Penguatan Manajemen Peternakan Puyuh Petelur melalui Edukasi Pakan, Sanitasi, dan Pencatatan Produksi di Kubang Tungkek
Pengabdian
DOI:
https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i4.6373Keywords:
Peternakan Puyuh, Produksi Telur Lokal, Pencatatan produksiAbstract
Peternakan puyuh petelur di Kubang Tungkek, Nagari Guguak VIII Koto, Kabupaten Lima Puluh Kota, memiliki potensi sebagai sumber produksi telur lokal dan pendapatan tambahan masyarakat. Namun, pengelolaannya masih terkendala efisiensi pakan, sanitasi kandang, pencatatan produksi, pengelolaan limbah, dan keterbatasan informasi teknis. Kegiatan pengabdian melalui KKN Universitas Negeri Padang ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan praktik dasar peternak dalam manajemen puyuh petelur. Metode kegiatan meliputi observasi, wawancara informal, identifikasi masalah, edukasi pakan dan sanitasi, simulasi pencatatan produksi, serta diskusi tindak lanjut. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peternak telah memiliki pengalaman praktis, tetapi belum menerapkan manajemen berbasis acuan teknis dan pencatatan terukur. Kegiatan ini menghasilkan pemetaan masalah, rekomendasi sanitasi, penguatan pemahaman pakan, pengenalan catatan produksi telur, dan gagasan awal pemanfaatan limbah. Pendampingan lanjutan diperlukan pada formulasi pakan, pengolahan limbah, pencatatan biaya, dan pemasaran telur lokal.
References
Allen, N. K., & Young, R. J. (1980). Studies on the amino acid and protein requirements of laying Japanese quail (Coturnix coturnix japonica). Poultry Science, 59(9), 2029–2037. https://doi.org/10.3382/ps.0592029
Ashour, E. A., Kamal, M., Altaie, H. A. A., Swelum, A. A., Suliman, G. M., Tellez-Isaias, G., & Abd El-Hack, M. E. (2024). Effect of different energy, protein levels and their interaction on productive performance, egg quality, digestibility coefficient of laying Japanese quails. Poultry Science, 103(1), 103170. https://doi.org/10.1016/j.psj.2023.103170
Asnita, Y., Hildayanti, S. K., & Hartati, L. (2025). Budidaya telur puyuh dan pengelolaannya sebagai upaya inovasi pemasaran melalui kegiatan KKN Tematik di Desa Purwosari Kabupaten Banyuasin. BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(4), 3978–3984. https://doi.org/10.31949/jb.v6i4.16020
Bagh, J., Panigrahi, B., Panda, N., Pradhan, C. R., Mallik, B. K., Majhi, B., & Rout, S. S. (2016). Body weight, egg production, and egg quality traits of gray, brown, and white varieties of Japanese quail (Coturnix coturnix japonica) in coastal climatic condition of Odisha. Veterinary World, 9(8), 832–836. https://doi.org/10.14202/vetworld.2016.832-836
Fernández, I. B., Calixto, L. F. L., Torres-Cordido, K. A. A., Lemos, M. J. de, Togashi, C. K., Souza, D. S. D., Alves, O. D. S., & Pizzolante, C. C. (2018). Feeding time under performance and eggs quality of quails in production. Revista Brasileira de Saúde e Produção Animal, 19(1), 136–143. https://doi.org/10.1590/S1519-99402018000100013
Minvielle, F. (2004). The future of Japanese quail for research and production. World’s Poultry Science Journal, 60(4), 500–507. https://doi.org/10.1079/WPS200433
Novita, E., Yustinus, Y., & Pradana, H. A. (2022). Pendampingan pemanfaatan limbah peternakan burung puyuh menggunakan larva Black Soldier Fly (BSF) guna mendukung pengembangan ekonomi sirkular. LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, 6(1), 188–195. https://doi.org/10.25077/logista.6.1.188-195.2022
Ratriyanto, A. (2018). Pola produksi telur puyuh yang diberi ransum disuplementasi betain dan metionin. Caraka Tani: Journal of Sustainable Agriculture, 33(1), 1–7. https://doi.org/10.20961/carakatani.v33i1.19354
Samadi, S., Khairi, F., Ilham, I., & Sugito, S. (2023). Peningkatan produktivitas ternak puyuh melalui program vaksinasi dan formulasi ransum berbasis sumber daya pakan lokal di Kabupaten Aceh Besar. Jurnal Pengabdian Mahakarya Masyarakat Indonesia, 1(2), 32–35. https://doi.org/10.24815/pemasi.v1i2.34656
Setyaningrum, S., Siregar, D. J. S., Amrul, H. M. Z. N., & Warisman, W. (2021). Pelatihan penggunaan minuman herbal di peternakan puyuh Desa Sukadamai Timur Kecamatan Hinai. JPKMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia), 2(3), 231–237. https://doi.org/10.36596/jpkmi.v2i3.212
Susilowati, E. M. (2021). Pengembangan dan pemasaran ternak burung puyuh di Desa Tegaldowo Gemolong Sragen. BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(4), 897–900. https://doi.org/10.31949/jb.v2i4.1527
Tham-Agyekum, E. K., Appiah, P., & Nimoh, F. (2010). Assessing farm record keeping behaviour among small-scale poultry farmers in the Ga East Municipality. Journal of Agricultural Science, 2(4), 52–62. https://doi.org/10.5539/jas.v2n4p52
Utami, L. A., Lechner, A. M., Permanasari, E., Purwandaru, P., & Ardianto, D. T. (2022). Participatory learning and co-design for sustainable rural living, supporting the revival of indigenous values and community resiliency in Sabrang Village, Indonesia. Land, 11(9), 1597. https://doi.org/10.3390/land11091597
Vali, N. (2008). The Japanese quail: A review. International Journal of Poultry Science, 7(9), 925–931. https://doi.org/10.3923/ijps.2008.925.931
Wahyuningrum, M. A., Bakrie, B., & Fahroji, H. (2020). Bobot produksi telur burung puyuh (Coturnix-coturnix japonica) dengan pemberian larutan daun kelor. Jurnal Ilmiah Respati, 11(1). https://doi.org/10.52643/jir.v11i1.846
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Hermansyah, Dian Fatmala, Elida Hannum Lubis, Bunga Aysah Zahra, Muhammad Haikal, Putri Embun Sari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












