Metode Rapid Entire Body Assesment untuk Meminimalisir Musculoskeletal pada Divisi Produksi (Studi Kasus PT. Sebastian Jaya Metal)
Penelitian
DOI:
https://doi.org/10.31004/jerkin.v5i1.7231Keywords:
Ergonomi, REBA, Nordic Body Map, Keluhan Muskuloskeletal, Meja Alat BantuAbstract
Aktivitas manual handling material dengan postur yang tidak alamiah menjadi penyebab utama tingginya risiko keluhan muskuloskeletal pada pekerja divisi produksi. Metode yang dipakai meliputi kuesioner Nordic Body Map (NBM) untuk mengidentifikasi keluhan subjektif pekerja dan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA). Dengan skor Tabel A sebesar 5 pada evaluasi REBA pertama, ditentukan bahwa ada kebutuhan mendesak untuk mengatasi tingkat risiko sedang hingga tinggi dari pekerjaan yang berkepanjangan, yang mencakup berdiri dan membungkuk secara berlebihan tanpa meja. Hasil rekapitulasi NBM pertama mengkonfirmasi bahaya signifikan ini, menunjukkan total kumulatif 272 poin (rata-rata 54,40) untuk keluhan pasca kerja. Sebagai langkah intervensi, dilakukan rekayasa fasilitas kerja melalui penambahan meja alat bantu dengan tinggi kurang lebih 60 cm guna menyelaraskan posisi kerja agar tubuh operator tetap tegak. Implementasi meja pembantu ini terbukti secara signifikan menurunkan total keluhan NBM menjadi 154 poin (rata-rata 30,80), menghasilkan selisih penurunan sebesar 118 poin (reduksi keluhan sebesar -75,32% dengan beda rerata 23,20 poin). Validasi ilmiah menggunakan Uji T Sampel Berpasangan menghasilkan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 (<0,05), yang secara meyakinkan menunjukkan bahwa pengurangan keluhan muskuloskeletal setelah intervensi meja bantu ±60 cm adalah nyata dan sangat signifikan.
References
Aditya Jaya Laksana dan Triana Srisantyorini. (2020). Analisis Resiko Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada Operator Welding Bagian Manufacturing di PT. X tahun 2019. Jurnal Kajian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat. Retrieved from https://jurnal.umj.ac.id/index.php/JKPKM
Angga Feri Setyawan, Shanti Kirana Anggraeni, dan Maria Sinta. (2024). Analisis Postur Kerja dengan Metode REBA dan OWAS untuk Mengurangi Resiko Musculoskeletal Disorders Pekerja Pabrik Tahu. Jurnal Tekno (Jurnal Teknik Industri.
Ashley L. Hawke. (2025). Patient Handling Interventions and Their Role in Reducing Musculoskeletal Disorders Among Healthcare Workers. Michigan Technological University. Retrieved from https://digitalcommons.mtu.edu/etds/
Damayanti, R., Lestari, S., & Kurniawan, A. (2023). Hubungan antara Postur Kerja Statis dengan Kejadian Musculoskeletal Disorders (MSDs) sebagai Penyakit Akibat Kerja. Indonesian Journal of Occupational Safety and Health (IJOSH). Retrieved from https://e-journal.unair.ac.id/IJOSH
Dr. Ir. M. Ansyar Bora, S.T.,M.T., IPM. (2025). Prinsip Ergonomi dalam Dunia Kerja : Menyeimbangkan Kesehatan dan Efisiensi.
K.J. Alex, dkk. (2025). Multifactorial Causal Analysis of Workplace Musculoskeletal Disorders (WMSDs) and Psychological Stress Among Teaching Professionals. PubMed Central (PMC). Retrieved from https://doi.org/10.1016/0003-6870(87)90010-X
Kuorinka. (1987). Nordic Body Map. Retrieved from https://doi.org/10.1016/0003-6870(87)90010-X
Lynn McAtamney & Sue Hignett. (2000). Rapid Entire Body Assessment (REBA). Elsevier Journal, 201-205. Retrieved from https://doi.org/10.1016/S0003-6870(03)00112-6
M. Lopes & M. Lages. (2026). Work-related musculoskeletal disorders: prevalence and contributing risk factors—a narrative review. Jurnal Open Exploration. Retrieved from https://www.explorationpub.com/Journals/em
Manuaba. (2000). Konsep Dasar dalam ergonomi. Retrieved from https://scholar.google.com
Manuel Hita-Gutierrez. (2020). An Overview of Reba Method Applications in The World. Research Center CIMEDES.
N Nelfiyanti, Deni Almanda. (2023). Penerapan Metode REBA dan RULA dalam Mengetahui Kategori Resiko MSD Pekerja Pengukuran Mebel. Seminar Nasional Penelitian UMJ 202, (p. 131). Jakarta. Retrieved from https://jurnal.umj.ac.id/index.php/semnaslit
Nabila Inne Azri, Nofi Susanti. (2025). Faktor yang Berhubungan dengan Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada Pekerja Bagian Pengolahan di Pabrik Kelapa Sawit. Indonesian Jorunal of Health Science. Retrieved from https://jurnal.unmuhjember.ac.id/index.php/IJHS
Nova Ulhasanah, dkk. (2024). Evaluasi Postur Kerja Area Workshop Mengguakan Nordic Body Map Quistionnare dan Metode Rapid Entire Body Assesment di PT X. ResearchGate Journal of Science and Technology. Retrieved from https://www.researchgate.net
Pratiwi, N., dkk. (2024). Analisis Postur Kerja dengan Metode REBA untuk Mengurangi Risiko Penyakit Akibat Kerja pada Operator Produksi Suku Cadang. Jurnal Ilmu Kesehatan dan Keselamatan (JIK3) Google Scholar Indexed.
Putri & Purnamawati. (2025). Risiko Musculoskeletal Disorder (MSDs) Pada Pekerja Perusahaan. Jurnal Dunia Kesmas. Retrieved from http://ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/duniakesmas
S. Pasaribu dan R. Novialdi. (2025). Implementasi Ergonomic Function Deployment (EFD) Berdasarkan Peta Keluhan Musculoskeletal untuk Redesain Fasilitas Kerja Logistik. Jurnal Comasie.
Sahid Alif Maulana. (2021). Analisis Faktor Resiko Musculoskeletal Disorders (MSDs) di Sektor Pertanian. Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada.
Siswiyanti. (2024). Pengaruh Postur Kerja Terhadap Kelelahan pada Operator Packaging dengan Metode Rapid Upper Limb Assesment di PT. Sadiyah Cahaya Loam.
Sugiyono. (2020). Metode Kualitatif dan Kuantitatif. Universitas Islam Batik Surakarta.
Tarwaka. (2022). Penerapan Ergonomi Partisipatif untuk Meningkatkan Produktivitas dan Keselamatan Kerja. Retrieved from https://scholar.google.com
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhammad Azriel Baarun, Siswiyanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












