nilai moral dalam interaksi sehari-hari, memahami akibat dari perilaku negatif, dan termotivasi untuk membangun lingkungan sekolah yang lebih harmonis dan penuh kasih sayang. Siswa menjadi lebih aktif dalam berdiskusi mengenai nilai-nilai akhlak, menunjukkan keberanian untuk mengemukakan pendapat, serta mampu menghubungkan materi dengan pengalaman sehari-hari. Selain itu, guru mendapatkan tambahan strategi dalam pembinaan karakter, khususnya dalam mengintegrasikan nilai-nilai Islam ke dalam kegiatan belajar mengajar, sehingga proses pendampingan moral dan pembentukan perilaku siswa dapat dilakukan dengan lebih efektif dan berkelanjutan. Kegiatan ini juga mendorong terciptanya suasana sekolah yang lebih kondusif, religius, dan bebas dari perilaku bullying, karena siswa mulai menunjukkan sikap saling menghargai, lebih peduli terhadap teman, serta mampu menyelesaikan konflik secara lebih bijaksana. Selain itu, meningkatnya kesadaran akan pentingnya akhlak mulia turut memperkuat budaya positif di lingkungan sekolah, sehingga tercipta iklim pembelajaran yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan karakter siswa secara menyeluruh. Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat berkelanjutan melalui pembiasaan nilai-nilai keislaman dalam kegiatan belajar mengajar dan kerja sama antara guru, orang tua, serta pihak sekolah. Dengan demikian, Pendidikan Agama Islam dapat berfungsi secara optimal dalam mencegah dan mengantisipasi perilaku bullying sejak dini.

References

Alwi, Z. (2015). Pendidikan karakter dalam perspektif Islam. Deepublish.

Aswat, H. (2022). Eksistensi peranan penguatan pendidikan karakter terhadap bentuk perilaku bullying di lingkungan sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 6(5), 9105–9117.

Chailani, M. I., Saifuddin, K., Pangestu, A. A., Hasanah, L. M., Febyola, F., Agustyana, E., & Nashihin, H. (2023). Preventing bullying through Islamic educational values: A theoretical and practical perspective. At Turots: Jurnal Pendidikan Islam, 5(1), 856–865. https://doi.org/10.51468/jpi.v5i1.956

Departemen Agama Republik Indonesia. (2010). Al-Qur’an dan terjemahannya. Departemen Agama Republik Indonesia.

Darmayanti, D. P., & Henri. (2024). The role of character education in reducing bullying behaviour in elementary schools. Celebes Journal of Elementary Education, 2(2), 74–82.

Dewantari, S. M., Humairah, H., & Kharisma, A. I. (2023). Analisis penyebab tindakan bullying dengan pendidikan karakter cinta damai di sekolah dasar. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 8(3), 723–728. https://doi.org/10.51169/ideguru.v8i3.700

Habib, H., & Prabowo, Y. S. (2024). The role of Islamic Religious Education in preventing and addressing bullying in elementary schools. Journal of Educational Research and Practice, 2(2), 199–206. https://doi.org/10.70376/jerp.v2i2.119

Hafidurrahman, M., Dannur, M., & Fauzan. (2023). Strengthening students’ self-control through Islamic Religious Education learning in preventing bullying. Al-Riwayah: Jurnal Kependidikan, 15(2), 316–329. https://doi.org/10.47945/al-riwayah.v15i2.1245

Hidayat, A. (2020). Peran Pendidikan Agama Islam dalam pembentukan karakter peserta didik. Jurnal Pendidikan Islam, 12(1), 45–56.

Jeinanda, V. P., Fahrudin, F., & Hermawan, W. (2024). Kontribusi Pendidikan Agama Islam dalam mencegah perilaku bullying di SDIT Insantama. Jurnal Pendidikan Dasar, 12(2), 264–276. https://doi.org/10.46368/jpd.v12i2.2796

Mahmudah, S., Zuriah, N., & Poerwanti, E. (2025). Bullying prevention model through character education in early childhood education institutions in Malang City. Research and Development in Education (RaDEn), 5(2), 825–839. https://doi.org/10.22219/raden.v5i2.42103

Mardiah, H., & Shabrina, S. (2025). Upaya pencegahan bullying pada anak melalui pendidikan karakter. Jurnal Pengabdian Sosial, 2(8), 3979–3985.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1992). Qualitative data analysis. SAGE Publications.

Mustofa, A. S., Subakri, S., & Gunawan, G. (2025). The role of Islamic Religious Education in preventing bullying behavior at school. Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 8(1), 53–64. https://doi.org/10.30868/im.v8i01.7786

Ningsih, W. (2023). The role of Islamic religion teachers in preventing bullying in primary schools. Darussalam: Journal of Psychology and Educational, 2(2), 27–38. https://doi.org/10.55849/djpe.v2i2.40

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 82 Tahun 2015 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Tindak Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan.

Ramayulis. (2015). Ilmu pendidikan Islam. Kalam Mulia.

Rosadi, K., & Malihah, N. (2024). Pendidikan Agama Islam dalam pencegahan perundungan pada pondok pesantren di Indonesia. NABAWI: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 1(2), 134–152.

Sa’diyah, H., & Nurhayati, S. (2023). Analysis of child-friendly school strategies to prevent bullying at elementary schools. Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan, 15(3), 3867–3879. https://doi.org/10.35445/alishlah.v15i3.3320

Suryadi, A., & Fitriani, D. (2021). Upaya guru Pendidikan Agama Islam dalam mencegah perilaku bullying di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 6(2), 112–124.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Wahyuni, S. (2022). Strategi sosialisasi nilai-nilai Islam untuk membangun karakter siswa sekolah dasar. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 4(3), 75–83.

Downloads

Published

26-12-2025

How to Cite

Dedi Radhamudi, Fathul khair, Alvi Roelanda, & Anang Ihsan Nurhari. (2025). Sosialisasi Pendidikan Agama Islam dalam Antisipasi Bullying pada Siswa di MIS Miftahul Khoir, Rasau Jaya. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(3), 14992–14998. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i3.3683

Most read articles by the same author(s)